Studi: Maskara Waterproof hingga Lipcream Cenderung Mengandung Zat Pemicu Kanker

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Rabu, 16 Juni 2021 | 10:39 WIB
Studi: Maskara Waterproof hingga Lipcream Cenderung Mengandung Zat Pemicu Kanker
Ilustrasi maskara (pixabay/bru no)

Suara.com - Sebuah studi menunjukkan keterkaitan antara peralatan makeup dan kanker. Dalam hal ini, para peneliti melihat berbagai produk makeup populer seperti maskara water proof, lipcream, hingga alas bedak yang dianggap terkait dengan kanker. 

Melansir dari Insider, para peneliti menguji 231 produk kosmetik dari toko dan merek di seluruh Amerika Serikat dan Kanada.

Sekitar setengah dari produk makeup ini mengandung kadar fluor yang tinggi di mana para peneliti melihat adanya bahan kimia beracun yang disebut PFAS.

PFAS ada di kosmetik tetapi hanya sebagian kecil dari mereka yang telah diuji toksisitasnya. Semua PFAS adalah buatan manusia dan lambat terurai di lingkungan dan tubuh.

"Karena mereka [PFAS] tidak rusak, mereka dapat menumpuk di air dan makanan, mereka dapat tinggal di tubuh kita, dan mereka dapat menyebabkan efek kesehatan," kata Thomas Bruton, seorang penulis studi dan ilmuwan senior di Green Science Policy Institute.

Studi ini diterbitkan hari ini di Environmental Science & Technology Letters.

Paparan dua jenis PFAS yang paling banyak dipelajari disebut PFOA dan PFOS di mana telah dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker, berat badan lahir rendah, dan masalah dengan tiroid dan sistem kekebalan tubuh.

Riasan tahan air dan tahan lama kemungkinan besar mengandung PFAS.

Ilustrasi Lipstick (Pixabay)
Ilustrasi Lipstick (Pixabay)

Para peneliti menemukan bahwa lebih dari tiga perempat maskara tahan air, hampir dua pertiga alas bedak dan lipstik cair, dan lebih dari setengah produk mata dan bibir memiliki kadar fluor tinggi menunjukkan adanya PFAS.

baca juga

"Itu masuk akal bagi kami karena beberapa dari produk tersebut cenderung dipasarkan sebagai produk tahan air atau tahan lama," kata Bruton kepada Insider. 

Tim memilih 29 produk dengan kadar fluor tinggi untuk dianalisis lebih lanjut dan semuanya ditemukan mengandung setidaknya empat PFAS yang menjadi perhatian. Namun sebagian besar produk tidak mencantumkan PFAS pada label.

"Meskipun pemakai lipstik mungkin makan sedikit tanpa sengaja, produk makeup relatif tidak diatur dibandingkan dengan industri makanan dan obat-obatan," kata Graham Peaslee, penulis senior studi tersebut.

Hampir 90 persen produk dengan kadar fluor tinggo termasuk 29 yang dikonfirmasi mengandung PFAS tidak mencantumkan PFAS pada label bahan produk mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Ramai, Benarkah Deodoran Bisa Picu Kanker Payudara?

Sempat Ramai, Benarkah Deodoran Bisa Picu Kanker Payudara?

Health | Rabu, 16 Juni 2021 | 09:00 WIB

Disebut Sama Ganasnya dengan Kanker, Kim Jong Un Bakal Perangi K-Pop

Disebut Sama Ganasnya dengan Kanker, Kim Jong Un Bakal Perangi K-Pop

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 15:14 WIB

Makeup Lesti Kejora saat Lamaran Jadi Bahasan, Lipstiknya Ramai Diprotes

Makeup Lesti Kejora saat Lamaran Jadi Bahasan, Lipstiknya Ramai Diprotes

Lifestyle | Senin, 14 Juni 2021 | 10:33 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×