Menkes Budi Ungkap 2 Vaksin Covid-19 Berpotensi untuk Diberikan ke Anak Indonesia

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 26 Juni 2021 | 15:50 WIB
Menkes Budi Ungkap 2 Vaksin Covid-19 Berpotensi untuk Diberikan ke Anak Indonesia
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / [Sekretariat Presiden]

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin ungkap potensi dua vaksin Covid-19 untuk anak di bawah usia 18 tahun.

Kedua vaksin ini adalah Sinovac dan Pfizer, yang sedang dalam tahap penelitian untuk bisa diberikan pada anak-anak.

Kedua vaksini ini sudah mendapatkan izin penggunaan darurat atau Emergency use Authorization (EUA) dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

"Yang sudah kita amati sekarang ada dua yaitu Sinovac sekitar untuk usia 3 sampai 17 tahun. Satu lagi ada, Pfizer usia 12 sampai 17 tahun," ungkap Menkes Budi saat konferensi pers, Jumat (25/6/2021).

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Hasil penelitian di dalam negeri maupun di luar negeri, seperti di Eropa dan Amerika yang sedang melakukan uji coba vaksin Pfizer pada anak remaja usia 12 hingga 18 tahun, sedang diamati Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Selanjutnya, Menkes juga akan menggandeng Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) terkait hasil penelitian ini, dan bagaimana bisa diterapkan kepada anak Indonesia.

"Kita juga harus mendengarkan ahlinya mengenai pemberian vaksin ini ke remaja. Kita juga sudah melakukan studi, dan mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa mengambil keputusan," ungkap Menkes Budi.

Sebelumnya dalam konferensi pers, Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. Aman B. Pulungan mengatakan 12,5 persen kasus Covid-19 terjadi pada anak berusia 0 hingga 18 tahun. Sehingga IDAI menyimpulkan 1 dari 8 kasus konfirmasi positif Covid-19 adalah kasus anak.

Selanjutnya Dr. Aman juga menyebut jika saat ini fatality rate atau risiko kematian Covid-19 pada anak usia 0 hingga 18 tahun mencapai 3 hingga 5 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Kasus Terus Cetak Rekor Baru saat Gencar Vaksinasi, Ini Kata Satgas Covid-19

Jumlah Kasus Terus Cetak Rekor Baru saat Gencar Vaksinasi, Ini Kata Satgas Covid-19

News | Sabtu, 26 Juni 2021 | 14:25 WIB

Ruang Isolasi Penuh, 10 Pasien COVID-19 Antre di IGD RSUD Palabuhanratu

Ruang Isolasi Penuh, 10 Pasien COVID-19 Antre di IGD RSUD Palabuhanratu

Jabar | Sabtu, 26 Juni 2021 | 14:25 WIB

Tak Mau Tergantung Pihak Ketiga, Bantul Akan Buat Instalasi Produksi Oksigen

Tak Mau Tergantung Pihak Ketiga, Bantul Akan Buat Instalasi Produksi Oksigen

Jogja | Sabtu, 26 Juni 2021 | 14:15 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB