Menkes Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Tercukupi Sesuai Target Pada Akhir Tahun

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 09 Juli 2021 | 20:17 WIB
Menkes Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Tercukupi Sesuai Target Pada Akhir Tahun
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / [Sekretariat Presiden]

Suara.com - Demi tercapainya herd imunity, pemerintah menargetkan 181,5 juta orang yang tervaksinasi Covid-19. Artinya dibutuhkan 363 juta dosis vaksin untuk disuntikan dua dosis per dosis per orang. 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan suplay vaksin tersebut akan tercukupi pada akhir tahun. Mulai bulan ini hingga Oktober nanti, Indonesia akan terus mendapatkan kiriman vaksin Covid-19.

"Juli akan ada 33 juta, Agustus 45 juta dosis. Kemudian naik terus, puncaknya Oktober di 85 juta dosis. Walaupun memang data ini bisa berubah setiap hari karena memang ada ketidakpastian dari sisi suplayer. Tapi setidaknya kalau kita lihat secara akumulasi sampai akhir tahun ini kita bisa menerima 441 juta dosis," ungkap Menkes Budi dalam konferensi pers daring, Jumat (9/7/2021).

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Menkes Budi merinci, kedatangan 33 juta vaksin pada bulan ini didapat dari berbagai kiriman. Di antaranya vaksin Moderna dari Amerika serikat sebanyak 4 juta dosis. Juga vaksin sumbangan dari program COVAX-GAVI akan dikirimkan sebanyak 3,4 juta dosis. Selurunya akan dikirim secara bertahap.

"Juga dari Jepang 2,1 juta dosis yang juga sudah datang dan akan lengkap minggu ini," imbuhnya.

Dengan bertambahnya pasokan tersebut, Menkes Budi berharap program vaksinasi kepada rakyat bisa diselesaikan lebih cepat.

"Target vaksinasi kita 181,5 juta orang atau 363 juta dosis. Jadi harusnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi seluruh target populasi kita. Mudah-mudahan bisa kita lakukan dengan cepat," kata Menkes.

Secara nasional, sebanyak 40,3 juta dosis telah digunakan dalam program vaksinasi Covid-19. Lebih dari 35,77 juta orang yang tervaksinasi satu dosis, sementara yang sudah lengkap dua dosis baru 14,86 juta orang.

Meski demikian, secara provinsi, Menkes menyampaikan bahwa ada beberapa provinsi yang cakupan vaksinasinya telah lebih dari 50 persen dari populasi.

"Be erapa provinsi seperti Bali, DKI Jakarta, dan Kepulauan Riau sudah di atas 50 persen untuk suntikan pertama. Jadi kita harapkan beberapa provinsi, terutama daerah merah, parah, kita bisa selesaikan lebih cepat vaksinasi," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekan Ini Vaksin Moderna Tiba, Diberikan Khusus Untuk Tenaga Kesehatan

Pekan Ini Vaksin Moderna Tiba, Diberikan Khusus Untuk Tenaga Kesehatan

News | Jum'at, 09 Juli 2021 | 19:34 WIB

Sempat 16 Hari Bertugas di Rumah Sakit, Seorang Dokter Gadungan Ditangkap

Sempat 16 Hari Bertugas di Rumah Sakit, Seorang Dokter Gadungan Ditangkap

News | Jum'at, 09 Juli 2021 | 19:28 WIB

Menkes Budi Sebut Vaksinasi Dosis Ketiga untuk Nakes Dimulai Minggu Depan

Menkes Budi Sebut Vaksinasi Dosis Ketiga untuk Nakes Dimulai Minggu Depan

Health | Jum'at, 09 Juli 2021 | 18:47 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB