Turunkan Gula dan Kecilkan Pinggang, Yuk Perbanyak Konsumsi Biji-bijian Utuh

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 14 Juli 2021 | 16:53 WIB
Turunkan Gula dan Kecilkan Pinggang, Yuk Perbanyak Konsumsi Biji-bijian Utuh
Ladang gandum dan gandum yang telah dipanen. [shutterstock]

Suara.com - Biji-bijian utuh dapat membantu orang dewasa yang lebih tua mempertahankan pinggang yang lebih kecil, menurunkan tekanan darah, dan menurunkan gula darah. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang terbit pada  Journal of Nutrition

Menurut penelitian, hanya tiga porsi biji-bijian utuh sehari dapat membantu Anda. Satu porsi gandum utuh  adalah sepotong roti gandum, setengah cangkir sereal gandum gulung, atau setengah cangkir beras merah.

Melansir dari US News, para peneliti mencatat bahwa penelitian mereka tidak membuktikan bahwa biji-bijian utuh bersifat protektif, hanya saja tampaknya ada hubungan antara biji-bijian dengan ukuran pinggang, tekanan darah, dan gula darah.

"Ini semua adalah faktor risiko yang dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit jantung jika tidak dipertahankan pada tingkat yang sehat," kata rekan penulis studi Nicola McKeown dari Nutritional Epidemiology Team di Jean Mayer USDA Human Nutrition Research Center on Aging di Tufts University di Boston.

Para peneliti menggunakan data dari studi kesehatan penduduk di Framingham yang dimulai pada tahun 1948. Mereka melihat hasil kesehatan yang terkait dengan biji-bijian utuh dan olahan dalam makanan lebih dari 3.100 peserta. Data dikumpulkan setiap empat tahun selama rata-rata tindak lanjut 18 tahun. 

Ilustrasi gandum. (Shutterstock)
Ilustrasi gandum. (Shutterstock)


Studi baru ini meneliti efek makan biji-bijian utuh kurang dari setengah porsi sampai tiga atau lebih sehari. Hasilnya, orang yang makan sedikit biji-bijian utuh lingkar pinggangnya bertambah satu inci setiap empat tahun dibandingkan dengan setengah inci di antara mereka yang makan paling banyak biji-bijian.

Peserta yang makan lebih sedikit biji-bijian juga mengalami peningkatan tekanan darah dan gula darah yang lebih besar daripada mereka yang makan biji-bijian paling banyak.

Tapi peneliti menambahkan, sementara asupan biji-bijian juga dikaitkan dengan peningkatan kadar HDL darah, atau kolesterol baik, serta trigliserida, temuan itu tidak signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontrol Gula Darah Pasca Covid-19, Atasi Pakai 3 Cara Alami Ini!

Kontrol Gula Darah Pasca Covid-19, Atasi Pakai 3 Cara Alami Ini!

Health | Minggu, 04 Juli 2021 | 17:18 WIB

Tenang, Nasi Putih Tidak Buruk untuk Kesehatan

Tenang, Nasi Putih Tidak Buruk untuk Kesehatan

Health | Minggu, 04 Juli 2021 | 08:35 WIB

Jarang Diketahui, Ini 4 Khasiat Bawang Merah bagi Kesehatan

Jarang Diketahui, Ini 4 Khasiat Bawang Merah bagi Kesehatan

Your Say | Rabu, 16 Juni 2021 | 15:05 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB