Kewalahan, Indonesia Dapat Pasokan Konsentrator Oksigen dari Singapura

Risna Halidi

Kamis, 15 Juli 2021 | 18:30 WIB
Kewalahan, Indonesia Dapat Pasokan Konsentrator Oksigen dari Singapura
Ilustrasi tabung oksigen (Unsplash)

Suara.com - Tingginya angka infeksi Covid-19 dalam beberapa minggu terakhir membuat kebutuhan oksigen di Indonesia meningkat pesat.

Banyak masyarakat, bahkan fasilitas kesehatan - kesulitan mendapat pasokan oksigen yang memang sangat dibutuhkan oleh pasien Covid-19 dengan gejala sedang hingga parah.

Melihat kondisi mengkhawatirkan tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura bekerja sama dengan Prajogo Pangestu —founder dari Grup Barito Pacific dan Yayasan Bakti Barito— serta Yayasan Temasek, mendonasikan 3.000 unit konsentrator oksigen kepada Indonesia.

Presiden Direktur PT Barito Pacific Tbk Agus Salim Pangestu mengatakan, ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat Indonesia yang saat ini sedang menghadapi peningkatan kasus positif Covid-19.

"Kami mendatangkan unit-unit konsentrator oksigen yang dapat menjadi pertolongan pertama dalam menangani pasien Covid-19. Ini adalah bentuk dari rasa persaudaraan dan simpati kami sebagai perusahaan Indonesia, karena pandemi ini hanya dapat kita lalui apabila kita saling mendukung dan membantu satu sama lain," katanya dikutip Suara.com dari siaran pers, Kamis (15/7/2021).

Chief executive Temasek Foundation International Benedict Cheong menyampaikan, pihaknya turut menyampaikan solidaritas mendalam kepada negara  Indonesia yang ia sebut sebagai negara sahabat.

"Bersama dengan Yayasan Bakti Barito, kami mengirimkan unit konsentrator oksigen non-invasif berstandar medis yang dapat digunakan di rumah sakit yang menangani pasien Covid-19.”

Bantuan 3.000 konsentrator oksigen ini diberikan dalam dua tahap yaitu tahap pertama sebanyak 1500 unit konsentrator oksigen, yang didatangkan ke Indonesia bersamaan dengan bantuan penanganan Covid-19 dari pemerintah Singapura.

Bantuan ini diserahterimakan kepada Duta Besar Indonesia untuk Singapura, H.E Tommy Suryopratomo pada 9 Juli 2021 lalu di Singapura dan akan dilanjutkan dalam waktu dekat untuk tahap kedua.

baca juga

Duta Besar Indonesia untuk Singapura, H.E. Tommy Suryopratomo menyampaikan bagaimana Singapura telah menunjukkan diri sebagai sahabat sejati bagi Indonesia.

"Bukan hanya pemerintah Singapura yang begitu cepat memberikan bantuan, tetapi juga perusahaan serta masyarakat Singapura yang terpanggil untuk memberikan bantuan bagi penanganan Covid-19 di Indonesia.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Harian Covid-19 RI Terus Pecah Rekor dan Mengganas, Satgas: Tidak Mengherankan

Kasus Harian Covid-19 RI Terus Pecah Rekor dan Mengganas, Satgas: Tidak Mengherankan

News | Kamis, 15 Juli 2021 | 18:11 WIB

Dampak Pandemi Covid-19, 501 Ribu Warga Jakarta Jatuh Miskin

Dampak Pandemi Covid-19, 501 Ribu Warga Jakarta Jatuh Miskin

News | Kamis, 15 Juli 2021 | 18:11 WIB

Tahun Ajaran 2021/2022, Kemendikbudristek Minta Pembelajaran Dilakukan Aman dan Nyaman

Tahun Ajaran 2021/2022, Kemendikbudristek Minta Pembelajaran Dilakukan Aman dan Nyaman

News | Kamis, 15 Juli 2021 | 18:10 WIB

Terkini

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV

Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV

Batam | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Mahasiswa UI Ingin Jadi Presiden, Sahroni Berkelakar: Jangan Sampai Ada Ijazah Palsu

Mahasiswa UI Ingin Jadi Presiden, Sahroni Berkelakar: Jangan Sampai Ada Ijazah Palsu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Menteri ESDM Sebut Pemangkasan Ekspor Gas ke Singapura Sesuai Batas Kontrak

Menteri ESDM Sebut Pemangkasan Ekspor Gas ke Singapura Sesuai Batas Kontrak

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Bulog Jamin Kesiapan Beras Jelang Nataru, Stok 4,5 Juta Ton: Pasokan Nasional Aman 10 Bulan

Bulog Jamin Kesiapan Beras Jelang Nataru, Stok 4,5 Juta Ton: Pasokan Nasional Aman 10 Bulan

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Redam Inflasi, Mendagri Usul Ada Subsidi Tiket Pesawat Hingga Listrik Jelang Nataru

Redam Inflasi, Mendagri Usul Ada Subsidi Tiket Pesawat Hingga Listrik Jelang Nataru

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:58 WIB

121 Laga, 141 Gol! Catatan Gila Mitchell Baker Sebelum Tembus MLS SuperDraft

121 Laga, 141 Gol! Catatan Gila Mitchell Baker Sebelum Tembus MLS SuperDraft

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Jakarta Targetkan Defisit Sampah pada 2029

Jakarta Targetkan Defisit Sampah pada 2029

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Eks Pimpinan KPK Dukung Revisi UU Tipikor, Asal Adopsi Instrumen UNCAC

Eks Pimpinan KPK Dukung Revisi UU Tipikor, Asal Adopsi Instrumen UNCAC

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Pejabat BUMN Tak Bisa Lagi Minta Perlakuan Istimewa, Nggak Lagi Pakai Patwal

Pejabat BUMN Tak Bisa Lagi Minta Perlakuan Istimewa, Nggak Lagi Pakai Patwal

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:53 WIB

×