Banten dan DKI Jakarta Jadi Provinsi dengan Tingat Kepatuhan Prokes Terendah

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 20 Juli 2021 | 19:53 WIB
Banten dan DKI Jakarta Jadi Provinsi dengan Tingat Kepatuhan Prokes Terendah
Wiku Adisasmito [BNPB]

Suara.com - Satgas Penanganan Covid-19 menilai tingat kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan oleh masyarakat masih sangat rendah.

Tercatat, Banten dan DKI Jakarta menjadi provinsi dengan tingkat kepatuhan protokol kesehatan terendah di Indonesia.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito mengungkapkan, dalam satu minggu terakhir, rata-rata secara nasional ada 26 persen desa atau kelurahan dengan tingkat kepatuhan memakai masker yang masih rendah.

Selain itu, 28 persen dalam penerapan menjaga jarak juga rendah. Terutama dalam menjaga jarak di restoran, pemukiman, warga, dan tempat olahraga publik.

"Lebih detail lagi, pada provinsi yang ada di Jawa-Bali. Desa atau kelurahan yang tidak patuh memakai masker paling banyak terdapat di Banten sebesar 28,27 persen."

"Sementara untuk desa/kelurahan yang tidak patuh menjaga jarak, di Jakarta menjadi yang paling banyak yaitu 48,6 persen. Hampir separuh kelurahan di DKI Jakarta yang masyarakatnya tidak patuh dalam menjaga jarak," papar Wiku dalam konferensi pers virtual, Selasa (20/7/2021).

Mengacu pada data tersebut, Wiku meminta agar pengawasan dan tindak tegas pelanggaran protokol kesehatan harus menjadi hal penting yang  direncanakan dengan matang pelaksanaannya sebelum PPKM darurat dicabut. 

Pengalaman dari proses relaksasi yang telah dilakukan sebelumnya, menurut Wiku, pembelajaran yang ditemui di lapangan selama ini justru pelonggaran sering kali tidak diikuti dengan sarana prasarana fasilitas pelayanan kesehatan dan pengawasan protokol kesehatan yang ideal. 

Selain itu relaksasi juga diartikan dengan keadaan aman sehingga protokol kesehatan dilupakan dan penularan kembali terjadi di masyarakat. Sehingga menyebabkan kasus kembali meningkat, ungkap Wiku.

baca juga

Berdasarkan dari relaksasi yang telah dilakukan pemerintah sebanyak tiga kali selama pandemi ini, Wiku mengungkap bahwa kasus positif bisa kembali meningkat hingga 14 kali lipat.

Wiku juga meminta kepada pemerintah daerah untuk selalu mengakses angka kepatuhan protokol kesehatan di wilayahnya masing-masing.

"Saat ini sudah bisa diakses melalui website resmi pemerintah yaitu covid19.go.id bagian monitoring kepatuhan protokol kesehatan."

"Pada menu sebaran kepatuhan dapat dipantau hingga tingkat desa dan kelurahan. Untuk itu tidak lagi alasan dari pemerintah daerah tidak menindak tegas wilayahnya yang masih termasuk dalam kategori kepatuhan rendah," tegasnya.

Selain itu, Wiku juga meminta kepada masyarakat untuk saling mengingatkan dan memantau lungkungan sekitarnya agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas Covid-19 Sebut Pelonggaran Kebijakan Sering Disalahartikan Masyarakat

Satgas Covid-19 Sebut Pelonggaran Kebijakan Sering Disalahartikan Masyarakat

News | Selasa, 20 Juli 2021 | 18:47 WIB

Buruh Pabrik Menjerit Saat PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Sentil Pengusaha

Buruh Pabrik Menjerit Saat PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Sentil Pengusaha

News | Selasa, 20 Juli 2021 | 18:46 WIB

Satgas Covid-19 Klaim PPKM Darurat Mulai Menunjukan Hasil Positif

Satgas Covid-19 Klaim PPKM Darurat Mulai Menunjukan Hasil Positif

News | Selasa, 20 Juli 2021 | 18:05 WIB

Terkini

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:43 WIB

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 16:40 WIB

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:39 WIB

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

News | Senin, 28 September 2026 | 16:34 WIB

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

News | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks

SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks

Riau | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

Suhu Jakarta Panas 32C, Thom Haye Ungkap Tantangan Timnas Indonesia Lawan Malaysia Malam Ini

Suhu Jakarta Panas 32C, Thom Haye Ungkap Tantangan Timnas Indonesia Lawan Malaysia Malam Ini

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:29 WIB

Drama 0,037 Detik di Aragon! Duel Sengit Bawa Kiandra Ramadhipa Jaga Asa 3 Besar Moto3 Junior

Drama 0,037 Detik di Aragon! Duel Sengit Bawa Kiandra Ramadhipa Jaga Asa 3 Besar Moto3 Junior

Sport | Senin, 28 September 2026 | 16:28 WIB

×