Studi Kanada: Satu Dosis Vaksin AstraZeneca Beri Perlindungan 70 Persen!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 25 Juli 2021 | 08:54 WIB
Studi Kanada: Satu Dosis Vaksin AstraZeneca Beri Perlindungan 70 Persen!
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Beberapa vaksin Covid-19 telah disetujui sebagai penggunaan darurat, seperti vaksin AstraZeneca. Tapi, Munculnya berbagai varian virus corona Covid-19 membuat para ahli terus mengembangkan vaksin Covid-19 yang lebih efektif.

Sebuah penelitian pun mengklaim bahwa satu dosis suntikan vaksin AstraZeneca bisa membuat pasien virus corona Covid-19 lebih cepat sembuh dan mencegah terjadinya infeksi virus tersebut.

Sebelumnya, pemberikan dua dosis vaksin AstaZeneca ini diberi jeda 12 minggu. Tapi, sekarang para ahli memangkasnya menjadi 8 minggu, karena khawatir satu dosis vaksin AstraZeneca tak cukup melindungi orang-orang dari varian Delta virus corona Covid-19.

Di tengah kekhawatiran itu, sebuah penelitian di Kanada justru menunjukkan bahwa satu dosis vaksin AstraZeneca bisa memberikan tingkat perlindungan 88 persen. Vaksin Covid-19 ini bisa menekan kasus rawat inap rumah sakit dan mencegah infeksi virus corona tersebut.

Sir Mene Pangalos, wakil presiden di perusahaan mengatakan sekarang ini munculnya berbagai varian virus corona Covid-19 yang berbeda cukup mengancam jiwa.

Ilustrasi Vaksin Covid-19, vaksin AstraZeneca (Pexels/Gustavo)
Ilustrasi Vaksin Covid-19, vaksin AstraZeneca (Pexels/Gustavo)

"Bukti nyata ini menunjukkan bahwa vaksin AstraZeneca memberikan perlindungan dalam tingkat tinggi terhadap kasus infeksi virus corona Covid-19 yang paling serius, bahkan walau hanya satu kali suntikan saja," kata Sir Mene Pangalos dikutip dari The Sun.

Namun, para ilmuwan tetap mengingatkan bahwa suntikan dosis kedua vaksin AstraZeneca tetaplah penting untuk memberikan tingkat perlindungan yang maksimal.

Pakar SAGE telah memperingatkan vaksin AstraZeneca ini mungkin hanya memberikan perlindungan terhadap virus corona Covid-19 sebesar 40 persen.

Sementara itu, studi yang dilakukan oleh Kanada justru hampir menggandakan tingkat perlindungan yang disebut vaksin AstraZeneca dalam satu dosis, yakni 70 persen. Artinya, hanya 3 dari 10 orang yang berisiko tertular virus corona Covid-19 setelah satu kali suntikan vaksin AstraZeneca.

baca juga

Bahkan, mereka menemukan vaksin Covid-19 ini juga efektif terhadap varian virus corona dari Afrika Selatan dan Brasil. Studi ini membandingkan tingkat vaksinasi pada 70.000 orang yang dites positif antara Desember 2020 dan Mei 2021 di Kanada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Temukan Vaksin Sinopharm China Tidak Efektif Pada Lansia

Peneliti Temukan Vaksin Sinopharm China Tidak Efektif Pada Lansia

Health | Minggu, 25 Juli 2021 | 08:27 WIB

Vaksin Moderna Boleh Digunakan Untuk Usia 12 Tahun ke Atas di Eropa

Vaksin Moderna Boleh Digunakan Untuk Usia 12 Tahun ke Atas di Eropa

Health | Sabtu, 24 Juli 2021 | 18:30 WIB

Waduh! Kakek 61 Tahun Wajahnya Lumpuh Usai Disuntik Vaksin Covid-19 Pfizer

Waduh! Kakek 61 Tahun Wajahnya Lumpuh Usai Disuntik Vaksin Covid-19 Pfizer

Sulsel | Minggu, 25 Juli 2021 | 06:00 WIB

Terkini

Mantra untuk Cinta dan Brengseknya Dunia: Ketika Sebuah Buku Jadi Penyelamat

Mantra untuk Cinta dan Brengseknya Dunia: Ketika Sebuah Buku Jadi Penyelamat

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 16:30 WIB

Ini 6 Mobil Bekas yang Harganya Stabil dan Paling Banyak Dicari

Ini 6 Mobil Bekas yang Harganya Stabil dan Paling Banyak Dicari

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 16:29 WIB

Antrean BBM Mengular di Palangka Raya, Gibran: Maaf, Ya

Antrean BBM Mengular di Palangka Raya, Gibran: Maaf, Ya

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:26 WIB

Mau Quality Time Hemat di Tempat Hits? Intip Promo BRI yang Satu Ini

Mau Quality Time Hemat di Tempat Hits? Intip Promo BRI yang Satu Ini

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 16:24 WIB

Kejagung Sita Rp 5 Miliar dari Ferry Boboho, Disebut Bagian dari Rp 40 Miliar Tan Kian

Kejagung Sita Rp 5 Miliar dari Ferry Boboho, Disebut Bagian dari Rp 40 Miliar Tan Kian

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:21 WIB

KPK Periksa 3 Saksi Baru dalam Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Rp145,5 Miliar

KPK Periksa 3 Saksi Baru dalam Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Rp145,5 Miliar

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:20 WIB

Tanaman Monstera dan Sirih Gading Menurut Feng Shui Pembawa Hoki, Ini Penjelasannya

Tanaman Monstera dan Sirih Gading Menurut Feng Shui Pembawa Hoki, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 16:19 WIB

Mengapa Purbaya Ngotot Danantara Setor Rp120 Triliun ke APBN?

Mengapa Purbaya Ngotot Danantara Setor Rp120 Triliun ke APBN?

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 16:19 WIB

Demi Hemat Anggaran, 36 Ribu Kades Minta Jabatan Diperpanjang, DPR: Ancam Demokrasi

Demi Hemat Anggaran, 36 Ribu Kades Minta Jabatan Diperpanjang, DPR: Ancam Demokrasi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:16 WIB

Profil Abah Setu, Pimpinan Majelis Dzikir di Bekasi yang Diduga Hina Nabi Muhammad SAW

Profil Abah Setu, Pimpinan Majelis Dzikir di Bekasi yang Diduga Hina Nabi Muhammad SAW

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:10 WIB

×