Muncul Dugaan Ada Influencer Dapat Vaksin Booster, Prof Zubairi: Sangat Disayangkan

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 29 Juli 2021 | 18:39 WIB
Muncul Dugaan Ada Influencer Dapat Vaksin Booster, Prof Zubairi: Sangat Disayangkan
Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban. (Tangkap Layar)

Suara.com - Warganet tengah ramai dengan isu adanya influencer yang diduga telah mendapat dosis ketiga vaksin Covid-19 atau vaksin booster merek Moderna

Di media sosial, Ketua Tim Mitigasi Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djurban telah buka suara.

Dirinya menyayangkan jika hal tersebut terbukti benar. Baca cuitan aslinya di sini.

"Saya berharap dugaan itu tidak benar. Kalau benar, ya amat disayangkan, karena masih ada dokter-dokter yang dilaporkan belum mendapat vaksinasi dua kali. Misalnya di Purwokerto," kata prof. Zubairi dikutip dari tulisannya di akun Twitter pribadinya, Kamis (29/7/2021).

Menurutnya, pemberian vaksin booster juga harus sama dengan urutan program vaksin pertama. Yaitu tenaga kesehatan, dokter, lalu orang-orang yang ada di pelayanan publik. 

Sebab, alih-alih membagikan suntikan ketiga pada kelompok umum, Profesor Zubairi mengungkap bahwa jumlah populasi yang sudah divaksinasi di Indonesia belum sampai 10 persen.

Artinya, masih banyak orang yang belum divaksinasi bahkan satu dosis pun.

Meski begitu, Profesor Zubairi menegaskan dirinya tidak mempermasalah kelompok influencer mendapatkan booster vaksin  Covid-19. Tetapi, asalkan seluruh populasi di Indonesia sudah mendapatkan suntikan vaksin dua dosis.
 
"Namun, kita juga jangan terlalu reaktif. Tunggu saja kebenarannya dari penelusuran Kemenkes tentang kejadian itu," pungkasnya.

Dari foto beredar, diduga vaksinasi booster dilakukan di DPRD DKI Jakarta. Akan tetapi, juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi belum bisa memastikan hal tersebut.

"Masih ditanyaka ke DKI," ucapnya saat dihubungi suara.com, Kamis (29/7).

Ia menegaskan bahwa vaksin Moderna, yang sejak awal kedatangannya telah dipastikan untuk booster tenaga kesehatan, masih tersedia stok dengan cukup.

Vaksin Moderna tersebut dikirim dari Amerika Serikat ke Indonesia secara bertahap, beberapa waktu lalu, dengan total 4,5 juta dosis.

Sementara itu, diketahui target tenaga kesehatan yang akan mendapat booster vaksin, berdasarkan data vaksinasi dosis pertama hanya sekitara 1,5 juta orang.

"Sisa stok masih untuk cadangan nakes," kata Nadia saat ditanya mengenai sisa stok vaksin Moderna yang terpakai untuk tenaga kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keterbatasan Fisik Tak Halangi Pasutri di Malang Ini Berjuang Mendapat Vaksin COVID-19

Keterbatasan Fisik Tak Halangi Pasutri di Malang Ini Berjuang Mendapat Vaksin COVID-19

Malang | Kamis, 29 Juli 2021 | 18:05 WIB

Dicari Usai Klaim Dapat Vaksin Dosis Ketiga di Gedung DPRD, Influencer T Tak Bisa Dikontak

Dicari Usai Klaim Dapat Vaksin Dosis Ketiga di Gedung DPRD, Influencer T Tak Bisa Dikontak

News | Kamis, 29 Juli 2021 | 17:56 WIB

Viral Influencer Dapat Dosis Ketiga Vaksin Booster Moderna, IDI Angkat Bicara

Viral Influencer Dapat Dosis Ketiga Vaksin Booster Moderna, IDI Angkat Bicara

Health | Kamis, 29 Juli 2021 | 18:25 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB