Lebih Akurat, Operasi Tulang Belakang Menggunakan Robot Navigasi Eka Hospital

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 02 Agustus 2021 | 09:52 WIB
Lebih Akurat, Operasi Tulang Belakang Menggunakan Robot Navigasi Eka Hospital
Lebih Akurat, Operasi Tulang Belakang Menggunakan Robot Navigasi Eka Hospital. (Dok: Eka Hospital)

Suara.com - Seiring perkembangan jaman, kemajuan teknologi di berbagai sektor kehidupan ikut berubah, termasuk teknologi di dunia kedokteran. Berbagai inovasi terus dihadirkan dalam upaya meningkatkan pelayanan, termasuk di rumah sakit. Sebagai respons atas kemajuan teknologi tersebut, Eka Hospital menghadirkan robot navigasi pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk kebutuhan operasi pasien skoliosis.

Dr. dr. Luthfi Gatam, Sp.OT (K) Spine selaku Chairman Orthopedic Center Eka Hospital mengungkapkan, Eka Hospital dengan bangga mempersembahkan Platform Revolusioner Robot Navigasi Pertama di Indonesia yang membantu meningkatkan keamanan pasien yang menjalani operasi tulang belakang. Seperti diketahui, risiko ketidakakuratan penempatan screws (implan) pada tulang belakang akan mengakibatkan cederanya sistem persarafan, sehingga dapat menyebabkan kelumpuhan.

"Teknologi robot navigasi ini dapat mengurangi risiko tersebut secara signifikan sekaligus mengurangi paparan radiasi pada pasien dan tenaga kesehatan yang terlibat," tuturnya.

Dok: Eka Hospital
Lebih Akurat, Operasi Tulang Belakang Menggunakan Robot Navigasi Eka Hospital (Dok: Eka Hospital)

Lebih lanjut, Dokter Luthfi mengatakan, bahwa umumnya operasi skoliosis dilakukan dengan menempatkan screws (implan) untuk mengoreksi bagian tulang belakang yang bengkok.

Melalui penggunaan robot navigasi ini, akurasi penempatan screws (implan) bisa mencapai 99,9 persen. Tindakan operasi yang dapat dilakukan menggunakan robot ini adalah operasi kelainan bentuk tulang belakang, misalnya skoliosis dan kifosis, operasi cervical, hingga ke operasi interbody fusion baik secara TLIF, PLIF, OLIF, hingga ke ALIF.

Melalui penggunaan robot navigasi ini, operasi OLIF yang biasanya dilakukan dengan dua posisi, dapat dilakukan hanya dengan menggunakan satu posisi.

"Robot navigasi ini juga membantu dokter bedah untuk melakukan pemasangan screws (implan) secara akurat pada daerah yang memiliki kesulitan tinggi," imbuhnya.

Selain itu, dr. Phedy, Sp.OT (K) Spine selaku Dokter Spesialis Ortopedi & Traumatologi dan Konsultan Tulang Belakang Eka Hospital menjelaskan, di tahap awal, pasien akan menjalani skrining untuk melihat postur tulang belakang serta kalkulasi penempatan screws (implan). Robot navigasi akan membantu dokter dalam menentukan lokasi penempatan screws (implan) di tulang belakang yang prosesnya tetap dilakukan oleh dokter yang berpengalaman.

Dokter Phedy juga menjelaskan bahwa keunggulan lain dari penggunaan robot navigasi ini juga memungkinkan operasi dilakukan secara minim sayatan, minim cedera jaringan dan risiko pendarahan yang lebih sedikit, mempersingkat waktu operasi, serta pemulihan yang lebih cepat. Berbeda dengan teknik minimal invasif lain seperti fluoroscopy guided atau 2 scan-based navigation, teknik operasi minimal invasif dengan robot menawarkan radiasi yang sangat minimal sehingga lebih aman bagi kesehatan pasien.

baca juga

Saat ini, penggunaan robot navigasi pertama di Indonesia digawangi oleh tim dokter bedah tulang belakang (spine surgeon) dari Gatam Institut Orthopaedic and Spine Eka Hospital.

Adapun lima orang dokter spine di indonesia yang telah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi untuk melakukan operasi menggunakan robot navigasi ini adalah dr. Luthfi Gatam, dr. Phedy, dr. Harmantya, dr. Syafrudin, dan dr. Rizky Gatam. Sedangkan platform robot navigasi di dunia saat ini hanya tersedia di 3 negara, yakni Amerika, India dan Indonesia.

drg. Rina Setiawati selaku Chief Operating Officer (COO) Eka Hospital mengatakan, kolaborasi teknologi robot navigasi dan keahlian tim Gatam Institut Orthopaedic and Spine Eka Hospital diharapkan akan membawa operasi tulang belakang ke era baru yang mengedepankan keamanan dan keselamatan pasien sebagai prioritas utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eka Hospital Gandeng SehatQ dan Alodokter untuk Mudahkan Pasien di Masa Pandemi

Eka Hospital Gandeng SehatQ dan Alodokter untuk Mudahkan Pasien di Masa Pandemi

Health | Rabu, 07 Juli 2021 | 15:47 WIB

Mengenal Kista Ovarium, Benarkah Tidak Selalu Bahaya?

Mengenal Kista Ovarium, Benarkah Tidak Selalu Bahaya?

Health | Selasa, 29 Juni 2021 | 11:01 WIB

Jerinx SID Ingin Anaknya Bantu Melawan: Tak Jadi Robot Anti Sosial Diperbudak Algoritma

Jerinx SID Ingin Anaknya Bantu Melawan: Tak Jadi Robot Anti Sosial Diperbudak Algoritma

Bali | Senin, 28 Juni 2021 | 11:28 WIB

Ada 4 Faktor Penyebab Skoliosis, Begini Cara Mengatasinya

Ada 4 Faktor Penyebab Skoliosis, Begini Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 26 Juni 2021 | 10:23 WIB

Pandemi Covid-19 Belum Usai, CDC dan FDA Selidiki Wabah Tuberkulosis Langka

Pandemi Covid-19 Belum Usai, CDC dan FDA Selidiki Wabah Tuberkulosis Langka

Health | Selasa, 22 Juni 2021 | 13:54 WIB

Turki Siap Kirim Penjelajah ke Bulan dengan Roket Buatan Sendiri

Turki Siap Kirim Penjelajah ke Bulan dengan Roket Buatan Sendiri

Tekno | Senin, 21 Juni 2021 | 07:06 WIB

Terkini

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:10 WIB

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

×