Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19, Ini Bedanya Kekebalan Aktif dan Pasif!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 02 Agustus 2021 | 14:28 WIB
Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19, Ini Bedanya Kekebalan Aktif dan Pasif!
Ilustrasi sistem kekebalan. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Sistem kekebalan adalah kunci utama untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit, termasuk virus corona Covid-19. Sistem kekebalan tubuh kita menghasilkan antibodi sebagai respons terhadap virus yang disimpan dalam ingatannya.

Sistem kekebalan tubuh kita ini bereaksi dengan cepat untuk melawan virus ketika kembali bersentuhan dengannya. Setiap kali patogen masuk ke dalam tubuh kita, sistem kekebalan tubuh akan menghasilkan protein pertahanan atau antibodi untuk melawan virus itu.

Antibodi ini diproduksi persis sesuai dengan organisme. Antibodi ini mengenali penyerang dengan bantuan protein di permukaannya yang disebut antigen.

Antigen menargetkan penyusup dan membunuhnya secara langsung atau menguncinya untuk dinetralisir oleh sel kekebalan lainnya, Ada dua jenis antibodi yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh kita ketika terinfeksi virus, yakni Immunoglobulin M (IgM) dan Immunoglobulin G (IgG).

Immunoglobulin M (IgM) adalah sistem internal tubuh yang memproduksi antibodi ini terlebih dahulu setelah bersentuhan dengan penyakit apapun yang menyebabkan patogen.

Sedangkan dilansir dari Times of India, Imunoglobulin G (IgG) adalah antibodi IgM yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh dan akan bertindak sebagai sel memori.

Ilustrasi sitem kekebalan (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi sitem kekebalan (Pixabay/Coyot)

Tapi, banyak orang belum tahu ada dua jenis kekebalan terhadap virus, yakni kekebalan aktif dan pasif. Berikut ini, perbedaan antara keduanya.

1. Kekebalan aktif

Kekebalan aktif mengaku pada produksi antibodi sebagai respons terhadap kehadiran antigen. Imunitas ini diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi yang melawan penyakit.

baca juga

Antibodi aktif diproduksi dalam dua cara, yakni infeksi alami dan vaksinasi. Antibodi dari infeksi alami terjadi setelah Anda terinfeksi virus tersebut dan sembuh.

Sedangkan, antibodi dari vaksinasi terbentuk setelah Anda melakukan suntik vaksin yang membantu melemahkan patogen. Orang yang terinfeksi virus corona bisa mengembangkan antibodi dalam waktu 2 minggu setelah terpapar virus.

Beberapa penelitian pun mengungkapkan bahwa kekebalan virus corona Covid-19 mungkin tidak bisa bertahan lama. Namun, studi lain mengungkapkan bahwa tingkat antibodi turun tajam dalam beberapa bulan setelah Anda pulih dari virus corona.

Ilustrasi ciri-ciri sistem kekebalan tubuh melemah (Suara.com/Michelle Illona)
Ilustrasi ciri-ciri sistem kekebalan tubuh melemah (Suara.com/Michelle Illona)

2. Kekebalan pasif

Kekebalan pasif mengacu pada antibodi yang diteruskan ke individu daripada memproduksinya sendiri. Contohnya bayi baru lahir yang mendapatkan kekebalan dari ibunya melalui plasenta.

Cara lain terbentukan kekebalan pasif juga bisa melalui transfusi plasma dari orang yang sembuh ke orang yang terinfeksi. Bedanya, kekebalan pasif tidak bisa memberikan perlindungan jangka panjang dibandingkan kekebalan aktif.

Para peneliti masih mencoba untuk mengetahui penggunaan produk darah yang disebut plasma konvalesen dalam menghasilkan kekebalan pasif. Saat ini, studi mengenai hal itu masih dilakukan untuk memahami seberapa efektif terapi itu bisa digunakan dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Israel Mulai Kampanye Suntikan Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga

Presiden Israel Mulai Kampanye Suntikan Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga

Health | Minggu, 01 Agustus 2021 | 16:17 WIB

Jangan Ragu Vaksin Covid-19, Varian Delta Lebih Berbahaya bagi Ibu Hamil!

Jangan Ragu Vaksin Covid-19, Varian Delta Lebih Berbahaya bagi Ibu Hamil!

Health | Minggu, 01 Agustus 2021 | 16:30 WIB

Dokter Temukan 2 Gejala Virus Corona Covid-19 di Sekitar Wajah

Dokter Temukan 2 Gejala Virus Corona Covid-19 di Sekitar Wajah

Health | Minggu, 01 Agustus 2021 | 14:42 WIB

Terkini

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

×