Penelitian: Kopi Berpotensi Tingkatkan Kemampuan Berolahraga

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 03 Agustus 2021 | 15:30 WIB
Penelitian: Kopi Berpotensi Tingkatkan Kemampuan Berolahraga
Ilustrasi olahraga di rumah (shutterstock)

Suara.com - Kopi bisa menjadi stimulan yang meningkatkan fokus dan kewaspadaan. Banyak orang yang meminumnya di pagi hari atau selama hari kerja untuk meningkatkan kinerja. Menariknya, kafein mungkin juga memiliki efek stimulasi yang meningkatkan kinerja fisik selama berolahraga.

Melansir dari Mdlix, Dr. Neil Clarke, pakar ilmu olahraga dari Coventry University di Inggris, mengatakan bahwa kafein adalah salah satu zat yang paling banyak diteliti yang dilaporkan membantu atlet tampil lebih baik dan mampu berlatih lebih lama. Hal ini membuat para olahragawan profesional dan amatir sering meminum kopi sebagai alat bantu 'ergogenik' yang meningkatkan kinerja untuk berbagai aktivitas.

Dr Clarke mengatakan bukti efek kafein pada kemampuan olahraga lebih beragam. Misal untuk balapan sekitar sepuluh detik, kafein dapat meningkatkan output daya puncak, kecepatan, dan kekuatan.

Sebagian besar penelitian berfokus pada efek pil kafein daripada minum kopi. Mengukur bagaimana kopi mempengaruhi kinerja olahraga lebih rumit karena kandungan kafein bervariasi dari cangkir ke cangkir. Namun, ada beberapa penelitian yang melihat secara khusus dampak kopi.

"Semakin banyak penelitian juga menunjukkan bahwa kopi dapat digunakan sebagai alternatif kafein untuk meningkatkan kinerja bersepeda dan berlari kompetitif yang juga memberikan hasil yang mirip dengan kafein murni. Bahkan mungkin lebih efektif dalam meningkatkan latihan ketahanan daripada kafein saja," kata Dr Clarke.

Ilustrasi Minum Kopi di Malam Hari. (Pixabay)
Ilustrasi Minum Kopi di Malam Hari. (Pixabay)

Namun dokter Neil Schwartz, pakar ilmu olahraga dari South Alabama University di AS, mengatakan bahwa respon individu terhadap asupan kafein atau kopi berbeda-beda. Jika ditoleransi dengan baik, kopi dapat membantu kinerja mental dan fisik. 

Variasi antara bagaimana individu merespons kafein terletak pada gen mereka dan asupan kafein mereka yang biasa.

Mungkin juga ada beberapa kerugian minum kopi. Sebab kafein juga terkait dengan kecemasan dan kurang tidur yang mungkin memiliki efek merugikan pada kinerja olahraga.

"Kafein dalam berbagai bentuk telah terbukti meningkatkan kinerja olahraga, tetapi efeknya bervariasi antar individu," simpul dokter Clarke. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Ombak Terbesar dan Paling Mematikan di Dunia

7 Ombak Terbesar dan Paling Mematikan di Dunia

Your Say | Selasa, 03 Agustus 2021 | 14:08 WIB

Bulu Tangkis: Olahraga Lintas Kelas Sosial dan Identitas Bangsa

Bulu Tangkis: Olahraga Lintas Kelas Sosial dan Identitas Bangsa

Your Say | Selasa, 03 Agustus 2021 | 13:08 WIB

5 Cabang Olahraga Unik yang Pernah Ada di Olimpiade

5 Cabang Olahraga Unik yang Pernah Ada di Olimpiade

Your Say | Selasa, 03 Agustus 2021 | 12:08 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB