Cegah Bayi Lahir Prematur, Ibu Hamil Jangan Lupa Minum Vitamin D

Kamis, 05 Agustus 2021 | 20:24 WIB
Cegah Bayi Lahir Prematur, Ibu Hamil Jangan Lupa Minum Vitamin D
Ilustrasi Ibu Hamil. (Envato)

Suara.com - Ada alasan mengapa dokter menganjurkan ibu hamil untuk rutin mengonsumsi vitamin D. Rupanya, manfaat vitamin D untuk ibu hamil sangat besar untuk kandungan.

Dokter spesialis anak dr. Putri Maharani Tristanita, Sp.A., menjelaskan bahwa konsumsi vitamin D membantu mencegah bayi lahir prematur sekaligus bayi berat lahir sangat rendah (BBSLR).

Bayi prematur merupakan yang lahir kurang dari 32 minggu. Sementara kondisi BBLSR adalah bayi yang lahir dengan berat kurang dari 1500 gram.

"Kedua kelompok bayi tersebut berisiko mengalami inflamasi yaitu peradangan akibat reaksi benda asing (antigen) dengan antibodi (zat kekebalan)," kata dokter Putri dalam sidang ujian virtual Promosi Doktor Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia, Kamis (5/8/2021).

Dalam setiap proses peradangan, tubuh memerlukan sel T regulator (Treg) untuk menekan respon imun yang berlebih tersebut juga membantu dalam memperbaiki jaringan yang rusak.

Ilustrasi suplemen vitamin D. (Shutterstock)
Ilustrasi suplemen vitamin D. (Shutterstock)

Banyak penelitian yang melaporkan bahwa vitamin D berperan dalam proses regulasi sel Treg, lanjut dokter Putri. Sementara kadar vitamin D pada bayi baru lahir sangat tergantung dari kadar vitamin D ibu juga.

Selain rentan mengalami peradangan, bayi prematur maupun BBLSR juga bisa meninggal jika mengalami Sindrom Gawat Napas/RDS—HMD, feeding intolerance (gangguan minum), ataupun sepsis (infeksi sistemik).

"Vitamin D berperan dalam mekanisme pembentukan surfaktan. Zat yang melapisi kantung udara agar lentur dan mudah mengembang. Kekurangan surfaktan akan menyebabkan kejadian RDS," jelasnya.

Bayi prematur dan berat lahir sangat rendah juga menjadi kelompok yang rentan terhadap disbiosis usus (gangguan keseimbangan mikrobiota usus) dan enteropati (penyakit usus). Kondisi disbiosis usus yang diperkirakan menjadi salah satu hal yang memengaruhi kejadian gangguan minum pada bayi prematur.

Baca Juga: Yuk! Ibu Hamil Ikut Skrining Covid-19 Gratis di Puskesmas Kota Malang

Ketidakseimbangan mikrobiota usus itu akan berakibat peradangan dan berlanjut menjadi sepsis atau infeksi berat pada bayi baru lahir.

"Diperlukan kadar vitamin D ibu yang baik untuk menghasilkan vitamin D bayi yang baik juga agar menurunkan kejadian penyakit pada bayi prematur" pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI