Orang dengan 3 Masalah Kesehatan Ini Harus Hati-Hati Saat Makan Jambu Biji

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 05 Agustus 2021 | 20:59 WIB
Orang dengan 3 Masalah Kesehatan Ini Harus Hati-Hati Saat Makan Jambu Biji
jambu biji. (Shutterstock)

Suara.com - Jambu biji adalah buah tropis yang lezat dan bergizi. Rendah kalori dan sarat dengan serat adalah tambahan yang sangat baik untuk diet sehat. Konsumsi buah jambu biji bisa memberikan sejumlah manfaat kesehatan.

Selain buahnya, daun jambu biji juga sangat bermanfaat untuk kesehatan. Studi ini juga menunjukkan bahwa menambahkan ekstrak daun jambu biji ke dalam makanan bisa membantu meningkatkan kesehatan jantung, pencernaan dan sistem kekebalan.

Tapi dilansir dari Times of India, ada beberapa senyawa dalam buah yang dianggap tidak baik untuk semua orang, terutama orang yang menderita masalah kesehatan tertentu. Berikut ini, daftar orang yang harus berhati-hati konsumsi jambu biji.

1. Penderita perut kembung

Jambu biji kaya akan vitamin C dan fruktosa. Tapi, dosis yang terlalu tinggi dari keduanya bisa membuat perut terasa kembung. Karena, tubuh sulit menyerap terlalu banyak vitamin C.

Begitu pula ketika Anda mengonsumsi fruktosa dalam dosis tinggi. Sekitar 40 persen orang menderita kondisi yang disebut malabsorpsi fruktosa.

Dalam hal ini, gula alami tidak diserap oleh tubuh, melainkan berada di perut kita yang menyebabkan kembung. Bahkan makan jambu biji dan langsung tertidur dapat menyebabkan kembung.

Ilustrasi perut kembung, kram perut, maag. (Shutterstock)
Ilustrasi perut kembung (Shutterstock)

2. Penderita Irritated Bowel Syndrome

Jambu biji kaya akan serat, yang dapat membantu meringankan sembelit dan melancarkan pencernaan.

baca juga

Namun, asupan jambu biji yang berlebihan dapat mengacaukan sistem pencernaan Anda, terutama jika Anda menderita Irritated Bowel Syndrome.

Kondisi ini juga disebabkan oleh malabsorpsi fruktosa. Jadi, penting untuk membatasi konsumsi buah jambu biji.

3. Penderita diabetes

Jambu biji merupakan salah satu buah pilihan bagi penderita diabetes karena indeks glikemiknya yang rendah.

Namun, pastikan Anda rutin memperhatikan kadar gula darah jika mengonsumsi secara rutin.

Karena, 100 gram jambu biji mengandung 9 gram gula alami. Jadi, makan terlalu banyak dapat meningkatkan kadar gula darah. Jadi, konsumsilah jambu biji dalam jumlah sedang jika menderita diabetes.

Sebenarnya, makan satu porsi jambu biji dalam sehari masih aman. Tapi, mengonsumsi jambu biji lebih dari itu bukanlah ide yang baik.

Anda bisa mengonsumsi jambu biji di antara dua waktu makan atau sebelum maupun sesudah berolahraga untuk mengisi bahan bakar tubuh.

Sebaiknya, hindari makan buah ini di malam hari, karena bisa menyebabkan pilek dan batuk. Sedangkan, bukti mengenai manfaat minum ekstrak buah atau daun jambu biji masih sangat terbatas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkenal Sehat, Hati-hati Kalau Makan Jambu Biji Berlebih

Terkenal Sehat, Hati-hati Kalau Makan Jambu Biji Berlebih

Health | Kamis, 05 Agustus 2021 | 12:30 WIB

Aturan Makan di Tempat 20 Menit Selama PPKM, Ini Dampak Buruknya

Aturan Makan di Tempat 20 Menit Selama PPKM, Ini Dampak Buruknya

News | Rabu, 28 Juli 2021 | 08:15 WIB

Kenapa Orang Tua Sering Alami Perut Kembung? Ternyata Ini 3 Pemicunya

Kenapa Orang Tua Sering Alami Perut Kembung? Ternyata Ini 3 Pemicunya

Health | Rabu, 14 Juli 2021 | 11:36 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB