WHO Temukan Virus Marburg di Afrika, Risiko Kematiannya Capai 88 Persen

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 11 Agustus 2021 | 09:44 WIB
WHO Temukan Virus Marburg di Afrika, Risiko Kematiannya Capai 88 Persen
Ilustrasi pasien virus Marburg (Unsplash)

Suara.com - Satu orang pria asal Afrika Barat meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif terinfeksi virus Marburg yang mirip dengan Ebola. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sedang menangani virus Marburg tersebut sebelum menyebar lebih luas.

Mulanya, pria yang dirahasiakan identitasnya itu mengalami demam, sakit kepala, kelelahan, dan sakit perut pada Juli 2021 lalu di Gueckedou di Guniea, dekat perbatasan dengan Sierra Leone dan Liberia.

Kemudian, pria iu meninggal dunia pada 2 Agustus 2021 setelah hasil tesnya menunjukkan positif virus Marburg. WHO mengatakan virus Marburg merupakan penyakit yang sangat menular dan menyebabkan demam berdarah. Virus ini memiliki tingkat risiko kematian hingga 88 persen.

WHO juga mengatakan bahwa virus Marburg merupakan virus yang berasal dari keluarga sama dengan virus Ebola. Sebelumnya, virus Ebola telah menewaskan sebanyak 11.325 orang dalam epidemi 2014-2016 di Guinea.

Baru-baru ini, negara itu pun sudah dinyatakan bebas dari virus Ebola setelah serangan singkat awal tahun 2021 ini yang menewaskan 12 orang. Kini, Virus Marburg yang mirip Ebola ini diyakini berasal dari kelelawar dan ditularkan dari hewan inang ke manusia.

Ilustrasi virus marburg. [Shutterstock]
Ilustrasi virus marburg. [Shutterstock]

"Virus Marburg ini berpotensi menyebar jauh dan lebih luas, sehingga kita perlu menghentikannya segera," kata Dr Matshidiso Moeti, direktur regional WHO untuk Afrika dikutip dari Fox News.

Badan kesehatan tersebut telah mengirim 10 ahli untuk membantu pejabat kesehatan setempat. Karena, setidaknya 146 orang diidentifikasi telah melakukan kontak dengan pria yang positif virus Marburg dan meninggal dunia tersebut.

"Kami bekerja sama dengan otoritas kesehatan untuk menerapkan respons cepat yang didasarkan pada pengalaman dan keahlian Guinea di masa lalu dalam menangani Ebola, yang ditularkan dengan cara yang sama," kata Moeti.

Wabah virus Marburg ini dimulai ketika hewan yang terinfeksi, eperti monyet atau kelelawar buah, menularkan virusnya ke manusia. Kemudian virus itu menyebar dari manusia ke manusia melalui kontak dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi.

baca juga

WHO mengatakan kasus virus Marburg ini pertama kalinya terdeteksi di Guinea. Sebelumnya, virus ini telah mewabah di seluruh Afrika, tepatnya di Angola, Kongo, Kenya, Afrika Selatan dan Uganda.

Saat ini, belum ada obat atau vaksin untuk melawan virus Marburg. Tapi, rehidrasi dan perawatan tambahan lainnya bisa meningkatkan peluang pasien bertahan hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seperti Corona, Virus Ini juga Berpotensi Menimbulkan Pandemi di Masa Depan

Seperti Corona, Virus Ini juga Berpotensi Menimbulkan Pandemi di Masa Depan

Health | Kamis, 08 April 2021 | 12:40 WIB

Ebola Berpotensi Jadi Penyakit Kronis, Virolog: Bisa Diatasi dengan Vaksin

Ebola Berpotensi Jadi Penyakit Kronis, Virolog: Bisa Diatasi dengan Vaksin

Health | Selasa, 30 Maret 2021 | 15:32 WIB

Wabah Ebola Merebak Lagi di Guinea, Ini Alasannya Menurut Ilmuwan

Wabah Ebola Merebak Lagi di Guinea, Ini Alasannya Menurut Ilmuwan

Health | Rabu, 17 Maret 2021 | 22:55 WIB

Terkini

Pemerintah Klaim Tak Tolak Bantuan Malaysia untuk Karhutla: Masih Hitung Kebutuhan

Pemerintah Klaim Tak Tolak Bantuan Malaysia untuk Karhutla: Masih Hitung Kebutuhan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Moisturizer Sariayu Mawar Dipakai Kapan? Ini Caranya Sesuai Anjuran

Moisturizer Sariayu Mawar Dipakai Kapan? Ini Caranya Sesuai Anjuran

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:12 WIB

OTT KPK di BNPB, Selly Andriany: Saya Miris, Peristiwa Ini Terjadi di Tengah Maraknya Bencana

OTT KPK di BNPB, Selly Andriany: Saya Miris, Peristiwa Ini Terjadi di Tengah Maraknya Bencana

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Impor Baja China Banjiri RI, Industri Lokal Terancam Gulung Tikar

Impor Baja China Banjiri RI, Industri Lokal Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:05 WIB

BYD Bawa Teknologi Flash Charging ke Indonesia, Isi Baterai Hanya 5 Menit

BYD Bawa Teknologi Flash Charging ke Indonesia, Isi Baterai Hanya 5 Menit

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Apakah Wardah Punya Produk Deodorant? Cek Harga, Manfaat, dan Review

Apakah Wardah Punya Produk Deodorant? Cek Harga, Manfaat, dan Review

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Kasus Perundungan Siswa SD Pemalang, Polisi Telusuri Dugaan Keterlibatan Sekolah dan Rumah Sakit

Kasus Perundungan Siswa SD Pemalang, Polisi Telusuri Dugaan Keterlibatan Sekolah dan Rumah Sakit

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Terlihat Bugar! Gaun Mencolok Sarifah Suraidah dan Tiga Koper Rudy Masud saat Medical Check Up

Terlihat Bugar! Gaun Mencolok Sarifah Suraidah dan Tiga Koper Rudy Masud saat Medical Check Up

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:58 WIB

75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah

75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Media Vietnam Kasih Bocoran Timnas Indonesia Bidik 10 Pemain Naturalisasi Demi Piala Dunia 2030

Media Vietnam Kasih Bocoran Timnas Indonesia Bidik 10 Pemain Naturalisasi Demi Piala Dunia 2030

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:52 WIB

×