Dokter Sarankan Anak Obesitas Harus Suntik Vaksin Covid-19, Biar Apa?

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 12 Agustus 2021 | 09:30 WIB
Dokter Sarankan Anak Obesitas Harus Suntik Vaksin Covid-19, Biar Apa?
Ilustrasi virus corona Covid-19 anak-anak (Pixabay/educadormarcossv)

Suara.com - Saat ini, kasus virus corona Covid-19 pada anak-anak mulai mengalami peningkatan. Para ahli pun mulai mendesak suntik vaksin Covid-19 pada anak-anak.

Dalam hal ini, seorang dokter memperingatkan bahwa anak-anak obesitas harus menjadi kelompok prioritas untuk mendapatakan suntikan vaksin Covid-19.

Karena, mereka berisiko terinfeksi parah dan menjalani perawatan intensif akibat virus corona Covid-19.

Anak-anak memang tergolong jarang menderita parah ketika terinfeksi virus corona Covid-19.

Tapi, Dr Ruchi Sinha tetap menyarankan anak-anaka suntik vaksin Covid-19, terutama anak yang obesitas atau kelebihan berat badan.

Dr Sinha, seorang ahli intensif anak di Imperial College NHS Trust, mengatakan bahwa dirinya telah melihat banyak anak obesitas yang membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit akibat virus corona Covid-19.

"Jadi, saya pikir harus menawarkan vaksin Covid-19 kepada anak-anak yang rentan terinfeksi parah," kata Dr Sinha dikutip dari The Sun.

Ilustrasi anak obesitas. (Shutterstock)
Ilustrasi anak obesitas. (Shutterstock)

Dr Sinha pun menegaskan bahwa vaksinasi anak-anak memang tidak bisa menghentikan penularannya atau menghentikan penyebaran varian virus corona Covid-19.

Tapi, vaksin Covid-19 pada anak-anak ini melindungi diri mereka sendiri dari infeksi parah.

baca juga

"Jadi, saya pikir kita perlu menawarkannya dulu pada anak-anak yang rentan terinfeksi parah. Setelah itu, kita bisa merencanakan suntikan vaksin Covid-19 pada anak-anak lainnya," jelasnya.

Sejak awal, obesitas sudah disebut sebagai kondisi yang bisa meningkatkan risiko infeksi parah hingga komplikasi akibat virus corona Covid-19.

Sebuah studi dari Kesehatan Masyarakat Inggris menemukan bahwa orang gemuk 5 kali lebih berisiko meninggal dunia karena virus corona Covid-19.

Bahkan, sebagian besar anak-anak yang meninggal karena virus corona Covid-19 memiliki masalah kesehatan mendasarinya.

Anak-anak berusia antara 12 hingga 17 tahun dengan beberapa masalah kesehatan mendasar akan berisiko mengalami infeksi serius akibat Cobid-19, sehingga perlu diprioritaskan suntik vaksin Covid-19.

Sekitar 34 persen anak-anak di Inggris mengalami obesitas atau kelebihan berat badan pada saat mereka berusia 10-11 tahun. Dr Sinha mengatakan ICU juga bisa menghadapi tekanan akibat virus corona Covid-19 yang menyerang anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Khawatir! Penelitian Ini Ungkap Keamanan Vaksin Covid-19 bagi Ibu Hamil

Jangan Khawatir! Penelitian Ini Ungkap Keamanan Vaksin Covid-19 bagi Ibu Hamil

Tekno | Kamis, 12 Agustus 2021 | 08:47 WIB

Vaksin Mampu Cegah Risiko Keparahan Bahkan Kematian Akibat Covid-19

Vaksin Mampu Cegah Risiko Keparahan Bahkan Kematian Akibat Covid-19

Kaltim | Kamis, 12 Agustus 2021 | 06:55 WIB

31 Persen Remaja Kegemukan, Brasil Mulai Program Nasional Cegah Obesitas

31 Persen Remaja Kegemukan, Brasil Mulai Program Nasional Cegah Obesitas

Health | Rabu, 11 Agustus 2021 | 22:05 WIB

Terkini

4 Cara Cek NPWP Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor Pajak

4 Cara Cek NPWP Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor Pajak

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Motor Meledak saat Kabur, Dua Pencuri Motor di Koja Apes Diamuk Api dan Warga

Motor Meledak saat Kabur, Dua Pencuri Motor di Koja Apes Diamuk Api dan Warga

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Gagal Kabur Usai Curi Motor, 2 Pria di Koja Alami Luka Bakar 40 Persen karena Kendaraan Meledak

Gagal Kabur Usai Curi Motor, 2 Pria di Koja Alami Luka Bakar 40 Persen karena Kendaraan Meledak

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...

Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:04 WIB

Hotman Paris Sentil Satire Rocky Gerung Suruh Gibran Mundur: Gajinya Mau, Pusing!

Hotman Paris Sentil Satire Rocky Gerung Suruh Gibran Mundur: Gajinya Mau, Pusing!

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Efisiensi Anggaran Kesehatan Jangan Membuat Pasien BPJS Kehilangan Obat

Efisiensi Anggaran Kesehatan Jangan Membuat Pasien BPJS Kehilangan Obat

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Sebelum Curhat, Ini Urutan Zodiak Paling Terbuka hingga Misterius Susah Ditebak

Sebelum Curhat, Ini Urutan Zodiak Paling Terbuka hingga Misterius Susah Ditebak

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Rupiah Masuk Daftar Mata Uang Paling Lemah di Dunia, Benarkah Fundamental Ekonomi RI Rendah?

Rupiah Masuk Daftar Mata Uang Paling Lemah di Dunia, Benarkah Fundamental Ekonomi RI Rendah?

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:56 WIB

Pakar UGM soal Dua Tahun Prabowo-Gibran: Hak Publik Dapat Layanan Ideal Jauh dari Kenyataan

Pakar UGM soal Dua Tahun Prabowo-Gibran: Hak Publik Dapat Layanan Ideal Jauh dari Kenyataan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Pemadaman Listrik Total, Harga Kamar Hotel di Batam Tembus Rp34 Juta per Malam

Pemadaman Listrik Total, Harga Kamar Hotel di Batam Tembus Rp34 Juta per Malam

Batam | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:49 WIB

×