Dear Parents, Begini Cara Mengurangi Dampak Screen Time Pada Anak

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 02 September 2021 | 09:02 WIB
Dear Parents, Begini Cara Mengurangi Dampak Screen Time Pada Anak
anak main gadget. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi membuat anak harus belajar secara online. Situasi ini membuat waktu terpapar anak terhadap layar gadget atau screen time bertambah.

Padahal sebenarnya seperti yang dketahui bahwa ada dampak negatif terjadi pada anak jika terlalu lama terpapar layar benda pintar tersebut.

Beberapa di antaranya membuat anak lebih mudah stres, tidak baik untuk kesehatan matanya, dapat menyebabkan obesitas, meningkatkan risiko kecanduan, membuat anak malas berpikir, serta berbahaya bagi otak dan tumbuh kembangnya.

Banyak penelitian juga telah mendukung argumen tersebut. Lalu bagaimana nasib anak-anak Indonesia yang merupakan generasi penerus bangsa jika harus melakukan screen time setiap hari selama pandemi yang telah berlangsung lebih dari dua tahun ini?

Ilustrasi anak kecanduan gadget. (Pixabay)
Ilustrasi anak kecanduan gadget. (Pixabay)

Hampir sudah bisa dipastikan bahwa banyak anak yang mengalami salah satu atau lebih dari beberapa dampak negatif tersebut. Tentu saja banyak orang tua yang telah mengeluhkan hal itu.

Communication Officer Generos Desti Silviana menjelaskan bahwa Generos dapat menjadi nutrisi pendamping yang cocok bagi anak-anak yang harus terpapar layar gadget terlalu lama karena kebutuhan sekolah.

"Suplemen herbal yang dikhususkan untuk anak-anak sebagai pemenuhan kebutuhan nutrisi, khususnya nutrisi otak yang harus selalu terpenuhi terutama di masa tumbuh kembangnya," kata Desti.

Dengan terpenuhinya nutrisi otak anak maka dapat meminimalisir dampak negatif yang mungkin bisa terjadi saat anak terpapar gadget terlalu lama.

Desti menjelaskan bahwa suplemen tersebut terbuat dari bahan-bahan herbal alami yang aman untuk dikonsumsi. Selain aman, bahan-bahan herbal tersebut sudah terbukti khasiatnya sebagai nutrisi yang baik untuk menunjang masa pertumbuhan anak-anak.

Meskipun tidak hanya baik untuk anak-anak, karena sebenarnya bahan-bahan herbal tersebut juga sangat baik untuk orang dewasa. Bahan-bahan utama yang terkandung dalam suplemen Generos adalah pegagan, ikan sidat, temulawak, mengkudu, dan madu hutan.

Seperti yang telah diketahui, pegagan yang merupakan tanaman herbal ini memiliki segudang manfaat, dan terkenal sebagai makanan otak.

Tidak berlebihan jika disebut demikian, karena pegagan memang terbukti memiliki kandungan yang baik untuk menutrisi otak. Kandungan senyawa asiatikosida yang terkandung dalam daun pegagan mampu meningkatkan daya ingat. Tidak hanya itu, kandungan zat omega yang dibutuhkan otak juga terdapat pada daun pegagan ini.

“Dengan didukung bahan-bahan herbal lain seperti ikan sidat, temulawak, madu hutan dan mengkudu yang terkandung dalam produk Generos membuat suplemen ini sangat cocok untuk mendampingi tumbuh kembang anak yang perkembangan sel otaknya sedang pesat-pesatnya,” kata Desti.

Para orang tua juga tidak perlu khawatir karena saat ini Generos sudah secara resmi terdaftar di BPOM RI, TR 193 633 201 dan juga mendapatkan sertifikat halal dari MUI, LPPOM MUI 12130007021219, sehingga produk ini aman untuk dikonsumsi anak-anak.

Kendati demikian tetap perhatikan alergi anak, karena ada beberapa anak yang sensitif terhadap madu maupun seafood seperti ikan sidat. Namun jika tidak ada alergi sebelumnya maka aman untuk mengonsumsi Generos yang hanya terbuat dari bahan-bahan alami tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megahnya Pernikahan Anak Presiden Nigeria yang Picu Kontroversi, Souvenirnya Mahal!

Megahnya Pernikahan Anak Presiden Nigeria yang Picu Kontroversi, Souvenirnya Mahal!

Lifestyle | Kamis, 02 September 2021 | 09:01 WIB

Dendam Kesumat Berujung Tragedi, Anak Bunuh Ayah dan Abang Kandung Sendiri

Dendam Kesumat Berujung Tragedi, Anak Bunuh Ayah dan Abang Kandung Sendiri

News | Kamis, 02 September 2021 | 07:59 WIB

Aksi Bocah Pura-pura Pingsan saat Disunat, Ngakak Habis!

Aksi Bocah Pura-pura Pingsan saat Disunat, Ngakak Habis!

Video | Kamis, 02 September 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB