Usia Prasekolah Jadi Periode Sensitif Anak, Begini Saran Psikolog untuk Orangtua

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 02 September 2021 | 17:16 WIB
Usia Prasekolah Jadi Periode Sensitif Anak, Begini Saran Psikolog untuk Orangtua
Ilustrasi anak Indonesia. (Freepik)

Suara.com - Orangtua dianjurkan memanfaatkan masa pertumbuhan anak untuk 'menjejali' mereka dengan beragam informasi positif.

Sebab selama usia toddler tersebut, perkembangan otak anak berkembang sangat cepat dan bisa menentukan kecerdasannya di masa depan.

"Anak-anak tumbuh sejak masih di usia sangat muda. Saat usia toddler dan usia prasekolah menjadi usia yang sangat penting," kata Psikolog Klinis Ratih Ibrahim dalam konferensi pers daring peluncuran 'Dongeng Aku Dan Kau: Indonesia Mendongeng 2021', Kamis (2/9/2021).

Ratih menambahkan, selama usia tersebut terjadi periode sensitif dan kritis pada perkembangan anak. Karena pada usia toddler dan prasekolah, perkembangan otak anak tumbuh dengan sangat pesat hingga mencapai 80 persen dari ukuran orang dewasa.

"Ini terjadi dalam jendela waktu yang terbatas, makanya disebut sebagai periode kritis," imbuhnya 

Selain itu juga menjadi masa yang sangat sensitif, karena pada selama itu kapasitas otak yang dimiliki anak sangat kuat dan luas untuk menyerap juga belajar banyak hal baru. Ratih menyampaikan, seiring usia anak bertambah, memang sensitivitasnya akan semakin berkurang. 

Oleh sebab itu, penting bagi orangtua untuk bisa memenuhi kebutuhan mendasar anak selama periode toddler hingga usia prasekolah.

"Kegiatan mendongeng merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk menstimulasi perkembangan anak. Serta untuk mengekspresikan rasa cinta kasih sayang dari orangtua," ucap Ratih.

Kata Ratih, membacakan dongeng bisa menstimulasi fondasi perkembangan kognitif anak. Sehingga perkembangannya akan menjadi optimal.

baca juga

Selain itu, anak akan mendengar kata-kata dari bacaan dongeng yang pada akhirnya dapat menjadi sarana mengenalkan bahasa juga merangsang daya imajinasi mereka.

"Pada saat dia mendengarkan dongeng, daya untuk problem solving juga terlatih dan tentu saja anak akan punya kecerdasan moral yang lebih baik, dasar kemampuan interaksi sosial juga bisa ditumbuhkan."

"Bagaimana dia belajar dari tokoh-tokoh yang di dalam dongeng yang dibacakan, kemudian jadi lebih percaya diri," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berat Anak Kian Bertambah Namun Tak Tumbuh Tinggi Badan? Simak Pemicunya

Berat Anak Kian Bertambah Namun Tak Tumbuh Tinggi Badan? Simak Pemicunya

Health | Senin, 16 Agustus 2021 | 15:00 WIB

Mengapa Makanan Tidak Sehat dapat Menghambat Pertumbuhan Anak?

Mengapa Makanan Tidak Sehat dapat Menghambat Pertumbuhan Anak?

Health | Senin, 02 Agustus 2021 | 15:39 WIB

Mau Anak Tumbuh Tinggi dan Sehat, Coba Ajak Konsumsi Asupan Berikut

Mau Anak Tumbuh Tinggi dan Sehat, Coba Ajak Konsumsi Asupan Berikut

Health | Sabtu, 31 Juli 2021 | 12:30 WIB

Terkini

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

×