Situasi Mengerikan, Rumah Sakit di Oklahoma AS Dipenuhi Pasien Overdosis Ivermectin

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 03 September 2021 | 19:35 WIB
Situasi Mengerikan, Rumah Sakit di Oklahoma AS Dipenuhi Pasien Overdosis Ivermectin
Ivermectin. [Luis Robayo/AFP]

Suara.com - Dokter di pedesaan Oklahoma, Amerika Serikat (AS) mengungkapkan banyak orang yang mengalami overdosis obat cacing kuda ivermectin. Jumlahnya sangat tinggi sehingga unit gawat darurat atau UGD di rumah sakit setempat dipenuhi pasien.

Diungkap oleh dr. Jason McElyea, dokter UGD yang bertugas di beberapa rumah sakit di Sallisaw, Oklahoma, situasi tersebut sangat mengerikan, sampai-sampai orang dengan luka tembak harus menunggu giliran untuk mendapat perawatan akibat banyaknya pasien datang dengan overdosis ivermectin.

McElyea mengungkap situasi ini kepada salah satu saluran televisi lokal tentang bahayanya overdosis ivermectin, obat cacing yang seharusnya digunakan untuk hewan ternak, tapi malah digunakan untuk mencegah dan mengobati Covid-19.

Masih menurut cerita McElyea, rumah sakit tempatnya bertugas kewalahan merawat orang yang mengonsumsi ivermectin, dan percaya terhadap klaim yang tidak dibisa dibuktikan kebenarannya jika obat tersebut efektif untuk Covid-19.

"UGD sangat penuh, sehingga korban tembakan alami kesulitan mendapatkan perawatan. Semua ambulans ada di parkiran menunggu tempat tidur di rumah sakit yang tersedia, sehingga petugas bisa membawa pasien masuk, tapi rumah sakit tidak memilikinya," ujar McElyea, mengutip Insider, Jumat (3/9/2021).

McElyea menjelaskan, orang yang mengonsumsi ivermectin dengan dosis penuh untuk kuda bisa membahayakan kesehatan. Beberapa risiko yang bisa terjadi adalah kehilangan penglihatan, mual, dan muntah.

"Beberapa orang mengonsumsi dosis yang tidak tepat, dan membuat mereka mengalami kondisi yang lebih buruk daripada tertular Covid-19," tuturnya.

Oklahoma sendiri telah melaporkan 557.770 kasus Covid-19 dengan 8.001 orang di antaranya meninggal dunia. Negara bagian di Amerika Serikat itu melaporkan rerata kasus harian Covid-19 mencapai 2.671 pada 2 September 2021, meningkat 21 persen selama 14 hari terakhir.

Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit AS atau CDC pada minggu lalu sudah memperingatkan risiko orang yang mengonsumsi ivermectin dengan dosis berlebih, yaitu bisa menyebabkan koma, kejang, hingga kematian.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TikTok, Reddit, dan Facebook Hadapi Konten Misinformasi Ivermectin

TikTok, Reddit, dan Facebook Hadapi Konten Misinformasi Ivermectin

Tekno | Minggu, 29 Agustus 2021 | 08:56 WIB

CDC Beri Peringatan Penggunaan Ivermectin, Ini Alasannya

CDC Beri Peringatan Penggunaan Ivermectin, Ini Alasannya

Tekno | Minggu, 29 Agustus 2021 | 08:31 WIB

Bikin Keracunan dan Overdosis, CDC Kembali Tentang Ivermectin untuk Covid-19

Bikin Keracunan dan Overdosis, CDC Kembali Tentang Ivermectin untuk Covid-19

Health | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 18:55 WIB

Terkini

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 07:58 WIB

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 07:53 WIB

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:45 WIB

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

×