alexametrics

Situasi Mengerikan, Rumah Sakit di Oklahoma AS Dipenuhi Pasien Overdosis Ivermectin

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
Situasi Mengerikan, Rumah Sakit di Oklahoma AS Dipenuhi Pasien Overdosis Ivermectin
Ivermectin. [Luis Robayo/AFP]

Ivermectin adalah obat cacing yang seharusnya digunakan untuk hewan ternak, tapi malah digunakan untuk mencegah dan mengobati Covid-19.

Suara.com - Dokter di pedesaan Oklahoma, Amerika Serikat (AS) mengungkapkan banyak orang yang mengalami overdosis obat cacing kuda ivermectin. Jumlahnya sangat tinggi sehingga unit gawat darurat atau UGD di rumah sakit setempat dipenuhi pasien.

Diungkap oleh dr. Jason McElyea, dokter UGD yang bertugas di beberapa rumah sakit di Sallisaw, Oklahoma, situasi tersebut sangat mengerikan, sampai-sampai orang dengan luka tembak harus menunggu giliran untuk mendapat perawatan akibat banyaknya pasien datang dengan overdosis ivermectin.

McElyea mengungkap situasi ini kepada salah satu saluran televisi lokal tentang bahayanya overdosis ivermectin, obat cacing yang seharusnya digunakan untuk hewan ternak, tapi malah digunakan untuk mencegah dan mengobati Covid-19.

Masih menurut cerita McElyea, rumah sakit tempatnya bertugas kewalahan merawat orang yang mengonsumsi ivermectin, dan percaya terhadap klaim yang tidak dibisa dibuktikan kebenarannya jika obat tersebut efektif untuk Covid-19.

Baca Juga: CEK FAKTA: Lada Hitam Bisa Sembuhkan COVID-19, Benarkah?

"UGD sangat penuh, sehingga korban tembakan alami kesulitan mendapatkan perawatan. Semua ambulans ada di parkiran menunggu tempat tidur di rumah sakit yang tersedia, sehingga petugas bisa membawa pasien masuk, tapi rumah sakit tidak memilikinya," ujar McElyea, mengutip Insider, Jumat (3/9/2021).

McElyea menjelaskan, orang yang mengonsumsi ivermectin dengan dosis penuh untuk kuda bisa membahayakan kesehatan. Beberapa risiko yang bisa terjadi adalah kehilangan penglihatan, mual, dan muntah.

"Beberapa orang mengonsumsi dosis yang tidak tepat, dan membuat mereka mengalami kondisi yang lebih buruk daripada tertular Covid-19," tuturnya.

Oklahoma sendiri telah melaporkan 557.770 kasus Covid-19 dengan 8.001 orang di antaranya meninggal dunia. Negara bagian di Amerika Serikat itu melaporkan rerata kasus harian Covid-19 mencapai 2.671 pada 2 September 2021, meningkat 21 persen selama 14 hari terakhir.

Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit AS atau CDC pada minggu lalu sudah memperingatkan risiko orang yang mengonsumsi ivermectin dengan dosis berlebih, yaitu bisa menyebabkan koma, kejang, hingga kematian.

Baca Juga: Obat Covid-19 Berbentuk Pil dari Pfizer Diuji ke Manusia, Tunggu Kabar Baik di Akhir 2021

Komentar