Dokter: Covid-19 Bisa Picu Sakit Telinga, Terutama pada Varian Delta

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 07 September 2021 | 16:13 WIB
Dokter: Covid-19 Bisa Picu Sakit Telinga, Terutama pada Varian Delta
Ilustrasi sakit telinga. (Pixabay)

Suara.com - Gejala Covid-19 umumnya berkisar pada masalah pernapasan hingga demam. Namun ada salah satu gejala tak umum Covid-19 yang dialami oleh pasien, yakni sakit telinga

Melansir dari Health, Amesh A. Adalja, MD, seorang sarjana senior di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health's Center for Health Security, mengatakan bahwa memang ada kemungkinan Covid-19 memicu sakit telinga. Namun ia menegaskan bahwa sakit telinga bukan sebagai gejala umum Covid-19. 

"Banyak infeksi pernapasan terutama yang menyebabkan sakit tenggorokan, terkadang juga dapat menyebabkan sakit telinga," kata Adajala.

Menurut Ellen Wald, MD, seorang dokter penyakit menular di UWHealth di Madison, Wisconsin, sakit telinga terjadi selama infeksi pernapasan karena hubungan antara saluran hidung dan telinga. 

"Ada lorong yang disebut tabung eustachius yang menghubungkan telinga dan bagian belakang tenggorokan. Biasanya, tabung itu mengalirkan udara ke telinga dan mengalirkan cairan dari telinga," ujar Dr. Wald

Ketika seseorang mengalami infeksi saluran pernapasan atas (yang dapat dipicu oleh virus seperti SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19, saluran hidung dapat mengalirkan lendir ke tenggorokan, dan tenggorokan dapat mengirim cairan naik ke saluran pernapasan tabung eustachius. 

Tabung kemudian bisa tersumbat dan mengganggu kemampuan telinga untuk mengalirkan cairan yang akhirnya menyebabkan sakit telinga.

Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)
Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)


"Sakit telinga selama segala jenis penyakit pernapasan dapat terjadi pada siapa saja," tetapi Dr. Wald.

Meskipun tidak semua orang yang menderita Covid-19 akan mengalami masalah dengan telinga mereka, sakit telinga mungkin lebih karena varian Delta terus melonjak. 

"Sepertinya Delta memiliki lebih banyak gejala saluran pernapasan bagian atas, jadi masuk akal orang dengan varian Delta akan mengalami lebih banyak gejala telinga," ujar Taylor Heald-Sargent, MD, asisten profesor pediatri yang berspesialisasi dalam penyakit menular di Northwestern University Feinberg School of Kedokteran.

Menurut Dr. Adalja, dalam beberapa kasus, cairan di telinga selama serangan Covid-19 juga dapat menyebabkan infeksi telinga. Tetapi telinga tidak benar-benar terkena virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah Tatap Muka di Pekanbaru, Siswa Belum Vaksin Masih Bisa Ikut

Sekolah Tatap Muka di Pekanbaru, Siswa Belum Vaksin Masih Bisa Ikut

Riau | Selasa, 07 September 2021 | 15:17 WIB

Syarat STRP dan Surat Tugas Resmi Dihapus, Masyarakat Wajib Gunakan PeduliLindungi

Syarat STRP dan Surat Tugas Resmi Dihapus, Masyarakat Wajib Gunakan PeduliLindungi

News | Selasa, 07 September 2021 | 14:47 WIB

Peneliti: Vaksinasi Lengkap Bisa Cegah Long Covid-19

Peneliti: Vaksinasi Lengkap Bisa Cegah Long Covid-19

Health | Selasa, 07 September 2021 | 14:45 WIB

Terkini

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB