Marshanda Komentari Tren Luapkan Emosi di Media Sosial: Mereka Gak Punya Wadah Curhat

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Jum'at, 10 September 2021 | 14:23 WIB
Marshanda Komentari Tren Luapkan Emosi di Media Sosial: Mereka Gak Punya Wadah Curhat
Marshanda (Instagram.com)

Suara.com - Anak muda kerap melampiaskan emosinya di media sosial. Hal tersebut kini telah menjadi fenomena umum, di mana seseorang bisa membagikan rasa sedih, kecewa, marah bahkan benci secara terang-terangan.

Kata artis sekaligus pejuang kesehatan mental Marshanda, hal itu bisa terjadi karena masyarakat khususnya kelompok anak muda, tidak memiliki tempat curhat atau tidak punya teman dekat.

Karena itu, mereka lebih mudah mencari pelampiasan di media sosial.

"Kalau dari aku mungkin kita bisa membiarkan mereka, walaupun gak sesuai prinsip kita. Tapi kalau mengganggu kita, itu ada sesuatu yang mengganggu kita,” ungkapnya dalam acara Sehat di Media Digital, Jumat (10/9/2021).

Marshanda menambahkan, jika kita, pengguna media sosial merasa terganggu dengan unggahan curhat di media sosial, kita perlu mempertanyakan mengapa perasaan itu bisa muncul.

"Kalau terganggu, tanyakan pada diri sendiri. Kenapa terganggu dengan itu? Kenapa kepikiran?” ungkap Marshanda lebih lanjut.

"Kenapa banyak orang yang suka curhat di media sosial? Ya karena gak semua orang bisa memproses perasaan dan emosi mereka secara sehat. Atau mungkin mereka tidak punya wadah,” lanjutnya.

Apalagi, lanjutnya, sangat mungkin bagi mereka yang melampiaskan emosi di media sosial karena mereka tidak memili tempat untuk curhat atau tidak punya sandaran untuk menenangkan emosi.

Hal ini rentan terjadi pada orang yang menjadi korban pelecehan, perundungan, intimidasi, diasingkan, hingga depresi. Sehingga ketika tidak punya teman, sangat mungkin media sosial menjadi tempat curhatan mereka meski sadar tidak ada yang peduli.

Lebih lanjut, Marshanda mengungkap orang yang suka melampiaskan emosi di media sosial akan lebih baik jika dilampiaskan dengan energi positif.

“Sambil curhat kita perlu punya misi yang relateable, bahwa kita sama seperti mereka. Tapi di balik curhat yang dilakukan, ada pesan yang bisa dipelajari dari masalah itu,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Pilu Pasien Covid-19 di Malaysia: Ditinggal Mati Teman Sekamar Satu per Satu

Video Pilu Pasien Covid-19 di Malaysia: Ditinggal Mati Teman Sekamar Satu per Satu

Health | Jum'at, 10 September 2021 | 14:18 WIB

Mukbang Sambal Petai di Lokasi Tak Terduga, Fakta Ini Bikin Terkejut

Mukbang Sambal Petai di Lokasi Tak Terduga, Fakta Ini Bikin Terkejut

Batam | Jum'at, 10 September 2021 | 12:16 WIB

Tembus Trending Topic, 6 Fakta Debut Solo Lisa BLACKPINK Bertajuk Lalisa

Tembus Trending Topic, 6 Fakta Debut Solo Lisa BLACKPINK Bertajuk Lalisa

Your Say | Jum'at, 10 September 2021 | 11:32 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB