Hari Alzheimer Sedunia, 5 Cara Cegah Terkena Alzheimer di Usia Senja

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 21 September 2021 | 13:30 WIB
Hari Alzheimer Sedunia, 5 Cara Cegah Terkena Alzheimer di Usia Senja
Ilustrasi (Shutterstock)

Suara.com - Setiap 21 September diperingati sebagai Hari Alzheimer sedunia. Bentuk umum dari penyakit demensia atau penurunan daya ingat dan cara berpikir itu didefinisikan sebagai penyakit otak yang berhubungan dengan kehilangan memori dan keterampilan kognitif menurun.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, pada 2017 hampir 50 juta di dunia telah terdiagnosis alzheimer. Sekitar 20,9 juta di antaranya berada di kawasan Asia Pasifik.

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit Alzheimer.

Faktor-faktor tersebut di antaranya, gaya hidup yang tidak sehat seperti jarang berolahraga, makan makanan berkolesterol tinggi dan kadar gula yang tinggi, merokok juga minum alkohol secara berlebihan.

Selain itu, memiliki orangtua atau saudara kandung yang terkena penyakit Alzheimer, memiliki riwayat penyakit jantung atau pernah mengalami luka berat di kepala.

Seringkali dianggap 'penyakit wajar' karena proses penuaan atau sejak usia di atas 65 tahun. Meski begitu, alzheimer sangat mungkin bisa dicegah dengan berbagai tindakan tertentu. Dikutip dari situs Alzheimer Indonesia, berikut lima cara cegah alzheimer.

1. Menjaga kesehatan jantung
Merokok, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, dan obesitas dapat merusak pembuluh darah juga meningkatkan risiko terkena stroke ataupun serangan jantung.

Dalam jangka waktu tertentu bisa berakibat mengembangkan demensia alzheimer di kemudian hari. Cara mencegahnya te tu dengan menjaga kesehatan jantung dengan gaya hidup sehat aktif.

2. Bergerak, berolahraga produktif
Aktivitas fisik dan olahraga adalah cara pencegahan yang sangat efektif karena bantu mengontrol tekanan darah juga berat badan.

Selain itu bisa mengurangi risiko diabetes tipe II dan beberapa bentuk kanker. Ada juga beberapa bukti dari riset yang menunjukkan bahwa beberapa jenis aktivitas fisik dapat mengurangi risiko terkena demensia alzheimer, salah satunya senam poco-poco.

3. Mengkonsumsi sayur dan buah
Makanan menjadi bahan bakar untuk otak dan tubuh. Riset menunjukkan bahwa diet tipe Mediterania, kaya sereal, buah-buahan, ikan, kacang-kacangan dan sayuran dapat membantu mengurangi risiko demensia. Sementara studi lebih lanjut diperlukan pada manfaat makanan atau suplemen tertentu.

Sedangkan makan yang tinggi lemak jenuh, gula, dan garam selalu dikaitkan dengan risiko penyakit jantung jadi lebih tinggi, sebaiknya dihindari.

4. Menstimulasi otak, fisik, dan mental
Otak bisa dilatih dengan aktivitas baru, dengan cara itu bantu membangun neuron otak baru dan memperkuat koneksi di antara sel otak. Hal itu dapat melawan efek berbahaya penyakit Alzheimer dan patologi demensia lainnya.

5. Bersosialisasi dan beraktifitas positif
Kegiatan sosial juga bermanfaat bagi kesehatan otak karena dapat menstimulasi otak, membantu mengurangi risiko demensia hingga depresi. Cobalah dan luangkan waktu untuk bercengkrama dengan teman maupun keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Alzheimer Sedunia, Ini 5 Fakta Unik Seputar Penyakit Alzheimer

Hari Alzheimer Sedunia, Ini 5 Fakta Unik Seputar Penyakit Alzheimer

Health | Selasa, 21 September 2021 | 11:57 WIB

Hari Alzheimer Sedunia 2021, Kenali Gejala Hingga Faktor Risikonya

Hari Alzheimer Sedunia 2021, Kenali Gejala Hingga Faktor Risikonya

Health | Selasa, 21 September 2021 | 11:15 WIB

Kenali Penyakit Alzheimer yang Merusak Otak

Kenali Penyakit Alzheimer yang Merusak Otak

Lampung | Selasa, 21 September 2021 | 10:46 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB