Hari Paru Sedunia, Penyakit Paru dan Saluran Napas Kembali Jadi Ancaman

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 24 September 2021 | 15:31 WIB
Hari Paru Sedunia, Penyakit Paru dan Saluran Napas Kembali Jadi Ancaman
Ilustrasi paru-paru, pneumonia (Pixabay/oracast)

Suara.com - Hari Paru Sedunia diperingati setiap tanggal 25 September menjadi momen untuk mengampanyekan bahaya penyakit paru dan saluran pernapasan.

Dalam konferensi pers World Lung Day 2021, Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K) mengatakan dalam 10 tahun terakhir, tren penyakit paru dan saluran pernapasan semakin meningkat.

"Kasus kanker paru, tuberkulosis, ISPA, asma, hingga kasus Penyakit Paru Obstruktif Kronik terus meningkat. Ditambah sekarang ada Covid-19 yang menyebabkan pandemi," tutur dr. Agus, dalam konferensi pers secara daring, Jumat (24/9/2021).

Bahkan menurut dr Agus, penyakit-penyakit tersebut merupakan penyebab kesakitan dan kematian terbanyak di seluruh dunia.

Ilustrasi pneumonia [shutterstock]
Ilustrasi penyakit paru-paru. [shutterstock]

Secara global diperkirakan ada 384 juta penduduk dunia yang mengalami PPOK, dengan 3 juta orang meninggal setiap tahunnya karena PPOK. PPOK di Indonesia sendiri menjadi salah satu penyakit paru penyebab kematian dengan angka prevalensi sekitar 4,5 persen. Faktor risiko utama terjadinya PPOK adalah paparan asap rokok.

Kanker paru misalnya, merupakan penyakit tidak menular yang membunuh 1,6 juta orang setiap tahunnya, membuatnya menjadi jenis kanker paling mematikan.

Sekitar 334 juta penduduk dunia mengalami asma dan angka insidensinya selalu meningkat dalam 3 dekade terakhir. Terdapat sejumlah faktor yang dapat memicu munculnya asma yaitu faktor genetik, polusi udara, infeksi saluran napas pada masa kanak-kanak, faktor makanan dan paparan alergen lingkungan.

Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi asma di Indonesia adalah 2,4 persen. Infeksi saluran napas bawah dan pneumonia merupakan penyakit pernapasan dengan angka kematian lebih dari 4 juta orang per tahun. Penyakit tersebut menjadi beban besar kesehatan di negara berkembang. Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi pneumonia di Indonesia adalah 4 persen.

Di sisi lain, Indonesia juga masih dihantui oleh penyakit menular seperti tuberkulosis. Bahkan, jenis tuberkulosis yang kebal terhadap obat alias multi-drug resistent tuberculodis (MDR-TB) sudah ditemukan di Indonesia.

baca juga

Belum lagi ancaman penyakit menular lainnya seperti Covid-19, yang berdasarkan penelitian terbaru bahkan bisa menular melalui udara.

Karena itu sejalan dengan tema World Lung Day 2021 yakni Care for Your Lungs, PDPI mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan paru. Caranya, dengan mengatkan tidak pada tembakau, lindungi paru dengan vaksinasi, bernapas dengan udara bersih, dan olah raga teratur.

"Keempat hal tersebut dilakukan untuk melindungi paru kita dari penyakit yang dapat menimbulkan kecatatan dan kematian," tutup Prof Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB

Media Asing Sorot Penyakit Ini Melonjak karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Media Asing Sorot Penyakit Ini Melonjak karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:24 WIB

Apa Itu Silikosis? Waspada, Abu Vulkanik Tingkatkan Risiko Penyakit Paru dengan Gejala Ini

Apa Itu Silikosis? Waspada, Abu Vulkanik Tingkatkan Risiko Penyakit Paru dengan Gejala Ini

Health | Senin, 07 September 2026 | 11:51 WIB

12 Gejala Penyakit ISPA yang Wajib Diwaspadai, Serang Korban Banjir Sumatra

12 Gejala Penyakit ISPA yang Wajib Diwaspadai, Serang Korban Banjir Sumatra

Health | Senin, 08 Desember 2025 | 14:16 WIB

Bukan Cuma Penyakit Orang Tua, Ini 5 'Jurus Sakti' Biar Gak Kena Pneumonia

Bukan Cuma Penyakit Orang Tua, Ini 5 'Jurus Sakti' Biar Gak Kena Pneumonia

Your Say | Senin, 17 November 2025 | 08:05 WIB

Dikira 'Lebih Aman', Dokter Paru Ungkap Vape Punya Bahaya yang Sama Ngerinya dengan Rokok

Dikira 'Lebih Aman', Dokter Paru Ungkap Vape Punya Bahaya yang Sama Ngerinya dengan Rokok

Your Say | Minggu, 16 November 2025 | 11:34 WIB

Wacana Gerbong Khusus Merokok Picu Kontroversi, Pakar Kesehatan: Kebijakan Harus Lindungi Warga

Wacana Gerbong Khusus Merokok Picu Kontroversi, Pakar Kesehatan: Kebijakan Harus Lindungi Warga

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 21:31 WIB

Survei Ungkap Anak Muda Jarang Olahraga, Padahal 15 Menit Nge-dance Sehari Bisa Bikin Napas Lega

Survei Ungkap Anak Muda Jarang Olahraga, Padahal 15 Menit Nge-dance Sehari Bisa Bikin Napas Lega

Health | Senin, 16 Juni 2025 | 18:22 WIB

Tips Puasa Aman dan Nyaman untuk Penderita Gangguan Paru dan Pernapasan Menurut Pakar

Tips Puasa Aman dan Nyaman untuk Penderita Gangguan Paru dan Pernapasan Menurut Pakar

News | Minggu, 02 Maret 2025 | 13:48 WIB

Daftar Vaksin Saluran Pernapasan, Baik untuk Mencegah Komplikasi HMPV

Daftar Vaksin Saluran Pernapasan, Baik untuk Mencegah Komplikasi HMPV

Health | Minggu, 12 Januari 2025 | 07:00 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×