Punya Banyak Waktu Luang Justru Bikin Kesejahteraan Subjektif Menurun, Kok Bisa?

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Senin, 27 September 2021 | 15:31 WIB
Punya Banyak Waktu Luang  Justru Bikin Kesejahteraan Subjektif Menurun, Kok Bisa?
Ilustrasi menghabiskan waktu luang (Pexels/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Kita memang membutuhkan waktu luang untuk mengistirahatkan diri dari aktivitas padat. Waktu luang juga diperlukan untuk meredakan stres setelah bekerja seharian.

Meski baik, The Guardian melaporkan bahwa memiliki terlalu banyak waktu luang justru berdampak sebaliknya.

Menurut sebuah penelitian baru yang terbit di Journal of Personality and Social Psychology, terlalu banyak waktu luang dapat membuat kesejahteraan subjektif menjadi lebih rendah.

"Kami menemukan, memiliki terlalu banyak waktu luang berkaitan dengan rendahnya kesejahteraan subjektif karena kurangnya rasa produktivitas dan tujuan," jelas Dr Marissa Sharif, salah satu penulis studi dari University of Pennsylvania.

Untuk penelitian ini, Sharif dan rekannya menganalisis hasil dua survei skala besar dengan jumlah peserta 35 ribu.

Ilustrasi orang menonton TV (Shutterstock)
Ilustrasi menghabiskan waktu luang(Shutterstock)

Salah satunya adalah "Survei Penggunaan Waktu Orang Amerika", yang dilakukan antara 2012 hingga 2013. Peneliti mencatat apa yang telah dilakukan peserta dalam 24 jam terakhir.

Setelah memeriksa dan menghitung hasil survei, peneliti menemukan kesejahteraan subjektif berkurang pada peserta yang memiliki waktu luang lebih dari lima jam.

Sementara mereka yang memiliki waktu luang sekitar dua jam mengalami peningkatan dalam hal kesejahteraan.

Tetapi, sebenarnya hal ini tergantung pada bagaimana orang-orang menghabiskan waktu luang mereka.

baca juga

"Waktu luang yang dihabiskan untuk melakukan kegiatan sendiri dan nonproduktif menghasilkan efek negatif pada kesejahteraan subjektif, sementara waktu luang yang dihabiskan untuk kegiatan sosial atau produktif tidak," tulis peneliti.

Karenanya, peneliti berharap studi mereka dapat mendorong orang-orang yang memiliki banyak waktu luang untuk berusaha menghabiskannya dengan tujuan, baik berinteraksi dengan orang lain atau melakukan sesuatu produktif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian: Kebanyakan Waktu Luang Tak Baik untuk Kesehatan Mental

Penelitian: Kebanyakan Waktu Luang Tak Baik untuk Kesehatan Mental

Health | Selasa, 14 September 2021 | 07:00 WIB

Studi: Kurang Menikmati Waktu Luang Berakibat Fatal Bagi Kesehatan Mental

Studi: Kurang Menikmati Waktu Luang Berakibat Fatal Bagi Kesehatan Mental

Health | Kamis, 26 Agustus 2021 | 11:18 WIB

Jangan Remehkan Waktu Luang, Mengabaikannya Bisa Berefek pada Mental

Jangan Remehkan Waktu Luang, Mengabaikannya Bisa Berefek pada Mental

Health | Kamis, 26 Agustus 2021 | 10:30 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×