Hubungan Antara Obesitas dengan Kematian Covid-19 di Seluruh Dunia Makin Jelas

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 03 Oktober 2021 | 15:25 WIB
Hubungan Antara Obesitas dengan Kematian Covid-19 di Seluruh Dunia Makin Jelas
Ilustrasi perempuan mengalami obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru dari The University of Texas, San Antonio, dan University of Wisconsin-Milwaukee semakin memperjelas hubungan antara obesitas dengan kematian.

Sejak pandemi virus corona terjadi, kelompok peneliti ini menyelidiki apakah kelebihan berat badan sangat berkaitan dengan kematian Covid-19 di seluruh dunia.

Penulis juga menjelaskan bahwa secara klinis kelebihan berat badan terkait beberpa penyakit komorbid yang meningkatkan Covid-19 parah hingga kematian.

Selain itu, obesitas juga membuat waktu penularan lebih lama, sehingga menyebabkan tingkat paparan virus corona yang tinggi.

Untuk mengidentifikasi pola potensial dalam data, para peneliti menggunakan teknik analisis statistik mutakhir, lapor Medical Xpress.

Ilustrasi obesitas. [unsplash]
Ilustrasi obesitas. [unsplash]

"Temuan utama dari analisis ini adalah hubungan positif yang tinggi secara statistik antara kematian Covid-19 dengan proporsi orang dewasa di 154 negara. Asosiasi ini berlaku di seluruh negara, termasuk pada kelompok pendapatan yang berbeda dan tidak sensitif terhadap usia, rata-rata populasi, jumlah orang tua, dan/atau proporsi wanita," kata Peneliti utama Hamid Beladi.

Beladi melihat ketika proporsi penderita obesitas di suatu negara satu poin persentase lebih tinggi dari jumlah kelebihan berat badan di negara kedua, kematian Covid-19 akan meningkat di negara pertama.

"Rata-rata lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena Covid-19 di negara dengan proporsi penderita obesitas dewasa, daripada di negara dengan jumlah obesitas relatif tinggi," sambung Beladi.

Temuan ini membuat penelti mendorong penegakan peraturan kebijakan di industri makanan, terutama yang hanya menguntungkan penjualan, biasanya makanan olahan yang mengandung garam, gula dan lemak jenuh tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Penderita Obesitas Picu Kenaikan Angka Kematian Covid-19

Studi: Penderita Obesitas Picu Kenaikan Angka Kematian Covid-19

Health | Minggu, 03 Oktober 2021 | 13:50 WIB

Hati-hati, Orang Obesitas Lebih Tinggi Risikonya Meninggal Akibat Serangan Jantung

Hati-hati, Orang Obesitas Lebih Tinggi Risikonya Meninggal Akibat Serangan Jantung

Health | Rabu, 29 September 2021 | 17:59 WIB

Studi: Obesitas dan Pola Makan Bisa Pengaruhi Kerontokan Rambut

Studi: Obesitas dan Pola Makan Bisa Pengaruhi Kerontokan Rambut

Health | Rabu, 29 September 2021 | 15:30 WIB

Terkini

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB