Jangan Sembarangan, Salah Makan Sayuran Ini Bisa Berisiko Alami Keracunan!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:28 WIB
Jangan Sembarangan, Salah Makan Sayuran Ini Bisa Berisiko Alami Keracunan!
Tanaman rhubarb (Pixabay/Eiston)

Suara.com - Sayuran adalah komponen penting dalam makanan sehari-hari yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Tetapi, beberapa sayuran bisa menimbulkan risiko kesehatan tak terduga jika salah mengonsumsinya.

Salah satunya, rhubarb yang merupakan sayuran dengan banyak manfaat kesehatan, terutama bila Anda mengonsumsi batangnya. Sedangkan, daun tanaman ini justru mengandung bahan kimia asam oksalat yang beracun.

Menurut laporan Perpustakaan Kedokteran Nasional AS, keracunan daun rhubarb terjadi ketika seseorang mengonsumsi potongan daun dari tanaman rhubarb.

Selain mengandung asam oksalat, daun rhubarb juga mengandung glikosida antrakuinon, yang diduga beracun dan membahakan kesehatan tubuh.

Asam oksalat juga bisa ditemukan pada bayam, kubis brussel, kembang kol dan brokoli tetapi dalam konsentrasi yang lebih rendah. Menurut Ohio State University, asam oksalat dalam daun rhubarb sendiri cukup tinggi kadarnya, yakni sekitar 0,5 gram per 100 gram daun rhubarb.

Ilustrasi sayuran Pixabay).
Ilustrasi sayuran (Pixabay).

Meskipun, dosis mematikan asam oksalat yang disarankan sekitar 15-30 gram. Artinya, Anda harus makan beberapa kilogram daun rhubarb untuk mencapai dosis tersebut.

Tapi, dosis asam oksalat yang lebih rendah masih bisa menyebabkan mual dan muntah. Adapun gejala keracunan asam oksalat, antara lain:

  1. Kelemahan
  2. Rasa terbakar di mulut
  3. Kematian Akibat kolaps kardiovaskular
  4. Kesulitan bernapas
  5. Tenggorokan dan mulut terasa seperti terbakar
  6. Sakit perut
  7. Mual dan muntah
  8. Diare
  9. Kejang
  10. Koma

Gejala keracunan antrakuinon termasuk iritasi kulit, iritasi mata dan perubahan warna urine. Laporan anekdot tentang keracunan dari daun rhubarb cukup mengerikan.

Pada tahun 1919, seorang dokter di Helena, Montana menulis dalam Journal of American Medical Association tentang kasus seorang istri muda yang mendadak pucat, kelelahan, dan muntah-muntah.

Karena wanita itu sedang hamil, dokter pun menemukan hasil konsepsi lengkap dari perkembangan sekitar enam Minggu. Mereka menemukan bahwa plasenta wanita itu tidak berdarah dan tidak ada pula darah yang menggumpal. Tapi, ia meninggal beberapa jam dengan pendarahan melalui hidung.

Ternyata, ia sempat mengonsumsi batang dan daun rhubarb untuk makan malam sebelumnya. Saat itu, ia makan cukup banyak daun rhubarb dan suaminya hanya sebagian kecil.

Kemudian, ia menjadi sangat lemah dan pusing hingga dilarikan ke rumah sakit. Dokter pun menduga bahwa wanita itu telah keracunan asam oksalat dalam jumlah besar yang ada dalam rhubarb.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Menu Diet Sehat Cocok untuk Sarapan, Efektif Menurunkan Berat Badan

7 Menu Diet Sehat Cocok untuk Sarapan, Efektif Menurunkan Berat Badan

Lifestyle | Kamis, 23 September 2021 | 14:44 WIB

Detail Kalori Telur Dadar yang Dihitung dalam Menu Diet Sehat Harianmu

Detail Kalori Telur Dadar yang Dihitung dalam Menu Diet Sehat Harianmu

Lifestyle | Rabu, 15 September 2021 | 18:35 WIB

Tengok Pola Diet Sehat ala Ratu Elizabeth II, Kaya Makanan Eropa!

Tengok Pola Diet Sehat ala Ratu Elizabeth II, Kaya Makanan Eropa!

Lifestyle | Rabu, 25 Agustus 2021 | 21:23 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB