Satgas Covid-19: Indonesia Berhasil Cegah Lonjakan Kasus Selama PON XX Papua

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 12 Oktober 2021 | 21:07 WIB
Satgas Covid-19: Indonesia Berhasil Cegah Lonjakan Kasus Selama PON XX Papua
Suasana pertunjukan kembang api saat pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Papua, Sabtu (2/10/2021). [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]

Suara.com - Pelaksanaan PON XX Papua akan berakhir pada 15 Oktober mendatang. Selama dua minggu terselenggaranya turnamen olahraga se-nasional itu disebut sukses menekan penularan infeksi Covid-19.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan, jumlah kasus positif virus corona selama pelaksanaan PON hanya sebanyak 0,83 persen.

"Indonesia cukup mampu dikatakan berhasil mencegah lonjakan kasus. Buktinya hanya ditemukan 83 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per 11 Oktober dari hampir 10.000 peserta yang mengikuti acara PON 2021 atau sekitar 0,83 persen," kata Wiku dalam konferensi pers virtual Satgas Penanganan Covid-19, Selasa (12/10/2021).

Padahal prinsipnya, dalam penyelenggaraan acara besar, seperti PON, dengan keterlibatan peserta dari berbagai pelosok daerah, sangat berisiko terjadi lonjakan kasus. Sebab, acara tersebut mengakibatkan peningkatan mobilitas antar daerah dalam satu pulau juga antar pulau.

Selain itu, potensi timbul kerumunan serta keterbatasan sarana dan prasarana pendukung penerapan protokol kesehatan antar peserta yang hadir juga berisiko tingkatkan potensi penularan virus.

Akan tetapi, risiko tersebut berhasil dicegah. Menurut Wiku, hal itu karena persiapan Pemprof maupun Satgas Covid-19 setempat sebelum pelaksaan PON berhasil dijalankan. Hanya saja memang ditemukan juga konfirmasi penyakit lain.

"Sebagai tambahan, keluhan penyakit lain yang tercatat selama penyelenggaraan PON ialah 4 kasus malaria dan 2 kasus diare," imbuhnya.

Hasil tersebut membuat Indonesia secara nasional mampu mempertahankan performa pengendalian Covid-19 yang dibuktikan menjadi negara dengan perolehan nilai recovery indeks tertinggi di Asia Tenggara, kata Wiku. Bahkan kasus tetap terkendali di tengah suasana pembukaan sektor sosial ekonomi secara bertahap.

"Untuk itu, prestasi ini serta berbagai kekurangan-kekurangan minor selama rangkaian acara, perlu menjadi pembelajaran khususnya untuk penyelenggaraan acara besar terdekat, yaitu super bike Mandalika dan acara lainnya," pungkas Wiku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas COVID-19 Pastikan Peserta PON Positif Sembuh Sebelum Pulang ke Daerah Asal

Satgas COVID-19 Pastikan Peserta PON Positif Sembuh Sebelum Pulang ke Daerah Asal

Health | Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:54 WIB

Tambah 43 Pasien, Positif Covid-19 di Sumut Naik Jadi 105.338 Kasus

Tambah 43 Pasien, Positif Covid-19 di Sumut Naik Jadi 105.338 Kasus

Sumut | Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:40 WIB

Satgas Sebut Penanggulangan Pandemi COVID-19 Adalah Perjuangan Rakyat, Apa Maksudnya?

Satgas Sebut Penanggulangan Pandemi COVID-19 Adalah Perjuangan Rakyat, Apa Maksudnya?

Health | Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB