Update Covid-19 Global: India Akan Kembali Tingkatkan Ekspor Vaksin

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:49 WIB
Update Covid-19 Global: India Akan Kembali Tingkatkan Ekspor Vaksin
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Virus corona Covid-19 telah menginfeksi 428.653 orang di dunia dalam waktu 24 jam terakhir. Di waktu yang sama, virus tersebut juga menyebabkan kematian pada sebanyak 7.253 orang. 

Di worldometers tercatat, penambahan kasus baru dan kematian harian menyebabkan akumulasi menjadi 239,89 juta infeksi Covid-19 dengan 4,88 juta jiwa meninggal dunia selama wabah terjadi, data per Kamis (14/10) pukul 07.00 WIB. 

Produksi vaksin pun terus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan global agar masyarakat dunia segera memiliki kekebalan virus corona. India sebagai produsen vaksin terbesar di dunia akhirnya kembali meningkatkan ekspor vaksin Covid-19 ke berberbagai negara.

Saat negara itu alami gelombang tinggi paparan Covid-19 Maret lalu, ekspor vaksin sempat dihentikan karena kebutuhan domestik yang meningkat. Namun saat ini, stok dosis vaksin di dalam negeri India meningkat dan sebagian besar populasinya sendiri sudah divaksinasi, kata para pejabat setempat.

Satu juta suntikan Covaxin yang diproduksi oleh perusahaan India Bharat Biotech dikirim ke Iran minggu lalu, kata kedutaan India di Teheran.

Vaksin juga telah dikirim ke Nepal, kata sumber pemerintah, seraya menambahkan bahwa upaya tersebut difokuskan terlebih dahulu pada negara-negara tetangga.

Setelah tiga perempat dari populasi orang dewasa India sudah mendapat satu suntikan vaksin dan sepertiga mendapat kedua suntikan, India siap berperan penting dalam memenuhi dosis vaksin negara lain, kata Kepala satuan tugas pemerintah untuk Covid-19 India VK Paul.

"Ketika kebutuhan India terpenuhi, ke depan akan ada persediaan vaksin yang melimpah," kata Paul dikutip dari Channel News Asia.

India diperkirakan akan memproduksi 300-320 juta dosis vaksin per bulan mulai awal tahun depan. Jumlah tersebut lebih dari rata-rata 210 juta dosis yang diberikan kepada rakyatnya setiap bulan, kata pejabat.

"Ketersediaan vaksin yang sangat besar dapat diprediksk tersedia tahun depan. Kami berharap vaksin yang dibuat di India berperan penting dalam menangani pandemi di seluruh dunia," kata Paul.

India adalah pembuat vaksin terbesar di dunia. Paul mengatakan dalam dua atau tiga hari ke depan jumlah populasi yang tervaksinasi di negaranya akan mencapai 1 miliar orang dewasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, WHO Buat Tim Cari Asal-usul Virus Corona

Lagi, WHO Buat Tim Cari Asal-usul Virus Corona

Health | Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:41 WIB

Selain Long Covid-19, Peneliti Juga Temukan Kasus Flu Panjang

Selain Long Covid-19, Peneliti Juga Temukan Kasus Flu Panjang

Health | Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:30 WIB

Dianggap Dapat Sebarkan Covid-19, 15 Anjing di Australia Dibunuh, Picu Kemarahan

Dianggap Dapat Sebarkan Covid-19, 15 Anjing di Australia Dibunuh, Picu Kemarahan

News | Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:45 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB