FDA Sarankan Suntikan Booster Vaksin Moderna untuk Kelompok Berisiko

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 08:08 WIB
FDA Sarankan Suntikan Booster Vaksin Moderna untuk Kelompok Berisiko
Ilustrasi Vaksin Covid-19, vaksin Moderna (Pexels// Artem Podrez)

Suara.com - Food and Drug Administration (FDA) mendukung suntikan booster vaksin Moderna diberikan pada orang-orang yang berisiko terinfeksi virus corona Covid-19 dan variannya.

Suntikan booster vaksin Moderna ini bisa diberikan setidaknya setelah 6 bulan pemberian dosis kedua vaksin Covid-19.

Adapun kelompok yang harus diprioritaskan adalah orang usia 65 tahun atau lebih dan orang usia 18-64 tahun dengan risiko tinggi infeksi virus corona Covid-19.

Tapi dilansir dari Fox News, rekomendasi pemberian suntikan booster vaksin Moderna untuk kelompok orang yang berisiko ini belum pasti, karena menunggu FDA mengeluarkan keputusan resminya.

Komite Penasihat Vaksin dan Produk Biologi Terkait FDA, (VRBPAC) sedang ditugaskan untuk mencuri tahu data yang tersedia mendukung keamanan dan efektivitas suntikan booster vaksin Moderna tersebut atau tidak, khususnya pada 3 kelompok yang berisiko tinggi.

ilustrasi vaksin Covid-19. [Envato]
ilustrasi vaksin Covid-19. [Envato]
  1. Orang usia 65 tahun ke atas.
  2. Orang usia 18-64 tahun dengan risiko infeksi virus corona Covid-19 parah.
  3. Orang usia 18-64 tahun yang sering terpapar virus corona di institusi atau bidang pekerjaannya, sehingga berisiko mengalami komplikasi serius.

Dr. Jacqueline Miller, kepala bidang terapi penyakit menular di Moderna, mempresentasikan temuan perusahaan di antara sekitar 344 peserta yang menunjukkan bahwa suntikan booster vaksin Moderna gagal memenuhi kriteria FDA dengan selisih tipis.

Sebab, suntikan booster vaksin Moderna terbukti tidak menghasilkan peningkatan respons kekebalan 4 kali lipat.

Hal ini mungkin terjadi, karena perlindungan yang tinggi sudah ditawarkan sejak suntikan dua dosis vaksin Covid-19 pertama.

Terlebih, para ahli dari Moderna menjelaskan bahwa sistem kekebalan peserta kemungkinan dipengaruhi oleh adanya antibodi yang sudah ada sebelumnya.

Suntikan booster vaksin Covid-19 memang menghasilkan peningkatan 42 kali lipat tingkat antibodi manusia, yang melindungi diri dari varian Delta yang sangat menular.

Namun, suntikan booster vaksin Moderna ini juga bisa menyebabkan beberapa efek samping yang paling umum, termasuk nyeri di tempat suntikan, sakit kepala, kelelahan dan myalgia.

Jacqueline Miller menyimpulkan suntikan booster vaksin Moderna yang tersedia dalam 50 microgram ini bisa mengatasi penurunan tingkat antibodi dan mengurangi risiko infeksi virus corona Covid-19 setelah vaksinasi.

Dr. Peter Marks, direktur Pusat Evaluasi dan Penelitian Biologi FDA juga mencatat bahwa vaksin Covid-19 masih tetap menawarkan perlindungan yang kuat terhadap infeksi serius.

Namun, efektivitas vaksin Covid-19 terhadap infeksi virus corona ringan hingga sedang berkurang seiring waktu. Selain itu, suntik vaksin Covid-19 juga menurunkan risiko komplikasi akibat infeksi ringan hingga sedang. Adapun komplikasi yang bisa ditimbulkan, termasuk pembekuan darah dan Long Covid-19.

Data dari peluncuran suntikan booster Pfizer-BioNTech Israel juga dipresentasikan. Temuan dari data itu menunjukkan suntikan booster vaksin Pfizer bisa meningkatkan perlindungan dari infeksi parah virus corona Covid-19 pada orang usia 40 tahun ke atas dan orang usia 16 tahun ke atas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FDA Tolak Vaksin Moderna untuk Dosis Ketiga, Apa Alasannya?

FDA Tolak Vaksin Moderna untuk Dosis Ketiga, Apa Alasannya?

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:42 WIB

Ilmuwan Amerika Sebut Vaksin Moderna Belum Penuhi Kriteria Sebagai Booster

Ilmuwan Amerika Sebut Vaksin Moderna Belum Penuhi Kriteria Sebagai Booster

Lampung | Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:15 WIB

Moderna Tak Penuhi Kriteria Vaksin "booster" Covid-19, Kenapa?

Moderna Tak Penuhi Kriteria Vaksin "booster" Covid-19, Kenapa?

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:50 WIB

Terkini

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB