Orang yang secara Gen Berisiko Idap Depresi Klinis Punya Gejala Fisik, Termasuk Kelelahan

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 18 Oktober 2021 | 08:57 WIB
Orang yang secara Gen Berisiko Idap Depresi Klinis Punya Gejala Fisik, Termasuk Kelelahan
Ilustrasi orang yang sedang depresi. (Unsplash/Engin Akyurt)

Suara.com - Para peneliti dari Universitas Queensland, Australia, menemukan bahwa orang yang memiliki riwayat genetik terkena depresi klinis, atau depresi mayor, cenderung punya gejala fisik, seperti nyeri kronis, kelelahan, dan migrain.

Menurut peneliti, Enda Byrne dari Institute for Mulecular Bioscience UQ, depresi merupakan gangguan serius dengan risiko kesehatan yang buruk seumur hidup penderita.

"Sebagian besar orang depresi yang didiagnosis secara klinis mengeluhkan gejala fisik yang menyebabkan penderitaan dan (ini) dapat berdampak parah pada kualitas hidup orang tersebut," jelas Byrne, lapor Medical Xpress.

Ia melanjutkan bahwa tujuan penelitiannya adalah untuk lebih memahami dasar biologis depresi dan mendeteksi berbagai gejala penting.

"Pada akhirnya penelitian kami bertujuan untuk lebih memahami risiko genetik dan menghasilkan angka risiko secara lebih akurat untuk digunakan dalam penelitian dan pengobatan," sambungnya.

ilustrasi pria sedang depresi (pexels/cottonbro).
ilustrasi pria sedang depresi (pexels/cottonbro).

Meski banyak terobosan baru dalam hal ini, menemukan faktor risiko genetik akan depresi sulit karena variasi usia pasien, respons terhadap pengobatan, dan adanya gangguan mental serta fisik tambahan lainnya.

"Studi genetik sebelumnya telah memasukkan peserta yang mengeluhkan perasaan khawatir atau tegang, tetapi (gejala) itu mungkin tidak sesuai dengan kriteria 'resmi' untuk diagnosis depresi," imbuhnya.

Dari permasalahan tersebut, Byrne dan rekannya bekerja sama dengan QIMR Berghofer Medical Research Institute untuk menganalisis lebih dari 15.000 data sukarelawan yang berisi rincian riwayat kesehatan mental, gejala depresi, serta sampel DNA air liur mereka.

Akhirnya, mereka menemukan bahwa orang dengan risiko genetik terkena depresi klinis lebih mungkin mengalami gejala fisik, mulai dari nyeri kronis hingga migrain.

"Ini juga terkait dengan tingginya tingkat gejala somatik, yakni gejala fisik yang membuat susah dan dapat berdampak parah pada kualitas hidup penderita," lanjut Byrne.

Meski begitu, Byrne mengatakan hasil studinya ini memerlukan penelitian yang lebih besar untuk menyelidiki berbagai gejala yang dialami penderita depresi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Manfaat Vitamin D Selain Menyehatkan Tulang, Mencegah Kanker hingga Depresi

6 Manfaat Vitamin D Selain Menyehatkan Tulang, Mencegah Kanker hingga Depresi

Lifestyle | Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:05 WIB

Depresi Karena Ditinggal Menikah, Cara Wanita Ini Bangkit dari Keterpurukan Tuai Pujian

Depresi Karena Ditinggal Menikah, Cara Wanita Ini Bangkit dari Keterpurukan Tuai Pujian

Jawa Tengah | Minggu, 17 Oktober 2021 | 07:36 WIB

Olahraga Bisa Membuat Bahagia, Mengurangi Stres hingga Depresi!

Olahraga Bisa Membuat Bahagia, Mengurangi Stres hingga Depresi!

Health | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 18:31 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB