Kebiasaan Mengunyah Es Batu Sebaiknya Dihentikan, Bisa Mengancam Kesehatan Gigi!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:30 WIB
Kebiasaan Mengunyah Es Batu Sebaiknya Dihentikan, Bisa Mengancam Kesehatan Gigi!
Ilustrasi mengunyah es batu (Shutterstock)

Suara.com - Kebiasaan mengunyah es batu saat minum minuman dingin ternyata dapat membantu menghilangkan stres atau membuat rileks. Dalam beberapa kasus, mengunyah es mungkin hanya untuk membuat mulut terasa sibuk.

Tetapi, kebiasaan ini harus dihentikan terlepas dari alasannya.

Mengunyah es batu tidak baik untuk kesehatan mulut. Sebab, kebiasaan ini dapat menyebabkan keretakan email gigi. Hal ini dapat meningkatkan kepekaan terhadap makanan dan minuman panas maupun dingin, lapor The Conversation.

Selain itu, gigi juga menjadi lebih mudah retak atau patah. Ini pun meningkatkan terbentuknya lubang karena asam yang dihasilkan oleh bakteri dapat masuk ke lapisan gigi yang lebih lunak, yakni dentin.

Pada orang yang mempunyai gigi tambalan, veneer, atau memaki kawat gigi akan sangat rentan mengalami kerusakan gigi apabila melakukan kebiasaan ini.

Manfaat es batu untuk kecantikan kulit (Shutterstock)
Ilustrasi mengunyah es batu (Shutterstock)

Lalu, bagaimana cara berhenti dari kebiasaan mengunyah es batu?

1. Lelehkan es batu di mulut

Daripada mengunyahnya, lebih baik melelehkannya di dalam mulut. Sensasi sejuk dan kesegaran akan bertahan lebih lama. Hal ini juga tidak akan merusak gigi atau gusi.

2. Mengganti es batu dengan es serut

Gantilah es batu dengan yang lebih kecil, seperti es serut.

3. Makan sesuatu yang lebih sehat

Ganti es batu dengan mengunyah wortel mentah atau irisan buah seperti apel. Makanan ini bisa memuaskan keinginan untuk mengunyah sekaligus merangsang aliran air liur, sehingga mulut terlindungi. Makan berserat juga bisa membuat gigi tetap bersih.

Dalam beberapa kasus, mengunyah es batu bisa disebabkan oleh kekurangan zat besi, suatu kondisi yang disebut pagophagia.

Apabila cara di atas tidak bisa mengubah kebiasaan mengunyah es Anda, kemungkinan mengonsumsi suplemen zat besi bisa membantu. Tetapi lebih baik konsultasikan dahulu dengan dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Drama Mau Mandi di Bekasi! Lakukan Hal Tak Terduga, Warganet Pakai Es Batu

Drama Mau Mandi di Bekasi! Lakukan Hal Tak Terduga, Warganet Pakai Es Batu

Tekno | Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:05 WIB

5 Manfaat Es Batu untuk Wajah, Bikin Cerah

5 Manfaat Es Batu untuk Wajah, Bikin Cerah

Sumsel | Minggu, 17 Oktober 2021 | 20:07 WIB

7 Manfaat Es Batu untuk Wajah, Mengatasi Jerawat dan Penuaan Diri

7 Manfaat Es Batu untuk Wajah, Mengatasi Jerawat dan Penuaan Diri

Lifestyle | Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:26 WIB

Terkini

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB