Vaksin Pfizer Dosis Rendah 90 Persen Efektif untuk Anak-anak

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 11:56 WIB
Vaksin Pfizer Dosis Rendah 90 Persen Efektif untuk Anak-anak
Ilustrasi virus corona Covid-19, vaksin Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)

Suara.com - Penelitian baru menemukan dosis vaksin Pfizer yang dikhususkan untuk anak-anak mampu mencegah infeksi virus corona Covid-19 simtomatik pada anak usia 5-11 tahun hingga 90 persen.

Sebelumnya, Amerika Serikat telah mempertimbangkan untuk memberikan layanan vaksin Covid-19 pada anak-anak, yang akan dimulai pada awal November 2021 nanti.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pun diminta untuk memastikan kemanana dan efektivitas pemberian vaksin Covid-19 pada anak-anak.

Jika pemberikan vaksin Covid-19 pada anak-anak ini diizninkan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan AS (CDC) akan membuat keputusan mengenai kelompok anak-anak yang harus menerimanya terlebih dahulu.

Pada September 2021 lalu, FDA memberikan izin penggunaan darurat vaksin Pfizer untuk orang usia 65 tahun ke atas, orang usia 18 hingga 64 tahun dengan risiko infeksi virus corona parah, dan orang usia 18 hingga 64 tahun.

ilustrasi vaksin Pfizer. [Envato]
ilustrasi vaksin Pfizer. [Envato]

Beberapa hari lalu, FDA juga mengizinkan penggunaan darurat suntikan booster vaksin Pfizer untuk orang yang memenuhi syarat, yakni sudah dua kali vaksin Covid-19.

Pfizer juga mendapatkan izin untuk memberikan suntikan vaksin Covid-19 buatannya kepada anak usia 12 tahun ke atas. Sementara itu, dokter masih menanti vaksin Covid-19 yang cocok untuk melindungi anak-anak di bawah 12 tahun dari virus corona Covid-19.

Kemudian, Pfizer melakukan studi yang melibatkan 2.268 anak-anak dalam kelompok usia 5-11 tahun yang mendapatkan dua suntikan vaksin Covid-19 dosis rendah dan plasebo.

Para peneliti menemukan bahwa vaksin Pfizer dosis rendah justru 91 persen efektif melindungi anak-anak kelompok usia tersebut dari virus corona. Tak ada anak-anak yang melaporkan gejala virus corona parah, melainkan gejala yang jauh lebih ringan dibandingkan anak-anak yang tidak vaksinasi/

Selain itu, anak-anak yang sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dosis rendah juga mengembangkan tingkat antibodi penangkal virus corona yang sama kuatnya dengan orang dewasa ketika sudah vaksinasi.

Studi ini juga menemukan bahwa dosis rendah vaksin Pfizer terbukti anak pada anak-anak. Bahkan, efek samping yang ditimbulkan juga serupa dengan orang dewasa, yakni nyeri lengan, demam dan nyeri di tempat suntikan.

Tapi, penelitian ini masih perlu dilanjutkan dengan skala yang lebih besar guna mendeteksi efek samping langkanya pada anak-anak. Sementara itu, CDC menekankan bahwa anak-anak memiliki risiko menderita parah dan meninggal dunia akibat virus corona yang lebih rendah dibandingkan orang tua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mix and Match Vaksin Covid-19 Dinilai Aman dan Efektif, Begini Datanya Berdasarkan Studi

Mix and Match Vaksin Covid-19 Dinilai Aman dan Efektif, Begini Datanya Berdasarkan Studi

Health | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 10:03 WIB

Indonesia Dapat 698.090 Dosis Vaksin AstraZeneca dan Beli 1,2 Juta Dosis Pfizer

Indonesia Dapat 698.090 Dosis Vaksin AstraZeneca dan Beli 1,2 Juta Dosis Pfizer

News | Kamis, 21 Oktober 2021 | 21:36 WIB

CDC: Vaksin Pfizer 93 Persen Efektif Turunkan Risiko Rawat Inap pada Remaja

CDC: Vaksin Pfizer 93 Persen Efektif Turunkan Risiko Rawat Inap pada Remaja

Health | Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:14 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB