Peneliti Temukan Sub Varian Virus Corona Covid-19 Baru, Lebih Menular?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 18:10 WIB
Peneliti Temukan Sub Varian Virus Corona Covid-19 Baru, Lebih Menular?
Ilustrasi virus Corona Covid-19, subvarian virus corona, varian virus corona. (Dok. Envato)

Suara.com - Para ahli sedang menyelidiki sub varian dari virus corona varian Delta yang lebih menular setelah adanya peningkatan kasus virus corona Covid-19. Badan Keamanan Kesehatan Inggris telah menemukan lebih dari 15 ribu kasus varian AY.4.2 telah terdeteksi pada 20 Oktober 2021.

Tapi, masih belum jelas sub varian dari virus corona varian Delta ini bisa menyebabkan penyakit yang lebih parah atau tidak. Karena, sejumlah bukti masih terus bermunculan.

Saat ini, virus corona varian Delta masih menjadi dominan di Inggris. Minggu lalu, varian baru ini juga mencakup sekitar 6 persen dari semua kasus varian Delta baru yang akan terdeteksi sebanyak 15.120.

Nama resmi baru untuk sub varian dari virus corona ini adalah VUI-21OCT-01. Para ahli juga akan menempatkan subvarian ini dalam penyelidikan karena jumlahnya semakin umum di Inggris.

Sebuah bukti juga menunjukkan sub varian ini mungkin menyebar lebih cepat daripada virus corona varian Delta. Tapi dilansir dari The Sun, para ahli mengatakan bahwa butuh lebih banyak bukti untuk memahami penyebabnya.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19, subvarian virus corona, varian virus corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, subvarian virus corona, varian virus corona. (Pixabay)

Menurut mereka, perilaku virus corona atau kondisi epidemiologis seperti musim atau faktor risiko lain, yakni kondisi kesehatan tertentu bisa menjadi penyebab sub varian ini menyebar lebih cepat dibandingkan varian Delta.

Saat ini, sejumlah vaksin Covid-19 telah diluncurkan. Tapi, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa varian virus corona itu akan membuat vaksin Covid-19 kurang efektif melawannya.

Sama halnya dengan varian virus corona yang baru di seluruh Inggris, para ahli sedang melakukan penyelidikan laboratorium dan epidemiologis untuk lebih memahami sifat-sifatnya.

Genom VUI-21OCT-01 tidak memiliki banyak mutasi, seperti varian Delta. Tetapi, para ahli mengatakan bahwa perubahan kecil pada genom ini bisa membuat perbedaan dalam penyebab virus corona Covid-19.

baca juga

Dr Jenny Harries, Kepala Eksekutif Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengatakan bahwa mutasi pada virus adalah hal yang wajar terjadi. Tapi, ia tidak menduga bahwa varian virus corona akan terus muncul seiring pandemi virus corona Covid-19 ini berlangsung.

Karena ini, para ahli tetap menyarankan untuk terus berhati-hati dengan memakai masker, menjaga jarak fisik dan kontrol sirkulasi udara dalam ruangan dengan baik untuk melindungi diri dari berbagai varian virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti: Tidak Vaksinasi Tingkatkan Risiko Infeksi Ulang Virus Corona Covid-19

Peneliti: Tidak Vaksinasi Tingkatkan Risiko Infeksi Ulang Virus Corona Covid-19

Health | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:29 WIB

Tak Hanya Aman, Telemedis Bantu Dokter Perluas Jangkauan Layanan Kesehatan

Tak Hanya Aman, Telemedis Bantu Dokter Perluas Jangkauan Layanan Kesehatan

Health | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:30 WIB

Dokter Temukan Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Diabetes Tipe 1, Ini Sebabnya!

Dokter Temukan Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Diabetes Tipe 1, Ini Sebabnya!

Health | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:25 WIB

Terkini

Walhi Kritik Menhut Raja Juli ke Kalteng: Jangan Cuma Gimmick Semprot Api, Mana Solusinya?

Walhi Kritik Menhut Raja Juli ke Kalteng: Jangan Cuma Gimmick Semprot Api, Mana Solusinya?

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Tubuh Perempuan di Balik Energi Bersih dan Ketidakadilan Geografis

Tubuh Perempuan di Balik Energi Bersih dan Ketidakadilan Geografis

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Eks Pemain Keturunan Indonesia Gagalkan Patrick Kluivert Acak-acak Timnas Belanda

Eks Pemain Keturunan Indonesia Gagalkan Patrick Kluivert Acak-acak Timnas Belanda

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi

Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi

Jakarta | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Minyak dan LPG, Bahlil Jawab: Siap Laksanakan

Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Minyak dan LPG, Bahlil Jawab: Siap Laksanakan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!

Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Prediksi Al-Ettifaq vs Al-Nassr: Duel Tim Teratas, Akankah Ronaldo Main?

Prediksi Al-Ettifaq vs Al-Nassr: Duel Tim Teratas, Akankah Ronaldo Main?

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Prabowo: Respons Kita di NTT Sangat Cepat dan Masif, Negara Hadir

Prabowo: Respons Kita di NTT Sangat Cepat dan Masif, Negara Hadir

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:40 WIB

DFSK E5 Plus 'Tancap Gas' di Medan: Canggih, Nyaman dan Sangat Irit

DFSK E5 Plus 'Tancap Gas' di Medan: Canggih, Nyaman dan Sangat Irit

Sumut | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:36 WIB

9 Lipstik Mengandung Hyaluronic Acid untuk Bibir Kering dan Pecah-pecah

9 Lipstik Mengandung Hyaluronic Acid untuk Bibir Kering dan Pecah-pecah

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:35 WIB

×