Infused Water, Benarkah Bisa Bantu Turunkan Berat Badan dan Detoksifikasi?

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 28 Oktober 2021 | 14:01 WIB
Infused Water, Benarkah Bisa Bantu Turunkan Berat Badan dan Detoksifikasi?
Ilustrasi infused water. (Pixabay)

Suara.com - Infused water disebut-sebut bisa membantu detoksifikasi tubuh hingga menurunkan berat badan.

Bagi yang belum tahu, infused water adalah minuman berupa air putih dengan rendaman buah maupun sayuran segar. Tujuan rendaman tersebut supaya khasiat buah meresap ke dalam air.

Infused water harus dikonsumsi pagi hari dengan perut kosong. Namun, banyak juga yang meminumnya sepanjang hari.

Anda dapat membuat minuman ini di rumah dengan berbagai cara. Anda dapat menggunakan kombinasi buah-buahan, sayuran, dan rempah-rempah yang Anda suka seperti lemon dengan daun mint maupun strawberry dengan mentimun.

Air detoks telah diklaim dapat membantu menghilangkan racun, membantu menurunkan berat badan, menyeimbangkan pH, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Ilustrasi air infus (Shutterstock)
Ilustrasi infused water. (Shutterstock)

Namun benarkah klaim detoksifikasi tersebut?

Mengutip dari Healthline, detoksifikasi adalah klaim populer untuk banyak diet, pembersihan, dan produk nutrisi seperti air detoks.

Namun, baik "toksin" dan "detoks" adalah istilah yang tidak jelas. Mereka tidak benar-benar mendefinisikan apa yang dihilangkan atau bagaimana hal itu terjadi.

Tubuh sudah memiliki jalur detoks yang dirancang dengan baik untuk menghilangkan racun dari tubuh. Saat ini tidak ada bukti bahwa produk atau diet apa pun mempercepat atau membuatnya lebih efisien membuang racun.

Jadi, gagasan bahwa Anda dapat mempercepat dan meningkatkan jalur detoksifikasi tubuh dengan minum infused water adalah tidak mungkin.

Sedang untuk menurunkan berat badan, Anda bisa memperolehnya dengan minum air putih biasa, tidak harus infused water.

Sebab menurut penelitian, orang yang minum air dalam jumlah yang disarankan sebagai bagian dari program penurunan berat badan cenderung menurunkan berat badan lebih banyak daripada mereka yang tidak.

Minum air telah dikaitkan dengan berkurangnya rasa lapar , jadi jika Anda minum air sebelum makan, Anda mungkin makan lebih sedikit.

Namun demikian, banyak orang yang tidak terlalu suka minum air putih sehingga infused water bisa menjadi alternatif yang menyenangkan.

Jadi jika Anda minum infused water lalu memenuhi jumlah air yang disarankan setiap hari dan lebih sedikit minuman manis, maka itu hanya hal yang baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Minuman Pendamping Sarapan, Cocok untuk Diet

5 Minuman Pendamping Sarapan, Cocok untuk Diet

Your Say | Kamis, 28 Oktober 2021 | 07:56 WIB

8 Manfaat Kumis Kucing sebagai Ramuan Herbal Terpercaya

8 Manfaat Kumis Kucing sebagai Ramuan Herbal Terpercaya

Lifestyle | Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:47 WIB

4 Manfaat Olahraga di Malam Hari, Bikin Hati Lebih Bahagia hingga Cegah Insomnia

4 Manfaat Olahraga di Malam Hari, Bikin Hati Lebih Bahagia hingga Cegah Insomnia

Lifestyle | Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:42 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB