Kurangnya Dokter Spesialis Jadi Tantangan dalam Penanganan Kanker Payudara

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 02 November 2021 | 18:10 WIB
Kurangnya Dokter Spesialis Jadi Tantangan dalam Penanganan Kanker Payudara
Ilustrasi kanker payudara

Suara.com - Kanker dikenal menjadi salah satu penyakit ganas yang bisa menyebabkan kematian, terutama jika terlambat mendapatkan penanganan medis. 

Namun, bagi dokter, tantangannya bukan hanya mengalahkan sel kanker yang tumbuh di dalam tubuh pasiennya. Faktor lain di luar penyakit pasien juga menjadi tantangan tenaga medis dalam penanganan kasus kanker. 

Salah satunya mengenai keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dokter spesialis. Penanganan kanker payudara termasuk yang jumlah dokter spesialisnya masih sangat terbatas dan tidak merata di setiap provinsi. Padahal, jumlah kasusnya terus meningkat.

"Kita berhadapan dengan penyakit yang makin sering dan meningkat. Karena sudah nomor 5 (jumlah pasien terbanyak), dulu nomor 13 tahun 2017, lalu naik lagi hingga sekarang yang kelima. Artinya, kita akan semakin sering berhadapan dengan kasus-kasus kanker yang semakin meningkat," kata Ketua Umum Perhimpunan Dokter spesialis Onkologi Indonesia cabang Jakarta Raya dr. Cosphiadi Irawan, Sp.PD-KHOM., dalam webinar bersama Roche Indonesia, Selasa (2/11/2021). 

Ilustrasi kanker payudara. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi kanker payudara. (Dok : Istimewa)

Selain itu, kanker termasuk penyakit yang rumit dan sering kali menyebabkan komplikasi. Sehingga penangannya tidak cukup hanya dilakukan oleh satu dokter spesialis, kata dokter Cos.

Namun, harus diakuinya bahwa dari segi jumlah juga distribusi ke daerah, dokter radioterapi, radiasi, hingga bedah onkologi masih sangat kurang.

"Karena itu masalah yang menonjol, selain SDM, kita harus membuat peta terkait kapasitas institusi pelayanan dari segi kemampuan untuk melayani jenis berbagai kanker, khususnya untuk kanker payudara," katanya.

Hal itu penting agar pasien kanker bisa dengan mudah mengakses pengobatan kanker. Apalagi, sekitar 70 persen, pasien kanker payudara rata-rata datang ke rumah sakit dalam kondisi stadium lanjut. Kondisi itu tentu bisa mempersulit proses pengobatan.

Dokter Cos menjelaskan, kebanyakan pasien kanker yang terlambat datang ke rumah sakit harus segera dilakukan kemoterapi agar sel kanker tidak meluas ke organ lain. Namun, pemgobatan setiap pasien kanker bisa berbeda-beda.

"Maka untuk memberikan kemoterapi yang intensif, tidak bisa satu protokol diberikan kepada semua pasien. Kita harus mampu membedakan, kita tahu bahwa kanker payudara ada empat tipe dan sangat tergantung dari kondisi pasien. Belum lagi kita bicara mengenai kebutuhan regeneratif kemudian imagine, bagaimana kita mengevaluasi kebutuhan," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Delima hingga Tomat, Ini 3 Pengobatan Alternatif Kanker Prostat

Delima hingga Tomat, Ini 3 Pengobatan Alternatif Kanker Prostat

Health | Selasa, 02 November 2021 | 17:23 WIB

Ditinggal SBY Berobat ke LN, Kerja-kerja Politik Partai Demokrat Tetap Berjalan Lewat AHY

Ditinggal SBY Berobat ke LN, Kerja-kerja Politik Partai Demokrat Tetap Berjalan Lewat AHY

News | Selasa, 02 November 2021 | 16:00 WIB

Belajar dari SBY, Perhatikan Tanda Kecil Kanker Prostat saat Buang Air Kecil!

Belajar dari SBY, Perhatikan Tanda Kecil Kanker Prostat saat Buang Air Kecil!

Health | Selasa, 02 November 2021 | 15:56 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB