alexametrics

Gejala Diabetes, Waspadai Tanda Gula Darah Tinggi pada Pusar!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Gejala Diabetes, Waspadai Tanda Gula Darah Tinggi pada Pusar!
Ilustrasi pusar. (Shutterstock)

Gula darah tinggi akibat diabetes bisa menimbulkan gejala pada pusar.

Suara.com - Diabetes merupakan kondisi yang seharusnya bisa dideteksi sejak dini untuk menghindari komplikasi parah. Sayangnya, banyak gejala diabetes yang seringkali terabaikan hingga berkembang semakin parah.

Padahal, diabetes bisa menjadi penyakit yang mengancam jiwa bila kadar gula darah tinggi tak terkontrol. Salah satu tanda Anda memiliki kadar gula darah tinggi atau diabetes akan terlihat pada bagian pusar.

Diabetes pun terbagi menjadi 2 patologi, yakni ketika pankreas tidak bisa melakukan pekerjaannya dengan baik atau tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah cukup.

Kondisi ini bisa menyebabkan peningkatan kadar gula darah sehingga menyebabkan kerusakan tambahan yang substansial pada tubuh.

Baca Juga: WHO: Semua Orang Harus Hidup Berdampingan dengan Virus Corona Covid-19

Ada beberapa gejala klinis yang terkait dengan diabetes pada tahap awal, tetapi komplikasi pasti akan muncul jika kadar glukosa tinggi tidak ditangani.Tanda-tanda gula darah tinggi kronis biasanya bermanifestasi di lengan, kaki dan mata, yang disebabkan oleh neuropati diabetik atau kerusakan saraf.

Ilustrasi obat diabetes. [Dok.pixabay/stevepb]
Ilustrasi obat diabetes. [Dok.pixabay/stevepb]

Tanda-tanda lain dari kadar gula darah tak terkendali termasuk infeksi jamur. Candida adalah ragi yang biasanya tumbuh di area tubuh yang lembab dan gelap.

Infeksi jamur semacam itu dapat terjadi di pusar dan ditandai dengan keluarnya cairan bening atau berwarna. Kulit berkerak, bau menyengat, gatal, dan kemerahan juga merupakan tanda infeksi jamur di pusar.

Jika tanda-tanda ini tidak hilang dengan sendirinya, Anda harus mengunjungi dokter. Meskipun infeksi jamur ini termasuk kondisi yang umum dialami pasien diabetes, tetapi orang dengan kadar glukosa tinggi lebih sering mengalaminya.

"Anda juga harus tahu kalau diabetes bisa membuat penderitanya mengalami keputihan pada waktu-waktu tertentu," jelas ahli dikutip dari Express.

Baca Juga: Peneliti: Orang Usia 50 Tahun Hasilkan Antibodi Virus Corona Covid-19 Lebih Tinggi

Menurut penelitian di Journal of Pediatric & Adolescent Gynaecology, tampaknya ada hubungan antara gula darah tinggi dan infeksi jamur candida.

Orang dengan diabetes sering memiliki gula darah lebih tinggi dari biasanya dan ragi memakan gula ini. Kemudian, ragi bisa menyebar lebih mudah di dalam tubuh dan kulit.

Komentar