Hari Kesehatan Nasional, Wamenkes Ungkap Proses Transformasi Teknologi Kesehatan Indonesia

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Jum'at, 12 November 2021 | 15:38 WIB
Hari Kesehatan Nasional, Wamenkes Ungkap Proses Transformasi Teknologi Kesehatan Indonesia
Teknologi kesehatan. [shutterstock]

Suara.com - Perkembangan teknologi di sektor kesehatan memberikan peluang bagi Indonesia untuk melakukan transformasi kesehatan berbasis data.

Wakil Menteri Kesehatan dr. Dante Saksono Harbuwono mengatakan di momen Hari Kesehatan Nasional ini, Indonesia tengah berupaya melakukan transformasi teknologi kesehatan.

"Krisis memberikan kesempatan terbaik untuk berubah. Pandemi Covid-19 membuat kesehatan kini menjadi prioritas nomor satu. Publik lebih peduli dan menyadari pentingnya kesehatan. Panmdei juga membuka mata kita akan masalah sistemik yang harus diperbaiki untuk meningkatkan kapasistas dan resiliensi sistem kesehatan," tutur Dante, dalam webinar Roche Fair hari ini, Jumat (12/11/2021).

Dengan lebih dari 170 juta pengguna internet dan 60 persen penetrasi smartphone di kehidupan masyarakat, penggunaan teknologi digital di bidang kesehatan tidak terelakkan.

INFOGRAFIS: 4 Arti Warna di Aplikasi PeduliLindungi
INFOGRAFIS: 4 Arti Warna di Aplikasi PeduliLindungi

Meski begitu ia mengakui bahwa pemanfaatan teknologi digital di bidang kesehatan masih terbatas, walaupun potensinya besar. Menurut Dante, setidaknya ada tiga hambatan yang membuat pengaplikasian teknologi kesehatan belum berjalan lancar.

Pertama, adalah data yang terframentasi alias tidak terpecah belah dan tidak terintegrasi. Salah satu sebabnya adalah sistem dan aplikasi dalam Kementerian Kesehatan RI yang terpisah.

"Setiap aplikasi dan sistem memiliki database sendiri, termasuk BPJS, BPOM, dan BKKBN. Maka dari itu perlu ada integrasi," paparnya.

Kedua, regulasi yang masih tertinggal dari negara-negara lain. Keterbatasan regulasi untuk proteksi data, standar data, dan interoperabilitas, hak serta privasi pasien.

Ketiga, masih kurangnya investasi dari sektor swasta. Dante mengatakan investasi sektor swasta hanya 2 persen dari total digital health volume share di Asia.

Baca Juga: Hari Kesehatan Nasional, Beli Obat Hingga Konsultasi Dokter Bisa Dapat Diskon Di Sini

Dante mengatakan saat ini, penggunaan teknologi digital di bidang kesehatan sudah digunakan, salah satunya adalah aplikasi PeduliLindungi yang dibuat oleh pemerintah.

"PeduliLindungi bisa memperlihatkan status vaksin berdasarkan database yang kita miliki, sekaligus memperlihatkan risiko penyebaran Covid-19 di kantor, tempat pariwisata, hingga mal dan sekolah," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI