Dokter Sebut Sunat Laser Berbahaya, Apa Alasannya?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 23 November 2021 | 08:05 WIB
Dokter Sebut Sunat Laser Berbahaya, Apa Alasannya?
Ilustrasi sunat. [shutterstock]

Suara.com - Ada banyak metode sunat yang beredar di masyarakat dengan berbagai klaim yang menjanjikan. Metode sunat laser salah satunya yang populer di masyarakat karena diklaim aman dan tidak menyebabkan rasa sakit.

Benarkah demikian?

Menurut dokter spesialis bedah dr. Asrul Muhadi, Sp.B., sunat dengan metode laser sebenarnya bisa menyebabkan berbagai risiko bahaya bagi kesehatan. Ia menjelaskan bahwa metode sunat laser yang aman bukan berarti menggunakan energi cahaya, tapi energi panas.

"Apa yang dianggap sebagai sunat laser tidak menggunakan energi cahaya, namun menggunakan energi panas dengan menggunakan alat elektrokauter untuk memotong jaringan, koagulasi dan diseksi. Anggapan masyarakat tentang sunat laser menggunakan energi cahaya ternyata tidaklah tepat," jelas dokter Asrul dalam webinar 'Sunat Aman dengan Metode Modern', Senin (22/11/2021).

Ilustrasi alat bedah untuk sunat, khitan, atau sirkumsisi. (Shutterstock)
Ilustrasi alat bedah untuk sunat, khitan, atau sirkumsisi. (Shutterstock)

Ia menambahkan, lantaran menggunakan energi panas yang disalurkan melalui besi, tindakan itu berisiko merusak jaringan sel penis. Oleh sebab itu, tindakan sunat juga penting dilakukan oleh tenaga ahli profesional.

Di sisi lain, dokter Asrul menyampaikan bahwa sunat sangat bermanfaat bagi kesehatan. Anak yang tidak disunat berisiko terkena infeksi saluran kemih (ISK) sebesar 3-10 kali. Selain itu, risiko kanker penis meningkat pada pria yang tidak disunat. 

Untuk meminimalisir berbagai risiko yang mungkin terjadi pada tindakan sunat, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)  merekomendasikan metode klem sebagai prosedur sunat terbaik.

Dari sekian banyak Klem yang digunakan di Indonesia, Rumah Sunat Mahdian Klem menjadi satu- satunya produk asli Indonesia yang telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan.

Metode klem memungkinkan sunat tanpa luka jahitan sehingga minim risiko pendarahan. Hal itu bisa terjadi lantaran pembuluh darah langsung terkunci dengan tabuhg klep. Kondisi luka yang sedikit juga meminimalisir terjadinya infeksi lanjutan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orangtua Harus Kontrol Rutin Luka Pasca Sunat Pada Anak Untuk Cegah Komplikasi

Orangtua Harus Kontrol Rutin Luka Pasca Sunat Pada Anak Untuk Cegah Komplikasi

Health | Senin, 22 November 2021 | 19:02 WIB

Bukan Laser, Metode Klem Lebih Direkomendasikan WHO Untuk Sunat

Bukan Laser, Metode Klem Lebih Direkomendasikan WHO Untuk Sunat

Health | Senin, 22 November 2021 | 18:57 WIB

Mitos Sunat Populer: Benarkah Sunat Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak?

Mitos Sunat Populer: Benarkah Sunat Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak?

Health | Senin, 22 November 2021 | 15:40 WIB

Terkini

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?

Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Aksi Sumpah Pemuda Berbuntut Panjang, Raffi Ahmad Diserang Gelombang Cancel Culture

Aksi Sumpah Pemuda Berbuntut Panjang, Raffi Ahmad Diserang Gelombang Cancel Culture

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif

5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

×