Genetik Tertentu Bisa Memengaruhi Reaksi Tubuh Terhadap Obat Psikedelik

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Rabu, 24 November 2021 | 19:11 WIB
Genetik Tertentu Bisa Memengaruhi Reaksi Tubuh Terhadap Obat Psikedelik
Ilustrasi halusinasi. [Shutterstock]

Suara.com - Sejumlah penelitian telah menjelaskan potensi terapeutik dari beberapa obat psikedelik. Hal ini membuat peluang menggunakannya secara legal pun muncul.

Bangkitnya psikedelik ini telah memicu diskusi tentang penggunaan obat-obatan seperti magic mushroom, MDMA, dan LSD, secara aman.

Perusahaan teknologi perawatan kesehatan HaluGen Life Sciences telah menawarkan pengujian genetik untuk memberikan wawasan tentang kepekaan psikedelik.

Menurut Insider, profil genetik merupakan salah satu dari banyak faktor yang perlu dipertimbangkan saat akan memulai menggunakan psikedelik.

Berikut genetik yang dapat memengaruhi reaksi tubuh terhadap psikedelik:

Magic Mushroom kini tak dipidana di Denver, Amerika Serikat. (Dok. DEA Amerika Serikat/Reuters)
Magic Mushroom kini tak dipidana di Denver, Amerika Serikat. (Dok. DEA Amerika Serikat/Reuters)
  • Gen Serotonin HTR2A

Banyak obat psikedelik meniru efek serotonin, suatu neurotransmitter yang meningkatkan suasana hati.

Psikedelik klasik seperti psilocybin, LSD, dan DMT mengaktifkan reseptor serotonin di otak yang dapat memicu pengalaman psikedelik. Para ilmuwan berteori reseptor 5-HTR2A terlibat langsung dalam efek halusinogen akibat obat tersebut.

Sekitar 20% orang memiliki varian gen serotonin HTR2A yang memberi mereka reseptor ekstra. Jadi, lebih banyak reseptor untuk serotonin, berarti mungkin mereka lebih sensitif terhadapnya dan lebih rentan terhadap halusinogen dari obat-obatan psikedelik.

  • Gen CYP2B6

Ketamine merupakan anestesi kerja cepat yang baru-baru ini dikgunakan kembali karena potensi efek terapeutiknya. Obat ini menciptakan rasa disosiasi yang dapat bermanfaat bagi penderita depresi.

baca juga

Gen CYP2B6 memengaruhi bagaimana tubuh memetabolisme ketamine di hati. Ada sekitar 10% hingga 20% orang memiliki varian gen ini yang membuat mereka mengeluarkan obat dari tubuh secara lebih cepat.

  • Gen NRG1

Ekspresi berlebih dari gen neuregulin 1 (NRG1) telah dikaitkan dengan psikosis pada populasi berisiko. Protein NRG1 membantu mendorong pertumbuhan neuron baru.

Itu sangat penting untuk proses 'gunakan atau hilangkan', yang berada dalam pembelajaran jangka pendek dan memori jangka panjang.

Genotipe T/T, yang dimiliki sekitar 15% populasi, mengganggu proses tersebut dengan mengekspresikan terlalu banyak protein NRG1.

Itu dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengembangkan psikosis, membuat psikedelik menjadi pilihan yang berisiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Obat Penyakit Mental Standar Dinilai Bekerja Lambat, Ilmuwan Rekomendasikan Psikedelik

Obat Penyakit Mental Standar Dinilai Bekerja Lambat, Ilmuwan Rekomendasikan Psikedelik

Health | Sabtu, 20 November 2021 | 13:56 WIB

Hits: Magic Mushroom Seperti Antidepresan, Pakai Inhaler Batalkan Puasa?

Hits: Magic Mushroom Seperti Antidepresan, Pakai Inhaler Batalkan Puasa?

Health | Jum'at, 16 April 2021 | 10:19 WIB

Pertama Kali, Obat Psikedelik Diuji Coba sebagai Pengobatan Depresi

Pertama Kali, Obat Psikedelik Diuji Coba sebagai Pengobatan Depresi

Health | Selasa, 16 Maret 2021 | 09:28 WIB

Terkini

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:41 WIB

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Lampung | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau

Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Jelang Pidato Prabowo, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.664.000/Gram

Jelang Pidato Prabowo, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.664.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Viral Fasilitas Sampah KKN UMMI Sukabumi Hancur Dibongkar 2 Hari Usai Diresmikan

Viral Fasilitas Sampah KKN UMMI Sukabumi Hancur Dibongkar 2 Hari Usai Diresmikan

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Bahan Bakar Alternatif SIG Naik 24%, Pangkas Konsumsi Batu Bara 467 Ribu Ton

Bahan Bakar Alternatif SIG Naik 24%, Pangkas Konsumsi Batu Bara 467 Ribu Ton

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Prabowo Mau Pidato, 103 Anggota Dewan Absen di Sidang Tahunan MPR

Prabowo Mau Pidato, 103 Anggota Dewan Absen di Sidang Tahunan MPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:25 WIB

Pelita Air Pangkas Harga Tiket 45 Persen, Bidik Lonjakan Penumpang di HUT RI

Pelita Air Pangkas Harga Tiket 45 Persen, Bidik Lonjakan Penumpang di HUT RI

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:25 WIB

×