Kenali 4 Gejala Awal Penyakit Ginjal, Salah Satunya Pembengkakan di Kaki dan Tungkai

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 24 November 2021 | 20:05 WIB
Kenali 4 Gejala Awal Penyakit Ginjal, Salah Satunya Pembengkakan di Kaki dan Tungkai
Ilustrasi sakit ginjal. [Shutterstock]

Suara.com - National Kidney Foundation (NKF) mencatat sekitar 90% orang yang mengalami penyakit ginjal tidak menyadari bahwa mereka menederitanya.

"Kebanyakan orang dengan penyakit ginjal tidak menunjukkan gejala sampai tahap akhir," jelas kepala klinis nefrologi David Goldfarb, MD, di NYU Langone Health, New York.

Inilah sebabnya sangat penting bagi orang dengan faktor risiko penyakit ginjal, seperti yang berusia di atas 60 tahun atau memiliki kondisi medis kronis, harus rutin periksa.

Tetapi ada gejala halus yang dapat muncul, baik pada tahap awal maupun tahap selanjutnya.

Berikut beberapa gejala awal penyakit ginjal yang jarang diperhatikan, melansir Health:

Ilustrasi sakit pinggang karena penyakit ginjal. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit pinggang karena penyakit ginjal. (Shutterstock)

- Buang air kecil di malam hari

Spesialis ginjal Staci Leisman, MD, dari Rumah Sakit Mount Sinai New York, mengatakan kelebihan cairan dalam tubuh akan menumpuk di pergelangan kaki dan betis di siang hari akibat berdiri dan duduk sepanjang hari.

Tetapi begitu Anda tidur di malam hari, cairan ekstra itu langsung menuju ke ginjal. Jika ginjal rusak, maka tidak dapat menyaring cairan itu. Hasilnya, Anda akan sering buang air kecil di malam hari.

Apabila Anda buang air kecil lebih dari sekali di tengah malam, maka ada baiknya mengunjungi dokter.

- Pembengkakan

Ketika ginjal rusak, maka tidak dapat menyaring garam, dan ini dapat menyebabkan edema, atau pembengkakan di pergelangan kaki, kaki dan tungkai.

"Anda mungkin juga mengalami bengkak di sekitar mata, terutama di pagi hari, yang tidak hilang dengan perawatan biasa (seperti kompres dingin atau kantong teh)," ujar epala nefrologi Robert Greenwell, MD, di Mercy Medical Center, Baltimore.

Menurut Greenwell, ginjal dapat membocorkan protein ke dalam urine, membuat suplai ke darah lebih sedikit.

"Kurangnya protein dapat menyebabkan pembuluh darah bengkak, yang seringkali paling terlihat di sekitar mata," sambungnya.

Ilustrasi kelelahan (Shutterstock)

- Kelelahan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Konsumsi Kopi dapat Meningkatkan Risiko Penyakit Ginjal

Studi: Konsumsi Kopi dapat Meningkatkan Risiko Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 06 November 2021 | 16:52 WIB

Benarkah Air Lemon Berbahaya Untuk Pasien Penyakit Ginjal? Ini Faktanya

Benarkah Air Lemon Berbahaya Untuk Pasien Penyakit Ginjal? Ini Faktanya

Health | Kamis, 28 Oktober 2021 | 18:50 WIB

Risiko Tinggi Penyakit Ginjal Pada Pasien Covid-19 dan Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Risiko Tinggi Penyakit Ginjal Pada Pasien Covid-19 dan Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Health | Jum'at, 03 September 2021 | 21:41 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB