Imunisasi Dasar Lengkap Turun Selama Pandemi, Kemenkes Temukan Banyak Daerah KLB Difteri

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Selasa, 30 November 2021 | 15:11 WIB
Imunisasi Dasar Lengkap Turun Selama Pandemi, Kemenkes Temukan Banyak Daerah KLB Difteri
Dinas Kesehatan Banyuwangi bersama dengan UNICEF dan tim kesehatan FKM Unair Surabaya melakukan sweeping untuk imunisasi ORI difteri di pusat perbelanjaan dan pasar di Banyuwangi, Sabtu (22/12/2018). (Suara.com/Reza Sulaiman)

Suara.com - Kejadian luar biasa (KLB) penyakit difteri pada anak-anak telah terjadi di banyak daerah. Temuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), KLB difteri paling banyak ditemukan di Kalimantan Barat.

Plt. Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS., mengungkapkan bahwa KLB itu terjadi akibat penurunan cakupan imunisasi dasar lengkap secara nasional hanya mencapai 58,4 persen dari target 79,1 persen.

"Untuk kasus difteri, kalau (hasil) surveilans di minggu ke-45 atau sampai dengan awal Oktober, dilihat dari laporan yang masuk ada 170 kasus. Tapi yang diperiksa di laboratorium, yang positif itu ada 23 kasus yang terkonfirmasi. Paling banyak ada di Kalimantan Barat, terutama Pontianak, Singkawang," kata dokter Maxi dalam konferensi pers virtual, Selasa (30/11/2021).

Ia menjelaskan bahwa kriteria KLB difteria menurut Kemenkes, jika ditemukan 1 kasus suspek tang telah terkonfirmasi dari hasil pemeriksaan laboratorium atau pun ditemukan satu kasus suspek yang mempunyai hubungan epidemiologi dengan kasus positif.

Petugas Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat memberikan vaksin DPT (Difteri, Tetanus, dan Pertusis) ke Mahasiswa Universitas Tarumanegara (UNTAR) di Jakarta, Jumat (15/12).
Petugas Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat memberikan vaksin DPT (Difteri, Tetanus, dan Pertusis) ke Mahasiswa Universitas Tarumanegara (UNTAR) di Jakarta, Jumat (15/12).

Selain di Kalimantan Barat, KLB difteri itu juga telah ditemukan di 16 provinsi lainnya, lanjut Maxi. Beberaoa di antaranya, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Papua.

"Kami sudah surveilans KLB yang dilaporkan setiap bulan. Saya katakan, khususnya difteri yang sudah kami deteksi terjadi KLB," ucapnya.

"Jadi cakupan imunisasi dasar lengkap, termasuk cakupan anak sekolah, yang rendah itu punya potensi untuk terjadi KLB penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi," tambah Maxi.

Selain difteri, Kemenkes juga menemukan KLB penyakit campak dan rubell di belasan provinsi.

Kemenkes mencatat, kasus positif campak sudah tersebar di 34 kabupaten/kota di 17 provinsi. Kemudian rubella ada di 40 kabupaten/kota juga di 17 provinsi, terutama di pulau Jawa. Selain itu juga ditemukan di Lampung, Banten, dan Sumatera Barat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Ibu Tunggal Anak Meninggal akibat Difteri Lupa Imunisasi, Dihantui Penyesalan!

Kisah Ibu Tunggal Anak Meninggal akibat Difteri Lupa Imunisasi, Dihantui Penyesalan!

Health | Minggu, 19 Oktober 2025 | 12:00 WIB

Apa itu Difteri? Bisa Menular Lewat Percikan Air Liur Anak-Anak di Sekolah

Apa itu Difteri? Bisa Menular Lewat Percikan Air Liur Anak-Anak di Sekolah

Health | Senin, 30 September 2024 | 10:59 WIB

Waspada Difteri! Kenali Penyebaran, Gejala, dan Pengobatannya

Waspada Difteri! Kenali Penyebaran, Gejala, dan Pengobatannya

Your Say | Selasa, 07 Maret 2023 | 08:26 WIB

Apa Itu Difteri? Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Penyakit Rongga Mulut

Apa Itu Difteri? Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Penyakit Rongga Mulut

Health | Jum'at, 24 Februari 2023 | 17:35 WIB

Jangan Asal Konsumsi! Ini 3 Makanan yang Aman untuk Penderita Difteri

Jangan Asal Konsumsi! Ini 3 Makanan yang Aman untuk Penderita Difteri

Your Say | Kamis, 23 Februari 2023 | 11:45 WIB

Faktor, Gejala, dan Pengobatan Penyakit Difteri yang Harus Kamu Pahami

Faktor, Gejala, dan Pengobatan Penyakit Difteri yang Harus Kamu Pahami

Your Say | Kamis, 23 Februari 2023 | 11:32 WIB

Ketahui Penyakit Menular yang Rentan Serang Anak-anak, Bahaya Difteri!

Ketahui Penyakit Menular yang Rentan Serang Anak-anak, Bahaya Difteri!

Your Say | Kamis, 23 Februari 2023 | 09:42 WIB

Mengenal Difteri, Penyakit Mematikan yang Muncul Kembali di Abad ke-21

Mengenal Difteri, Penyakit Mematikan yang Muncul Kembali di Abad ke-21

Your Say | Rabu, 22 Februari 2023 | 19:43 WIB

Menkes Ungkap Biang Kerok Muncul KLB Difteri di Garut

Menkes Ungkap Biang Kerok Muncul KLB Difteri di Garut

Health | Rabu, 22 Februari 2023 | 18:39 WIB

4 Cara untuk Mencegah Penyakit Difteri, Yuk Terapkan!

4 Cara untuk Mencegah Penyakit Difteri, Yuk Terapkan!

Your Say | Rabu, 22 Februari 2023 | 16:33 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×