Bantu Pasutri Miliki Buah Hati, OMDC Healthcare dan Morula Luncurkan Klinik Fertilitas

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 08 Desember 2021 | 18:31 WIB
Bantu Pasutri Miliki Buah Hati, OMDC Healthcare dan Morula Luncurkan Klinik Fertilitas
OMDC Healthcare berkolaborasi dengan PT Morula Indonesia membuka Klinik Fertilitas. (Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Banyak pasangan suami istri yang sudah lama menikah tetapi belum dikaruniai buah hati. Seringkali, masalah infertilitas (ketidaksuburan) menjadi masalahnya. Infertilitas merupakan ketidakmampuan pasangan untuk mendapatkan kehamilan sekurang-kurangnya dalam 12 bulan berhubungan seksual teratur tanpa kontrasepsi.

Di Indonesia, tingkat infertilitas terjadi pada 40% wanita, 40% pada pria dan 20% pada keduanya. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari penyakit infeksi, faktor imunologi, gaya hidup, hingga konsumsi obat-obatan tertentu. Oleh karena itu, infertilitas perlu penanganan khusus seperti pengobatan infeksi pada organ reproduksi, mengubah gaya hidup lebih sehat hingga mengikuti program kehamilan.

Demi membantu mewujudkan impian pasutri memiliki buah hati, hari ini, Rabu, (8/12/2021), OMDC Healthcare bekerjasama dengan PT Morula Indonesia meluncurkan Klinik Fertilitas Indonesia. Klinik ini terletak di Jalan Buncit Raya No 6, Jakarta Selatan.

Founder OMDC Group, drg.Oktri Manessa menjelaskan, peluncuran Klinik Fertilitas Indonesia berawal dari pengalamannya menanti sang buah hati selama 6 tahun lamanya. Dia paham betul bagaimana perjuangan para pasangan yang ingin memiliki keturunan. Atas dasar itu, dia pun ingin mewujudkan impian pasutri memiliki buah hati.

"Semoga layanan OMDC ini dapat menjangkau lebih banyak pasangan dan membantu menemani perjuangan ayah bunda untuk mendapatkan buah hati," tutur drg.Oktri Manessa yang juga merupakan Director of Medical and Operations.

OMDC Healthcare berkolaborasi dengan PT Morula Indonesia membuka Klinik Fertilitas. (Restu Fadilah/Suara.com)
OMDC Healthcare berkolaborasi dengan PT Morula Indonesia membuka Klinik Fertilitas. (Restu Fadilah/Suara.com)

Selain berdiri di Jakarta Selatan, Klinik Fertilitas Indonesia juga ada di kota besar lainnya seperti Palembang, Solo, Sargen, Pekanbaru,Bandung, Lampung, Samarinda dan akan segera tersedia di kota-kota besar lainnya yang ada di Indonesia.

Sementara itu, President Director PT Morula Indonesia, dr.Ivan Rizal Sini, MD, Franzcog, gdrm, mmis, Sp.OG menjelaskan, Klinik Fertilitas Indonesia OMDC Healthcare yang berlokasi di Jakarta Selatan ini melayani tindakan inseminasi buatan atau Intrauterine Insemination (IUI) yang didukung oleh teknologi reproduki yang unggul. Selain tindakan inseminasi buatan, Klinik Fertilitas Indonesia OMDC Healthcare juga dapat melakukan pemeriksaan analisa sperma dan juga konsultasi program kehamilan.

"Seluruh cabang Klinik Fertilitas Indonesia termasuk Klinik OMDC Healthcare didukung penuh oleh klinik fertilitas indonesia dalam hal kompetensi tenaga kesehatan dan juga segi pemasarannya," tuturnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, tujuan mendirikan Klinik Fertilitas Indonesia di OMDC Healthcare untuk membantu pasangan suami istri di Jakarta Selatan dan sekitarnya yang kesulitan mendapatkan buah hati.

baca juga

"Harapan kami dengan hadirnya kami di Klinik OMDC Healthcare bisa membantu pasien OMDC mendapatkan layanan baru sehingga mendapatkan layanan yang komprehensif," ucap Ivan.

Talk show "My Miracle Journey #buahhatiperjuanganku"

Talk show bertema "My Miracle Journey #buahhatiperjuanganku, dengan narasumber dr. Jusuf Sidharta, Sp.OG dan artis Tya Ariestya. (Restu Fadilah/Suara.com)
Talk show bertema "My Miracle Journey #buahhatiperjuanganku, dengan narasumber dr. Jusuf Sidharta, Sp.OG dan artis Tya Ariestya. (Restu Fadilah/Suara.com)

Acara peresmian Klinik Fertilitas Indoenesia OMDC Healthcare juga menghadirkan talk show bertema "My Miracle Journey #buahhatiperjuanganku, dengan narasumber dr. Jusuf Sidharta, Sp.OG dan artis Tya Ariestya.

dr. Jusuf Sidharta dihadirkan untuk memberikan pengetahuan mengenai program kehamilan dan proses inseminiasi serta bayi tabung yang akan dijalani oleh ayah dan bunda. Sedangkan Tya Ariestya dihadirkan juga dihadirkan untuk menceritakan pengalaman keberhasilannya mendapatkan buah hati melalui program bayi tabung.

Pada kesempatan tersebut, dr. Jusuf Sidharta menjelaskan, sebelum memulai program kehamilan pasangan suami istri harus melakukan pemeriksaan yaitu berupa anamnesis, pemeriksaan fisik, tes laboratorium darah, hormonal, urine, tes sperma dan beberapa pemeriksaan khusus seperti USG Transvaginal, laparoscopy, histerescopy dan lain-lain.

Salah satu program kehamilan adalah inseminasi buatan atau Intrauterine Insemination (IUI) dengan metode mendekatkan sperma (yang sudah melalui proses washing sperm) dengan sel telur secara natural di dalam rahim. Tujuannya yakni meningkatkan jumlah sperma yang ebrhasil sampai di tuba falopi.

"Dengan begitu, metode ini diharapkan mampu meningkatkan kesempatan sel telur untuk dibuahi sperma," terangnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, indikasi pasien yang mengikuti program kehamilan dengan cara inseminasi atau intrauterine insemination (IUI) adalah pasien dengan kondisi seperti ovulatory dysfunction, fasktorsperma (min 10 jt motilitas>25%) dan atau unexplained infertility. Sementara syarat mengikuti program inseminasi atau IUI bagi pasangan suami dan istri adalah jumlah sperma lebih dari atau sama dengan 20 juta motilitas 1+b >20% pada wanita tubauterine patent, usia <40 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekan Kesuburan 2021 Bahas Lengkap Masalah Infertilitas, Masih Tabu dan Dianggap Sepele

Pekan Kesuburan 2021 Bahas Lengkap Masalah Infertilitas, Masih Tabu dan Dianggap Sepele

Press Release | Selasa, 09 November 2021 | 19:03 WIB

Satu Tahun Menikah Tapi Belum Punya Anak, Benarkah Perempuan Tidak Subur?

Satu Tahun Menikah Tapi Belum Punya Anak, Benarkah Perempuan Tidak Subur?

Health | Rabu, 03 November 2021 | 15:05 WIB

Anugerah di Usia 41 Tahun, Ibu di Palembang Melahirkan Bayi Kembar

Anugerah di Usia 41 Tahun, Ibu di Palembang Melahirkan Bayi Kembar

Sumsel | Minggu, 24 Oktober 2021 | 07:05 WIB

Pantang Menyerah, Kisah Wanita 70 Tahun Berhasil Hamil dan Melahirkan Anak Pertama

Pantang Menyerah, Kisah Wanita 70 Tahun Berhasil Hamil dan Melahirkan Anak Pertama

Lifestyle | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 11:16 WIB

Lahirkan Anak Pertama di Usia 70 Tahun, Wanita Ini Disebut sebagai Ibu Tertua di Dunia

Lahirkan Anak Pertama di Usia 70 Tahun, Wanita Ini Disebut sebagai Ibu Tertua di Dunia

News | Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:50 WIB

Sukses Turun Berat Badan 19 Kg dalam 4 Bulan, Simak 9 Menu Diet Tya Ariestya Berikut

Sukses Turun Berat Badan 19 Kg dalam 4 Bulan, Simak 9 Menu Diet Tya Ariestya Berikut

Lifestyle | Minggu, 26 September 2021 | 13:54 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB