alexametrics

Tingkat Keparahan Varian Omicron versus Delta dan Berita Kesehatan Menarik Lainnya

M. Reza Sulaiman
Tingkat Keparahan Varian Omicron versus Delta dan Berita Kesehatan Menarik Lainnya
Sampel darah yang terindikasi positif virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Temuan dokter ternama tentang tingkat keparahan Covid-19 varian Omicron menjadi berita kesehatan menarik paling banyak dibaca hari ini, Rabu 8 Desember 2021.

Suara.com - Temuan dokter ternama dari Amerika Serikat tentang tingkat keparahan Covid-19 varian Omicron menjadi berita kesehatan menarik paling banyak dibaca hari ini, Rabu 8 Desember 2021.

Ada juga menu sarapan asli Indonesia yang rentan bikin ngantuk dan lemas hingga Nikita Willy terapi akupuntur untuk bisa hamil.

Simak rangkuman berita kesehatan menarik lainnya dari Suara.com, berikut ini:

1. Dokter Top AS Ungkap Tingkat Keparahan Varian Omicron: Tak Lebih dari Delta

Baca Juga: Varian Omicron Mengancam Dunia, Benarkah Anak-anak Lebih Rentan Tertular?

Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS, Anthony Fauci [AFP]
Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS, Anthony Fauci [AFP]

Dokter top AS Anthony Fauci mengatakan bahwa indikasi awal menunjukkan varian omicron tidak lebih buruk daripada jenis sebelumnya. ia juga mengatakan bahwa mungkin lebih ringan.

Meski demikian, Fauci mengatakan butuh riset pendukung lebih jauh untuk menguatkan argumen tersebut. Dikutip dari France24, kepala penasihat medis Presiden Joe Biden membagi mengungkapkan fakta terkait omicron, mulai dari penularan, seberapa baik ia menghindari kekebalan dari infeksi dan vaksin sebelumnya, dan tingkat keparahan penyakit.

Baca selengkapnya

2. Sebaiknya Dihindari, Ini 3 Menu Sarapan Favorit Indonesia yang Bikin Ngantuk dan Lemas

Ilustrasi nasi uduk betawi. (Shutterstock)
Ilustrasi nasi uduk betawi. (Shutterstock)

Sarapan menyumbang 25 hingga 30 persen kebutuhan asupan harian manusia. Tapi, mirisnya sarapan di Indonesia sarat tinggi lemak jenuh.

Baca Juga: Dokter Top AS Ungkap Tingkat Keparahan Varian Omicron: Tak Lebih dari Delta

Hal ini diungkap Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Diana Felicia Suganda, Sp.GK, M.Kes, dalam survei kecil yang ia lakukan di 10 kantor di Jakarta.

Baca selengkapnya

3. Nikita Willy Berhasil Hamil setelah Jalani Terapi Akupuntur, Amankah?

Nikita Willy [Instagram]
Nikita Willy [Instagram]

Aktris Nikita Willy tengah menikmati masa-masa menjadi calon ibu. Saat ini, istri Indra Priawan tersebut sedang hamil empat bulan.

Namun sebelumnya, ternyata Nikkita Willy sempat stres lantaran tidak segera mendapat momongan. Hingga ia mencoba berbagai upaya untuk hamil, mulai dari inseminasi buatan.

Baca selengkapnya

4. Bayi Usia 6 Bulan ke Atas Tak Diberi MPASI, Ancaman Kurang Gizi Mengintai

Ilusrasi MPASI (Shutterstock)
Ilusrasi MPASI (Shutterstock)

Makanan Pendamping ASI atau MPASI direkomendasikan untuk diberikan pada anak segera setelah usianya mencapai 6 bulan. Dokter anak mengatakan ada alasan khusus mengapa pemberian MPASI tak boleh ditunda-tunda.

Diungkap Dr. Novitria D. Sp.A(K), bahwa usia 6 hingga 11 bulan sangat rentan anak mengalami kekurangan nutrisi, apabila tidak segera diberikan MPASI.

Baca selengkapnya

5. Varian Omicron, Dokter Ungkap Gejala Unik yang Terjadi di Malam Hari

Ilustrasi keringat, berkeringat, gejala varian Omicron. (Shutterstock)
Ilustrasi keringat, berkeringat, gejala varian Omicron. (Shutterstock)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan varian Omicron sebagai varian perhatian karena memiliki banyak mutasi dan meningkatkan risiko infeksi ulang. Tapi, bukti awal menunjukkan bahwa varian Omicron ini hanya menyebabkan infeksi lebih ringan dibandingkan varian Delta.

Meski demikian, penting untuk tetap mewaspadai dan memperhatikan tanda-tanda peringatan varian Omicron tersebut.

Baca selengkapnya

Komentar