Penelitian di Indonesia Relatif Rendah, IDI Dorong Dokter Bangun Budaya Riset

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 22 Desember 2021 | 15:57 WIB
Penelitian  di Indonesia Relatif Rendah, IDI Dorong Dokter Bangun Budaya Riset
Ilustrasi dokter (stock image)

Suara.com - Budaya riset di Indonesia dinilai sejumlah pihak masih sangat rendah. Bahkan, menurut Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia, Dr. Daeng M Faqih, SH, MH, jumlah jurnal hasil riset, lebih kecil dibandingkan negara-negara lain.

Oleh sebab itu ia mendorong para dokter di Indonesia agar memiliki budaya dan semangat melakukan riset. Hal itu, lanjut Daeng penting tercapainya kemandirian dan inovasi di bidang pelayanan kesehatan dan penunjangnya.

Dorongan itu salah satunya diwujudkan melalui gelaran Anugerah Karya Cipta Dokter Indonesia (AKCDI) bekerja sama dengan Kalbe Farma yang tahun ini memasuki penyelenggaran ketiga.

"Ke depan, dengan budaya riset yang baik dan pemerintah juga mendorong budaya riset di tanah air ini kita akan bisa mendorong inovasi dan kemandirian di bidang pelayanan kesehatan dan industri pendukung pelayanan kesehatan," ujar dia seperti dikutip dari ANTARA, Rabu, (22/12/2021).

Ilustrasi dokter.[Unsplash/Online Marketing]
Ilustrasi dokter.[Unsplash/Online Marketing]

Lebih lanjut, berkaca dari pandemi yang sudah terjadi hampir dua tahun terakhir, Indonesia bahkan belum mandiri dalam hal penatalaksanaan kesehatan dan menunggu arahan dari negara-negara lain.

"Misalnya penatalaksanaan, pasti kita menunggu arahan dari mana-mana yang dipraktikkan beberapa negara, baru kita mengikuti termasuk barang-barang-barang atau alat kesehatan yang diperlukan untuk pelayanan kesehatan. Dengan terobosan riset ke depan, inovasi dan kemandirian harapannya bisa didorong," tutur dia.

Oleh karena itu, melalui pemberian penghargaan pada para periset dalam hal ini dokter diharapkan setidaknya memberikan semangat pada mereka yang aktif dan melakukan riset.

Lebih lanjut, apabila semangat dan budaya dokter Indonesia untuk melakukan riset terbentuk maka yang bisa diharapkan kemudian yakni kebijakan kesehatan termasuk pelayanan kesehatan berbasis riset sehingga terukur.

"(Kami) ingin mendorong semangat dan budaya dokter Indonesia untuk melakukan riset, sehingga begitu dorongan ini bagus, budaya dan semangat terbentuk, kita berharap tumbuh kembangnya kemandirian di Indonesia," kata dia.

Sebagai informasi, AKCDI yang telah diselenggarakan sejak 2019 merupakan penghargaan bagi para dokter yang berminat dalam bidang karya ilmiah dan dituangkan dalam bentuk award terhadap hasil karya cipta terbaik yang meliputi: penelitian kedokteran dasar, klinis, dan epidemiologis, serta evidence based-case report (EBCR).   

Tahun ini telah terpilih 3 pemenang AKCDI 2019, yaitu : Taufik Akbar dengan tema “Efektivitas Implantasi Sekretom Sel Punca Mesenkimal Asal Jaringan Adiposa, Sumsum Tulang, dan Tali Pusat Terhadap Pertumbuhan Kalus pada Defek Kritis Tulang Panjang di Tikus Sprague Dawley” untuk naskah yang belum dipublikasi;  Zulvikar Syambani Ulhaq dengan tema “The Level of Ig Anti-Rbd Sars-Cov-2 After Two Doses of Coronavac Vaccine” untuk naskah yang sudah dipublikasi; Talita Clarissa Sinatra “Hubungan Defisiensi Vitamin D (25(OH)D) terhadap Enterokolitis Nekrotikans dan Respiratory Distress Syndrome pada Bayi Prematur “ untuk naskah Evidence-based case report (EBCR),

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Penyebab Mata Belekan Pada Kucing yang Wajib Diketahui Pemilik Anabul

6 Penyebab Mata Belekan Pada Kucing yang Wajib Diketahui Pemilik Anabul

Lifestyle | Selasa, 21 Desember 2021 | 21:30 WIB

BRIN Akan Fasilitasi Riset Ekspedisi dan Eksplorasi Keanekaragaman Hayati Daratan

BRIN Akan Fasilitasi Riset Ekspedisi dan Eksplorasi Keanekaragaman Hayati Daratan

Tekno | Selasa, 21 Desember 2021 | 17:09 WIB

Viral Kisah Dokter Operasi Pasien di Suku Baduy Dalam, Dibayar Pakai Hasil Kebun

Viral Kisah Dokter Operasi Pasien di Suku Baduy Dalam, Dibayar Pakai Hasil Kebun

Hits | Selasa, 21 Desember 2021 | 13:46 WIB

Terkini

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB