BRIN Akan Fasilitasi Riset Ekspedisi dan Eksplorasi Keanekaragaman Hayati Daratan

Liberty Jemadu

Selasa, 21 Desember 2021 | 17:09 WIB
BRIN Akan Fasilitasi Riset Ekspedisi dan Eksplorasi Keanekaragaman Hayati Daratan
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko saat menghadiri pelantikan Dewan Pengarah BRIN di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/10/2021). [Antara/Hafidz Mubarak A]

Suara.com - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengatakan, pihaknya memfasilitasi riset ekspedisi dan eksplorasi keanekaragaman hayati di daratan termasuk untuk konservasi dan inventarisasi biodiversitas.

"Ini adalah untuk memfasilitasi kebutuhan pergi ke lapangan untuk mengumpulkan misalnya spesimen terkait dengan konservasi biodiversitas," kata Laksana dalam Webinar Fasilitasi dan Pendanaan Riset dan Inovasi di Jakarta, Selasa (21/12/2021)

Skema fasilitasi riset untuk ekspedisi dan eksplorasi merupakan pendanaan yang dapat diakses oleh periset dari lembaga riset, perguruan tinggi, badan usaha dan organisasi kemasyarakatan baik dari Indonesia maupun periset asing yang bekerja sama dengan periset Indonesia dalam rangkaian pelaksanaan riset melalui pengambilan data dan/atau koleksi spesimen di daratan dan pesisir.

Fasilitasi riset tersebut juga dapat digunakan untuk melakukan survei-survei di lapangan untuk mengeksplorasi kekayaan hayati yang belum terungkap dan potensial untuk pengembangan produk riset dan inovasi di Indonesia.

Handoko menuturkan fasilitasi riset ekspedisi dan eksplorasi tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk aspek sosial humaniora seperti riset untuk penyelamatan bahasa-bahasa lokal yang berguna.

Menurut Handoko, riset tersebut bisa membutuhkan waktu cukup lama berada di lapangan di lokasi yang spesifik untuk merekam misalnya para penutur asli bahasa lokal.

Pendanaan untuk skema fasilitasi riset itu bersifat kompetitif dan terbuka untuk semua pihak termasuk periset di lembaga riset, perguruan tinggi dan industri. Sumber pendanaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang dialokasikan di BRIN.

Pendaftaran proposal riset dilakukan online dan dibuka sepanjang tahun. Evaluasi proposal berbasis rekam jejak.

Pendanaan dalam skema fasilitasi riset tersebut dapat digunakan untuk perjalanan pulang pergi ke lokasi ekspedisi atau eksplorasi, tenaga lapangan seperti kuli panggul, jasa pengiriman sampel/spesimen ke kampus BRIN Cibinong atau kampus BRIN Karangsambung di Kebumen, Jawa Tengah.

baca juga

Pengusul dalam skema fasilitasi tersebut adalah ketua periset yang diprioritaskan warga negara Indonesia yang memiliki kualifikasi pendidikan S3, dan keanggotaan tim riset dapat merupakan kolaborasi lintas institusi dan perguruan tinggi serta mitra masyarakat yang relevan.

Pengusul sudah memiliki pendanaan untuk melakukan riset di laboratorium masing-masing terkait dengan kegiatan diusulkan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lawan Abrasi, Bagaimana Limbah Plastik Disulap Jadi Alat Penahan Ombak?

Lawan Abrasi, Bagaimana Limbah Plastik Disulap Jadi Alat Penahan Ombak?

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 14:55 WIB

Kurangi Ketergantungan Fosil, Bagaimana BRIN Ubah Minyak Kelapa Jadi Bahan Bakar Pesawat?

Kurangi Ketergantungan Fosil, Bagaimana BRIN Ubah Minyak Kelapa Jadi Bahan Bakar Pesawat?

News | Senin, 07 September 2026 | 10:58 WIB

Erupsi Anak Krakatau Diduga Tembus Lapisan Tropopause, Pakar BRIN Ungkap Dampak Iklimnya

Erupsi Anak Krakatau Diduga Tembus Lapisan Tropopause, Pakar BRIN Ungkap Dampak Iklimnya

News | Minggu, 06 September 2026 | 12:05 WIB

Memanen Panas yang Terbuang, Bagaimana BRIN Kembangkan Teknologi Termoelektrik?

Memanen Panas yang Terbuang, Bagaimana BRIN Kembangkan Teknologi Termoelektrik?

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:52 WIB

Mengenal Ubi Bombing, Alternatif Pemadaman Karhutla Berbasis Tepung Singkong

Mengenal Ubi Bombing, Alternatif Pemadaman Karhutla Berbasis Tepung Singkong

News | Selasa, 01 September 2026 | 15:03 WIB

BRIN Belum Pastikan Efektivitas Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla

BRIN Belum Pastikan Efektivitas Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla Dinilai Sangat Memungkinkan

Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla Dinilai Sangat Memungkinkan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Di Depan Presiden Timor Leste, Megawati Ungkap Salju Abadi Papua Bakal Lenyap 3 Tahun Lagi

Di Depan Presiden Timor Leste, Megawati Ungkap Salju Abadi Papua Bakal Lenyap 3 Tahun Lagi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Indonesia dan Malaysia Garap Proyek Baterai Nusantara untuk Kendaraan Listrik

Indonesia dan Malaysia Garap Proyek Baterai Nusantara untuk Kendaraan Listrik

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Hadapi Perubahan Iklim, BRIN Dorong Riset Kelautan Indonesia-Tiongkok

Hadapi Perubahan Iklim, BRIN Dorong Riset Kelautan Indonesia-Tiongkok

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Terkini

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:02 WIB

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 17:00 WIB

Nelayan di Sampang Ditemukan Meninggal dengan Sejumlah Luka, Polisi Buru Terduga Pelaku

Nelayan di Sampang Ditemukan Meninggal dengan Sejumlah Luka, Polisi Buru Terduga Pelaku

Jatim | Kamis, 10 September 2026 | 16:58 WIB

YLBHI Catat 172 Kasus Kriminalisasi, 1.122 Warga Jadi Korban Sepanjang 2019-2025

YLBHI Catat 172 Kasus Kriminalisasi, 1.122 Warga Jadi Korban Sepanjang 2019-2025

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:58 WIB

Kondisi Geopolitik Memanas, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.547

Kondisi Geopolitik Memanas, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.547

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 16:58 WIB

5  Merek Laptop Paling Andal dan Awet untuk Jangka Panjang

5 Merek Laptop Paling Andal dan Awet untuk Jangka Panjang

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 16:54 WIB

Harga Mobil Daihatsu September 2026, Mending Sirion atau Rocky?

Harga Mobil Daihatsu September 2026, Mending Sirion atau Rocky?

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 16:50 WIB

GAC Pangkas Harga AION UT Hingga Rp 30 Jutaan, Potongan AION V Tembus Rp 40 Juta

GAC Pangkas Harga AION UT Hingga Rp 30 Jutaan, Potongan AION V Tembus Rp 40 Juta

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 16:50 WIB

Cara Edit Foto Gaya Retro 80-an yang Lagi Viral di HP, Tinggal Klik

Cara Edit Foto Gaya Retro 80-an yang Lagi Viral di HP, Tinggal Klik

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 16:49 WIB

Wartawan Diusir Saat Liput Kasus Keracunan MBG di Rembang, PWI Jateng Buka Suara

Wartawan Diusir Saat Liput Kasus Keracunan MBG di Rembang, PWI Jateng Buka Suara

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 16:47 WIB

×