Penyebab Kencing Sakit pada Pria, Wanita, dan Anak

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 25 Desember 2021 | 10:14 WIB
Penyebab Kencing Sakit pada Pria, Wanita, dan Anak

Suara.com - Buang air kecil atau kencing yang menyakitkan biasanya terasa seperti terbakar, menyengat, atau gatal. Hal itu dapat terjadi pada awal buang air kecil, saat buang air kecil, atau setelah buang air kecil. Lantas, apa penyebab kencing sakit?

Sakit saat kencing biasanya karena terjadi infeksi saluran kemih. Ketidaknyamanan atau rasa sakit setelah kencing dapat juga diindikasikan sebagai masalah prostat atau kandung kemih.

Penyebab Kencing Sakit

Umumnya, penyebab kecing sakit adalah infeksi saluran kemih bagian bawah atau peradangan pada saluran kemih. Infeksi terjadi ketika bakteri memasuki uretra dan berjalan ke kandung kemih.

Wanita yang berusia 20-50 tahun lebih berisiko menderita infeksi kandung kemih atau sistitis, yang menyebabkan sakit saat kencing. Wanita hamil, wanita pascamenopause, penderita diabetes, dan penderita kandung kemih berisiko lebih tinggi terserang infeksi kandung kemih serta disuria.

Pria juga biasanya akan mengalami rasa seperti terbakar saat kencing jika mereka mempunyai penyakit prostat atau kanker.  Pria yang berusia di atas 50 tahun lebih berpotensi mengalami infeksi kandung kemih yang disebabkan oleh prostat. 

Penyebab Lainnya

Selain penyebab seperti yang disebutkan di atas, ada juga penyebab lainnya yang membuat buang air kecil terasa menyakitkan untuk pria dan wanita. Adapun penyebabnya yaitu sebagai berikut:

  • Iritasi jaringan vagina
  • Kerusakan kandung kemih akibat terapi radiasi
  • Kejang kandung kemih
  • Infeksi prostat
  • Hubungan seksual
  • Sistitis interstisial
  • Psoriasis

Bukan hanya pada orang dewasa, kecing sakit juga bisa menimpa anak-anak. Biasanya, iritasi uretra dari bahan kimia adalah penyebab paling umum dari nyeri buang air kecil pada anak-anak. Bahan kimia ini termasuk lotion kulit, bahan kimia mandi busa, atau sabun.

baca juga

Adapun penyebab kencing yang terasa sakit pada anak-anak yaitu seperti berikut ini:

  • Infeksi bakteri kandung kemih
  • Infeksi kandung kemih virus
  • Adhesi labial
  • Trauma ringan dari aktivitas
  • Trauma lokal dari pelecehan seksual 

Pencegahan

Ada sejumlah cara perubahan yang dapat dilakukan untuk mencegah kencing yang menyakitkan. Minum beberapa gelas air per hari dan praktik seks yang aman dengan menggunakan kondom dapat mencegah penyakit menular seksual yang dapat menyebabkan nyeri saat buang air kecil.

Demikian informasi mengenai penyebab kencing sakit pada wanita, pria, dan anak-anak yang penting untuk diketahui. Semoga bermanfaat.

Kontributor: Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali, Dua Jenis Terapi untuk Mengobati Penyempitan Saluran Kemih Bagian Bawah

Kenali, Dua Jenis Terapi untuk Mengobati Penyempitan Saluran Kemih Bagian Bawah

Health | Kamis, 23 Desember 2021 | 21:25 WIB

Menahan Kencing Aman Dilakukan, Tapi Jika Terlalu Sering Dapat Menyebabkan Efek Samping!

Menahan Kencing Aman Dilakukan, Tapi Jika Terlalu Sering Dapat Menyebabkan Efek Samping!

Health | Minggu, 19 Desember 2021 | 20:55 WIB

Struktur dan Fungsi Ureter dalam Sistem Perkemihan atau Urinaria

Struktur dan Fungsi Ureter dalam Sistem Perkemihan atau Urinaria

Jogja | Senin, 13 Desember 2021 | 17:05 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB