Peneliti Menemukan Orang yang Menderita Radang Usus Memiliki Mikroplastik di Feses

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 31 Desember 2021 | 15:58 WIB
Peneliti Menemukan Orang yang Menderita Radang Usus Memiliki Mikroplastik di Feses
Ilustrasi sakit perut (Shutterstock)

Suara.com - Sejak kecil kita sudah terpapar mikroplastik, yang berasal dari degradasi sampah plastik yang menjadi potongan-potongan kecil. Lambat laun, ini bisa berbahaya.

Sebuah riset baru-baru ini oleh tim peneliti dari Nanjing, Cina, menemukan bahwa ada tanda mengkhawatirkan dari peningkatan kadar mikroplastik, dan ini dapat memengaruhi sistem pencernaan kita.

Dalam studi ini, peneliti menganalisis sampel feses dari 52 orang yang menderita penyakit radang usus (IBD). Peneliti menemukan dalam feses mereka terdapat 1,5 kali jumlah partikel plastik yag lebih kecil dari 5 milimeter (sekitar 0,2 inci) dibandingkan sampel serupa dari sukarelawan sehat.

Berdasarkan Science Alert, sebagian besar partikel plastik berukuran lebih kecil dari 300 mikrometer, dengan beberapa bagian yang dapat dideteksi berukuran di bawah 5 mikrometer.

Ilustrasi Mikroplastik. [Shutterstock]
Ilustrasi Mikroplastik. [Shutterstock]

Para peneliti memperhatikan orang yang menderita IBD juga cenderung memiliki proporsi serpihan mikroplastik yang lebih kecil. Terlebih lagi, semakin besar beban plastik, semakin parah gejala IBD tiap orang.

Menurut temuan lain, mikroplastik tersebut kemungkinan hasil dari minum menggunakan botol PET atau wadah makan sekali pakai berbahan plastik.

Sebagai studi observasional, penelitian ini tidak menetapkan sebab dan akibat. Tidak ada yang bisa mengklaim bahwa perbedaan beban mikroplastik menyebabkan gejala masalah sistem pencernaan, seperti diare, pendarahan, dan kram perut, terkait dengan penyakit.

Tetapi kemungkinan adanya hubungan saja cukup mengkhawatirkan untuk memerlukan penyelidikan lebih lanjut, terlebih tingkat sampah plastik menyebar hampir tanpa henti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspadai Penyebab Gangguan Sistem Pencernaan, Bukan Hanya Maag

Waspadai Penyebab Gangguan Sistem Pencernaan, Bukan Hanya Maag

Jogja | Selasa, 28 Desember 2021 | 13:35 WIB

5 Penyebab Gangguan Sistem Pencernaan, Apa Saja?

5 Penyebab Gangguan Sistem Pencernaan, Apa Saja?

Health | Selasa, 21 Desember 2021 | 13:10 WIB

Fungsi Rongga Mulut Dalam Sistem Pencernaan Manusia hingga Makanan ke Usus Besar

Fungsi Rongga Mulut Dalam Sistem Pencernaan Manusia hingga Makanan ke Usus Besar

Jogja | Senin, 13 Desember 2021 | 12:33 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB