Disebut Sebagai Posisi Tidur Terburuk, Ini Bahaya di Balik Kebiasaan Tidur Tengkurap

Vania Rossa

Selasa, 04 Januari 2022 | 12:47 WIB
Disebut Sebagai Posisi Tidur Terburuk, Ini Bahaya di Balik Kebiasaan Tidur Tengkurap
Ilustrasi posisi tidur tengkurap. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap orang memiliki posisi tidur favorit masing-masing, ada yang suka tidur miring sambil memeluk guling, sementara yang lain lebih suka berbaring telentang, atau bahkan tidur tengkurap.

Di antara berbagai posisi tidur tersebut, tidur tengkurap disebut sebagai posisi tidur terburuk, menurut spesialis tidur Michael Breus, PhD, penulis "The Power of When", seperti dikutip dari Livestrong.

Hal ini lantaran posisi tidur tengkurap sering menyebabkan rasa sakit dan nyeri yang cukup parah, terutama di bagian leher. Saat seseorang tidur tengkurap, leher mereka diangkat terlalu tinggi. Akibatnya, banyak yang mengalami sakit leher di pagi hari setelah tidur tengkurap.

Masalah lain yang juga kerap dialami orang yang suka tidur tengkurap adalah nyeri punggung bawah. Menurut Cleveland Clinic, tidur tengkurap yang menekan bagian depan tubuh akan memberi tekanan ekstra pada sendi di tulang belakang dan punggung bawah.
"Ketika Anda tidur tengkurap, sulit untuk menjaga tulang belakang Anda sejajar dengan benar," kata Breus.

Meskipun dampak ini tidak langsung Anda rasakan langsung setelah tidur tengkurap satu atau dua malam, namun dampaknya akan konsisten dan menyebabkan ketidaknyamanan atau rasa sakit dalam jangka panjang.

Menekan sendi sensitif di punggung juga dapat menghambat mobilitas, membuat Anda lebih sulit untuk duduk dengan postur yang baik atau melakukan tugas sehari-hari.

Menurut Breus, orang yang tidur tengkurap juga sering menjadi orang yang paling banyak bergerak sepanjang malam. Dan, tidur tengkurap yang menekan sendi di leher dan punggung dapat menyebabkan lengan mati rasa.

Kemudian, karena ketidaknyamanan yang dapat ditimbulkan posisi ini, orang yang tidur tengkurap cenderung lebih sering bergeser atau tersentak di malam hari, sehingga menyebabkan gangguan tidur.

Kurang tidur berkualitas terkait dengan semua jenis efek kesehatan negatif, seperti kelebihan berat badan dan tekanan darah tinggi.

baca juga

Lebih lanjut, setiap posisi tidur temgkurap dapat memperburuk gejala refluks asam. Ketika Anda berdiri atau duduk tegak, gravitasi membantu mencegah asam di perut Anda naik kembali ke tenggorokan Anda, demikian menurut GI Society, mengutip dari Antara.

Menurut Breus, melatih diri untuk tidur dalam posisi baru tidaklah mudah. Breus pun merekomendasikan tidur dengan bantal yang tipis di bawah kepala Anda atau tanpa bantal sama sekali. Ini membuat kepala Anda kembali sejajar dengan tulang belakang Anda, mengurangi beberapa tekanan pada leher dan punggung Anda.

Selain itu, menempatkan bantal kecil di bawah panggul Anda dapat menambah kenyamanan, menurut University of Rochester Medical Center. Cara ini bisa membantu memperbaiki punggung bawah yang terlalu melengkung, membuat tulang belakang lumbar sejajar dengan punggung tengah dan atas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Dampak Buruk Posisi Tidur Miring Kanan dan Tengkurap, Hindari demi Kesehatan

5 Dampak Buruk Posisi Tidur Miring Kanan dan Tengkurap, Hindari demi Kesehatan

Jogja | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 20:15 WIB

Termasuk Tidur Tengkurap, 7 Kebiasaan Berikut Bisa Melukai Payudara

Termasuk Tidur Tengkurap, 7 Kebiasaan Berikut Bisa Melukai Payudara

Health | Sabtu, 15 Mei 2021 | 11:10 WIB

Tengkurap atau Terlentang, Mana Posisi Tidur yang Lebih Baik?

Tengkurap atau Terlentang, Mana Posisi Tidur yang Lebih Baik?

Health | Rabu, 28 April 2021 | 19:03 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×