Tengkurap atau Terlentang, Mana Posisi Tidur yang Lebih Baik?

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Rabu, 28 April 2021 | 19:03 WIB
Tengkurap atau Terlentang, Mana Posisi Tidur yang Lebih Baik?
Stretching sebelum tidur, ilustrasi tidur, tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Pada dasarnya, kulaitas tidur memang berefek pada kesehatan secara keseluruhan. Mulai dari waktu tidur hingga poisisi tidur memiliki pengaruh pada kesehatan.

Melansir dari Healthshots, seseorang mungkin memiliki posisi tidur yang menetap dalam jangka waktu lama. Sayangnya, tidur dalam satu posisi dalam jangka waktu yang lebih lama dapat menyebabkan gangguan kesehatan, mulai dari nyeri tubuh hingga sleep apnea. Kebanyakan orang tidur dengan terlentang atau tengkurap, mana yang paling baik?

Posisi tidur tengkurap sendiri mungkin membuat Anda gelisah dan berguling-guling untuk merasa nyaman. Posisi ini juga bisa membebani tulang belakang, leher, bahu, dan punggung bawah Anda. Dalam kasus mulas atau asam lambung, berbaring telungkup dapat menyebabkan gejala kambuh karena asam dari perut dapat mengalir ke kerongkongan saat Anda berbaring.

Tidur tengkurap juga dikaitkan dengan perkembangan kerutan dini akibat menekan wajah ke bantal dalam jangka waktu yang lama.

Sesuai penelitian yang diterbitkan oleh National Library of Medicine, tidur tengkurap dapat menyebabkan gerakan pernapasan tulang rusuk membutuhkan lebih banyak energi karena kebutuhan untuk mengangkat tubuh melawan gravitasi. Oleh karena itu, bayi, ibu hamil, dan orang dewasa lanjut usia disarankan untuk menghindari tidur tengkurap karena membutuhkan tenaga ekstra untuk bernapas dan kurangnya kelenturan pada sumsum tulang belakang akibat tidur dalam posisi ini.

Meskipun tidur tengkurap memiliki banyak kekurangan, posisi ini berguna adalah dalam hal mengurangi risiko mendengkur dan apnea tidur.

Tidur tengkurap
Tidur tengkurap

Posisi tidur terlentang adalah posisi paling optimal untuk meredakan nyeri punggung dan bahu. Posisi ini mendistribusikan bobot ke seluruh tulang belakang dan mempertahankan lekukan alami tulang belakang. Keuntungan utama dari posisi ini adalah bagus untuk kesejajaran tulang belakang karena meniru postur Anda saat Anda berdiri tegak.

Namun, meskipun ini adalah posisi terbaik bagi orang-orang dengan masalah sakit punggung, tidur terlentang dapat memperburuk masalah mendengkur dan apnea tidur. Tidur telentang dapat menyebabkan otot tenggorokan jatuh ke belakang dan menghalangi aliran udara yang lancar, sehingga menyebabkan masalah mendengkur dan apnea tidur.

Untuk menentukan yang terbaik, maka pilihlah posisi tidur yang sesuai dengan kondisi Anda. Tidur dengan berubah poisisi antara tengkurap dan terlentang mungkin menjadi pilihan yang lebih baik. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Semua Posisi Tidur Bagus Dilakukan Tanpa Menggunakan Bantal

Tidak Semua Posisi Tidur Bagus Dilakukan Tanpa Menggunakan Bantal

Health | Minggu, 25 April 2021 | 10:30 WIB

Studi: Pola Tidur Terganggu Mengurangi Manfaat Puasa Ramadhan

Studi: Pola Tidur Terganggu Mengurangi Manfaat Puasa Ramadhan

Health | Rabu, 21 April 2021 | 11:25 WIB

Studi Sebut Kebiasaan Nyemil di Malam Hari Sebabkan Kualitas Kerja Menurun

Studi Sebut Kebiasaan Nyemil di Malam Hari Sebabkan Kualitas Kerja Menurun

Health | Kamis, 08 April 2021 | 08:49 WIB

Terkini

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

×