Hal yang Harus Diperhatikan Perempuan Agar Terhindar dari Risiko Masalah Kesehatan Selama Hamil

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Senin, 17 Januari 2022 | 05:10 WIB
Hal yang Harus Diperhatikan Perempuan Agar Terhindar dari Risiko Masalah Kesehatan Selama Hamil
Ilustrasi Perut Ibu Hamil . (Pixabay//Eksiborn0)

Suara.com - Bagi banyak perempuan, hamil merupakan kondisi yang memberikan banyak tantangan. Salah satunya adalah tingginya risiko mengalami kondisi medis yang disebut diabetes gestasional.

Secara umum, kehamilan dianggap berisiko tinggi jika usia ibu di bawah 17 tahun atau lebih dari 35 tahun. Hal itu dikaitkan karena adanya risiko tekanan darah tinggi, diabetes, kelebihan berat badan, dan kekurangan berat badan sebelum hamil.

Maka dari itu, agar terhindar dari risiko kesehatan saat hamil, baiknya terapkan lima hal berikut ini!

Ilustrasi gambar (freepik)
Ilustrasi gambar (freepik)

1. Pastikan Nutrisi Saat Hamil
Melansir dari Healthshots, diet bergizi yang kaya buah-buahan dan sayuran dapat membantu menjaga berat badan tetap sehat. Dengan memerhatikan nutrisi yang cukup, hal ini akan membantu ibu hamil terhindar dari komplikasi salah satunya penurunan atau penambahan berat badan berlebih.

2. Jaga Kondisi Medis
Masalah medis yang sudah ada sebelumnya, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, dan lain-lain sangat memengaruhi masa-masa kehamilan. Kondisi tubuh yang mengalami perubahan selama kehamilan juga dapat memperburuk kondisi ibu.

Maka dari itu, ibu hamil perlu konsultasikan dengan dokter kandungan untuk mendapatkan penanganan, serta menjalani pemeriksaan rutin guna memastikan tidak ada kendala yang membahayakan janin.

3. Konsumsi Suplemen
Seperti yang dijelaskan di atas, tubuh perempuan akan mengalami beberapa perubahan selama kehamilan. Oleh sebab itu, pastikan ibu hamil konsumsi suplemen vitamin. Suplemen akan membantu tubuh tetap ternutrisi yang dapat mendukung pertumbuhan bayi.

4. Hindari Alkohol dan Rokok
Selama hamil sangat disarankan untuk menghindari konsumsi alkohol dan juga rokok. Sebab, gaya hidup yang tidak sehat ini akan berdampak negatif pada bayi. Jika ibu merokok selama masa kehamilan, kebiasaan ini akan menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah. Sementara itu, penggunaan obat-obatan terlarang akan mengakibatkan bayi lahir cacat.

5. Pantau Kondisi Prenatal
Pemeriksaan prenatal sangat penting guna memantau kesehatan ibu dan juga bayi. Jika ada masalah potensial yang ditemukan, seperti diabetes gestasional atau preeklampsia, maka perlu lakukan tindakan perawatan agar bisa melahirkan bayi secara sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mata Kedutan Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan, Ketahui Apa Saja

Mata Kedutan Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan, Ketahui Apa Saja

Health | Jum'at, 14 Januari 2022 | 13:26 WIB

4 Potret Kehamilan Jessica Iskandar, Makin Mesra dengan Suami!

4 Potret Kehamilan Jessica Iskandar, Makin Mesra dengan Suami!

Your Say | Kamis, 13 Januari 2022 | 14:11 WIB

6 Cara Menghilangkan Debu di Rumah Berdasarkan Tempat Menempelnya, Lebih Baik Lakukan secara Berkala

6 Cara Menghilangkan Debu di Rumah Berdasarkan Tempat Menempelnya, Lebih Baik Lakukan secara Berkala

Lifestyle | Kamis, 13 Januari 2022 | 09:40 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB