Kasus Resistensi Antimikroba Paling Parah Terjadi di Negara Berpenghasilan Rendah dan Menengah

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Jum'at, 21 Januari 2022 | 21:10 WIB
Kasus Resistensi Antimikroba Paling Parah Terjadi di Negara Berpenghasilan Rendah dan Menengah
Ilustrasi bakteri dilihat dari mikroskop. (ua.depositphotos.com)

Suara.com - Sebuah studi terbaru yang terbit di Lancet menunjukkan bahwa resistensi antimikroba paling parah terjadi di negara berpenghasian rendah dan menengah.

Tetapi, negara-negara berpengahsilan tinggi juga menghadapi tingkat kasus yang sama tingginya, lapor The Conversation.

Resistensi antimikroba diperkirakan telah menyebabkan 1,27 juta kematian di seluruh dunia dan dikaitkan dengan sekitar 4,95 juta kematian pada 2019.

Sebagai perbandingan, HIV/AIDS dan malaria diperkirakan hanya menyebabkan 860.000 dan 640.000 kematian untuk masing-masing penyakit di tahun yang sama.

Peneliti menemukan lebih dari 23 jenis bakteri yang diteliti, ada 6 jenis yang sudah kebal terhadap antibiotik dan telah menyumbang 3,57 juta kematian di seluruh dunia.

Destruction of tuberculosis bacteria, 3D illustration. Conceptual image for tuberculosis treatment
Destruction of tuberculosis bacteria, 3D illustration. Conceptual image for tuberculosis treatment

Laporan ini juga menunjukkan bahwa 70% kasus kematian resistensi antimikroba disebabkan oleh resistensi antibiotik, obat yang sering dianggap sebagai garis pertahanan pertama melawan infeksi berat.

Antibiotik tersebut termasuk beta-laktam dan fluoroquinolones, yang sangat umum diresepkan untuk infeksi, seperti infeksi saluran kemih, pernapasan atas dan bawah, serta infeksi tulang serta sendi.

Studi ini menyoroti pesan yang sangat jelas bahwa resistensi antimikroba global dapat membuat infeksi bakteri sehari-hari tidak dapat diobati.

Beberapa perkiraan menunjukkan resistensi antimikroba dapat menyebabkan 10 juta kematian per tahun pada 2050. Ini akan menyalip kanker sebagai penyebab utama kematian di seluruh dunia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Kematian Akibat Resistensi Antimikroba Lebih Tinggi daripada HIV/AIDS dan Malaria di Seluruh Dunia

Kasus Kematian Akibat Resistensi Antimikroba Lebih Tinggi daripada HIV/AIDS dan Malaria di Seluruh Dunia

Health | Jum'at, 21 Januari 2022 | 20:54 WIB

Bukan Cuma Antibiotik, Resistensi Antimikroba Juga Bisa Muncul dari Makanan

Bukan Cuma Antibiotik, Resistensi Antimikroba Juga Bisa Muncul dari Makanan

Health | Rabu, 24 November 2021 | 16:35 WIB

Cegah Resistensi Antimikroba, Pendekatan One Health Wajib Digunakan

Cegah Resistensi Antimikroba, Pendekatan One Health Wajib Digunakan

Health | Senin, 08 November 2021 | 15:37 WIB

Terkini

7 Cara Membersihkan Tabung Mesin Cuci 1 Tabung dari Kerak dan Lumut Hitam

7 Cara Membersihkan Tabung Mesin Cuci 1 Tabung dari Kerak dan Lumut Hitam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Polresta Solo Siapkan 350 Personel Amankan Laga Persis Solo vs Kendal Tornado FC

Polresta Solo Siapkan 350 Personel Amankan Laga Persis Solo vs Kendal Tornado FC

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:37 WIB

Dukung Atlet Indonesia di Panggung Dunia, BRI Perkuat Komitmen terhadap Olahraga Nasional

Dukung Atlet Indonesia di Panggung Dunia, BRI Perkuat Komitmen terhadap Olahraga Nasional

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:32 WIB

BRI Dorong Prestasi Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

BRI Dorong Prestasi Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Bogor | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:28 WIB

Kapolri Suyudi Ganti Kapolda Sulawesi Selatan

Kapolri Suyudi Ganti Kapolda Sulawesi Selatan

Sulsel | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Sembilan Hakim MK Dilaporkan ke MKMK Terkait Perkara Ijazah Gibran

Sembilan Hakim MK Dilaporkan ke MKMK Terkait Perkara Ijazah Gibran

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:27 WIB

BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Bekaci | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Harga Emas Antam Terus Turun, Buyback Ikut Tertekan

Harga Emas Antam Terus Turun, Buyback Ikut Tertekan

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026, BRI Hadir di Rumah Indonesia Nagoya

Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026, BRI Hadir di Rumah Indonesia Nagoya

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Kobarkan Semangat Merah Putih, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Kobarkan Semangat Merah Putih, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Bali | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:19 WIB

×